Universitas-muhammadiyah-palembang27544932_1978332212419844_8730888718178625167_n

Pengajian Pimpinan Universitas Muhammadiyah Palembang


Pengajian rutin pimpinan Universitas Muhammadiyah Palembang yang diikuti Rektor UMPalembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Jajaran Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi, Dosen, Kepala Lembaga dan Biro di lingkungan UMPalembang. Bertempat di ruang Amphitater Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang (1/2/2018).
Prof. Romli SA, M.Ag., ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan menjadi narasumber dalam pengajian tersebut, dengan tema pengajian: Hakekat dan Hasil Ibadah Bagi Seorang Muslim.


Prof. Romli menyampaikan pengajian merupakan bagian memperkokoh silaturahim dan mempererat hubungan emosional.
“pengajian Secara komulatif akan memberikan pengembangan pemahaman keagaaman karena pandangan keagamaan akan semakin meningkat, dan pengajian juga memberikan penambahan ilmu keagamaan” tambah Prof. Romli.


Lebih lanjut Prof. Romli Menambahkan,Secara teori akan balance antara tingginya pemahaman agama dan prilaku keseharian, dan Muhammadiyah sejak kelahiran sudah banyak melahirkan mubaligh yang berasal mulanya dari pengajian rutin. Agama secara ringkas merupakan aturan yang berupa perintah, larangan, petunjuk, dan kaidah yang memberikan contoh secara langsung demi kemaslahatan umat manusia. “hakekat ibadah dari semua kalangan mazhab merupakan proses mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibadah juga mengharuskan kita harus taat dalam segala hal aktivitas dengan penuh tunduk dan tawaduk dalam segala bentuk situasi dimanapun kita berada” tambahnya.
Untuk menjaga ketundukan dan ketakwaduan kita diperlukan media sarana yang berupa sholat. Dalam islam ada asfek sarana ibadah yang sudah baku yaitu ibadah-ibadah khusus, karena dengan ibadah khusus tersebut dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pada kesempatan yang sama Prof. Romli yang juga merupakan Dewan Syariah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan bahwa, menjaga aktivitas keseharian kita tergantung dengan proses ibadah dengan Allah SWT. Orang-orang yang dekat dengan Allah akan mendapatkan berkah dalam aktivitas hidupnya.
“hakekat ibadah dari semua kalangan mazhab merupakan proses mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibadah juga mengharuskan kita harus taat dalam segala hal aktivitas dengan penuh tunduk dan tawaduk dalam segala bentuk situasi dimanapun kita berada” tambahnya.

            Untuk menjaga ketundukan dan ketakwaduan kita diperlukan media sarana yang berupa sholat. Dalam islam ada asfek sarana ibadah yang sudah baku yaitu ibadah-ibadah khusus, karena dengan ibadah khusus tersebut dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pada kesempatan yang sama Prof. Romli yang juga merupakan Dewan Syariah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan bahwa, menjaga aktivitas keseharian kita tergantung dengan proses ibadah dengan Allah SWT. Orang-orang yang dekat dengan Allah akan mendapatkan berkah dalam aktivitas hidupnya.

pengumuman-universitas-muhammadiyah-palembang

Download Buku “Panduan KKN UMPALEMBANG Tahun 2018”

Download

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Alhamdulillah, segala puji dan syukur marilah kita panjatkan puji dan
syukur kehadirat Allah SWT., yang telah banyak melimpahkan karunia dan
rahmat kepada kita semua dan khususnya pada kesempatan ini tim telah dapat
menyelesaikan penyusunan buku pedoman pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata
Universitas Muhammadiyah Palembang.

Sebagai Rektor, saya mendorong dan memberikan apresiasi yang tinggi
dengan terbitnya buku pedoman ini. Saya ingin menyampaikan penghargaan pada
Panitia Pengelola KKN dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada
masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Palembang yang berupaya
melaksanakan model KKN pemberdayaan masyarakat yang berkemajuan menuju
masyarakat rahmatan lilalamin. Model KKN seperti ini mestinya dapat
disinergikan dengan visi Universitas Muhammadiyah Palembang yang core
competen-nya adalah unggul dan Islami.

Melalui kesempatan yang baik ini saya juga ingin menekankan bahwa
pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Palembang yang merupakan
wujud dari Catur Darma Perguruan Tinggi mengacu pada konsep Tri Gatra KKN
yakni Personal Development, Institusional Development, dan Empowernment
Community, plus ditambah nilai-nilai Islami pada tiap gatranya. Selain itu dalam
pelaksanannya KKN merupakan kesatuan sistem dari dinamika akademik di
Universitas Muhammadiyah Palembang yang diselenggarakan secara universal
dengan pendekatan multi-disiplin ke-ilmuan

Akhirnya, semoga dengan hadirnya buku pedoman ini akan melahirkan
semangat baru untuk melaksanakan pengabdian khususnya KKN berbasis
pemberdayaan masyarakat dengan sentuhan nilai-nilai Islami di kalangan
Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan Universitas Muhammadiyah
Palembang. Dan kepada para peserta KKN diharapkan melakukan advokasi secara
sungguh-sungguh terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, melakukan
inisiasi dan pemberdayaan dalam wujud nyata di tengah-tengah masyarakat
sehingga apa yang diharapkan dalam pelaksanaan KKN dapat dicapai.

Nasrun Minallahi Wafathun Qorieb,
Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh