552 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang KKN di Kabupaten Ogan Ilir, Perkuat Digitalisasi Desa dan Pemberdayaan Masyarakat

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-66 Tahun 2026. Sebanyak 552 mahasiswa secara resmi diserahkan dan diterjunkan ke Kabupaten Ogan Ilir oleh Rektor UM Palembang, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam acara yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir, Tanjung Senai, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan serah terima tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H., Wakil Rektor I UM Palembang Dr. Saleh Hidayat, M.Si., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Palembang Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., unsur Forkopimda, para camat, lurah, kepala desa, serta jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dalam laporannya, Ketua LPPM UM Palembang Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN Angkatan ke-66 tahun ini mengusung semangat penguatan digitalisasi masyarakat desa sebagai upaya meningkatkan potensi lokal dan mempercepat pembangunan berbasis teknologi di wilayah pedesaan.

Lokasi KKN Universitas Muhammadiyah Palembang bertempat di Kecamatan Indralaya Utara : 8 Desa, Kecamatan Indralaya : 12 Desa, Kecamatan Indralaya Selatan : 10 Desa, Kecamatan Tanjung Batu : 14 Desa,  dan Kecamatan Payaraman : 4 Desa/Kelurahan.

“KKN mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang didorong untuk memanfaatkan digitalisasi masyarakat desa dalam rangka meningkatkan potensi lokal yang dimiliki setiap desa. Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan solusi yang dapat membantu masyarakat memanfaatkan teknologi secara produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan KKN berlangsung mulai 23 Juli hingga 1 September 2026 dan akan ditutup dengan pameran produk hasil KKN sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik sekaligus kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat.

Selain menerjunkan 552 mahasiswa ke Kabupaten Ogan Ilir, UM Palembang juga mengirimkan 91 mahasiswa untuk mengikuti KKN Muhammadiyah Aisyiyah Nasional yang dipusatkan di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN mahasiswa UM Palembang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir yang telah menerima dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa kami untuk belajar serta mengabdi di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa hubungan kerja sama antara UM Palembang dan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam pelaksanaan KKN telah terjalin selama 11 tahun terakhir. Menurutnya, keberlanjutan program tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan dakwah Muhammadiyah dan pemberdayaan masyarakat. “Sudah sebelas tahun mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang melaksanakan KKN di Kabupaten Ogan Ilir. Ini menjadi bagian dari penguatan gerakan dakwah Muhammadiyah yang hadir dan memberi manfaat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rektor juga berpesan agar seluruh mahasiswa mampu mengaktualisasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui berbagai program yang bermanfaat dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

“KKN merupakan sarana pembelajaran kepemimpinan dan pengabdian. Jagalah nama baik almamater selama berada di lokasi KKN. Jadikan pengalaman lapangan ini sebagai media untuk memberikan solusi dan pencerahan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurut Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi, semangat kolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.

Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN Angkatan ke-66 UM Palembang yang akan mengabdi di berbagai wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

Ia menuturkan bahwa tema digitalisasi yang diusung pada KKN tahun ini sangat relevan dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.

“Kabupaten Ogan Ilir saat ini menjadi salah satu dari 42 kabupaten di Indonesia yang terlibat dalam program digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos). Karena itu, kehadiran mahasiswa KKN sangat dibutuhkan untuk membantu menyukseskan berbagai program digitalisasi yang sedang dijalankan pemerintah daerah,” jelasnya.

Menurut H. Ardani, S.H., M.H., berbagai aplikasi yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir akan lebih optimal apabila didukung oleh keterlibatan pemerintah desa bersama mahasiswa KKN yang memiliki kemampuan dan wawasan teknologi informasi.

Ia juga menegaskan bahwa KKN merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kepekaan sosial, serta menerapkan disiplin ilmu yang diperoleh selama kuliah secara langsung di tengah masyarakat.

“Buatlah program yang realistis, menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, dan mampu memberikan masukan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Kehadiran mahasiswa harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Rianza Putra