IMG-20210116-WA0009

Lantik 28 Dokter Baru, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Sudah Hasilkan 415 Alumni

um-palembang.ac.id – Walaupun Pandemi Covid-19 masih terjadi, perjuangan mencari ilmu tetap dilakukan sebaik mungkin. Begitu kiranya yang dilakukan oleh 28 dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang yang melakukan pelantikan dokter baru di masa pandemi ini oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dr. Yanti Rosita, M.Kes.

Prosesi pengambilan sumpah sebanyak 28 dokter baru lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang berlangsung khidmat, di Aula FK UMPalembang, Sabtu (16/1/2021) yang turut dihadiri Direktur RS BARI Palembang dr. Hj. Makkiani, S.H. MARS., dan Direktur RS Muhammadiyah Palembang dr. Pangestu Widodo, MARS. Dan dengan demikian, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang tercatat sudah menghasilkan 415 orang dokter sejak berdirinya pada tahun 2008.

IMG-20210116-WA0013Continue reading

um-palembang.ac.id

FKIP Tambah Doktor, Muslimin Doktor Ke-83 Universitas Muhammadiyah Palembang

um-palembang.ac.id – Prestasi dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menuai hasil.

Kali ini FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang menambah kembali satu dosen bergelar Doktor, setelah menyelesaikan studi Strata 3 (S3), Dr. Muslimin, S.Pd., M.Pd., menyelesaikan Strata 3 Doktor Pendidikan Matematika dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-83 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

IMG-20210114-WA0018

Dr. Muslimin, S.Pd., M.Pd., berhasil lulus dari Prodi Doktor Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya, dan berhak mendapatkan gelar Doktor setelah melalui ujian Promosi Doktor secara daring, pada Kamis, 14 Januari 2021.

um-palembang.ac.id

Dalam Ujian Promosi Doktor tersebut, Dr. Muslimin, S.Pd., M.Pd., mengambil judul Disertasi “Local Instructional Theory Pembelajaran Operasi Bilangan Bulat Berbasis Nilai-Nilai Keislamian”, dengan Promotor: Prof. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si., Prof. Dr. Zulkardi, M.I.Komp., M.Sc., dan Dr, Nyimas Asiyah, M.Pd., Ph.D.

Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dr. Muslimin, S.Pd., M.Pd., atas Ujian Terbuka Promosi Doktor Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya.

IMG-20210114-WA0019

Lebih lanjut Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Ujian Terbuka Promosi Doktor Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya., dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-83 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

“Semoga dengan diraihnya Doktor Pendidikan Matematika ini, akan semakin membawa kemajuan dan peningkatan mutu lulusan di Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palembang ” ungkapnya.

 

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Bupati Muara Enim Akan Libatkan Universitas Muhammadiyah Palembang Tingkatkan Kualifikasi SDM

um-palembang.ac.id – Bupati Muara Enim H. Juarsah, S.H., menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., yang didampingi Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., dan  Direktur Pascasarjana Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., yang bertempat di Ruang Rapat Bappeda, di Jalan Jend. Ahmad Yani No.06 Muara Enim, Senin (11/1/2021).

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam pertemuan itu mengatakan, Kabupaten Muara Enim menjadi salah satu mitra strategis Universitas Muhammadiyah Palembang, sehingga pihaknya juga berharap kerjasama dapat kembali terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim baik di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualifikasi SDM, dan bekerjasama dalam pembentukan naskah akademik peraturan daerah.

“Saat ini Universitas Muhammadiyah Palembang  berusia 41 tahun dengan 33 prodi diantaranya 4 prodi S2 (Hukum, Manajemen, Pendidikan Biologi, dan Teknik Kimia), serta beberapa fakultas yang bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan studi. Diantaranya Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Agama Islam dan Fakultas Kedokteran” ungkapnya.

um-palembang.ac.id

Sedangkan dalam sambutannya, Bupati Muara Enim H. Juarsah, S.H., menyampaikan selamat datang kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang bersama jajaran. “Terima kasih telah berkunjung di Kabupaten Muara Enim. Sebagai bagian dari Almamater Universitas Muhammadiyah Palembang, saya sangat merasa bangga atas adanya kunjungan silaturami ini,” ulas Bupati.

H. Juarsah, S.H., mengatakan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim mempunyai rencana untuk melibatkan kembali dengan menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Palembang dalam upaya peningkatan kualifikasi dan potensi sumber daya manusia (SDM) khususnya yang di Pemkab Muara Enim karena SDM Unggul, Muara Enim Merakyat sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Muara Enim.

um-palembang.ac.id

Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Angkatan Tahun 1987 ini akan menjadikan momentum ini dengan ditindaklanjuti berupa penandatanganan MoU peningkatan SDM Pemkab Muara Enim. “Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas niatan baik dari Universitas Muhammadiyah Palembang ini sehingga nantinya terbentuk SDM Kabupaten Muara Enim yang akan lebih baik dalam mendukung visi dan misi Kabupaten Muara Enim.

Diketahui, turut hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya, Sekretaris Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Eko Ariyanto, M.Eng., Chem., Kaprodi Pascasarjana, Plt. Asisten I, Asisten III, Balitbangda, dan Kepala Bagian Kerjasama Pemkab Muara Enim.

Editor: Rianza Putra

IMG-20210107-WA0012

FEB Kembali Tambah Doktor, Maftuhah Nurrahmi Doktor Ke-82 Universitas Muhammadiyah Palembang

um-palembang.ac.id – Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menambah satu dosen bergelar Doktor, setelah menyelesaikan studi Strata 3 (S3), Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., menjadi dosen bergelar Doktor ke-82 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

Perempuan Kelahiran Sleman Yogyakarta tanggal 16 Mei 1970 ini, berhasil lulus dari Prodi Ilmu Ekonomi (S3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta, dan berhak mendapatkan gelar Doktor setelah melalui ujian Promosi Doktor secara daring, pada Kamis, 07 Januari 2021.

Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., mengambil judul Disertasi “Determinan Loyalitas Konsumen Hotel di Sumatera Selatan”, dengan Promotor: Prof. Dr. Husein Umar, MBA., M.M., dan Prof. Dr. Wibowo, S.E., M.Phil., serta Dr. Tony Sitinjak, M.M.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., atas Ujian Terbuka Promosi Doktor Prodi Ilmu Ekonomi (S3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta.

Lebih lanjut Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., dalam menyelesaikan Studi S3 Ilmu Ekonomi (S3) di Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta, dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-82 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

“Semoga dengan diraihnya Doktor Ilmu Ekonomi ini, akan semakin membawa kemajuan dan peningkatan mutu lulusan di Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

E-Commerce Memberikan Harapan Kepada Pelaku Dunia Bisnis

um-palembang.ac.id – Di Indonesia, sudah banyak pelaku yang bermain di sektor e-commerce ini dengan berbagai produknya, mulai dari jasa transportasi, Perdagangan , kesehatan dan lain sebagainya. Namun, pelaku bisnis e-commerce juga masih akan berkutat untuk membangun ekosistem menjadi lebih matang, dibutuhkan berbagai elemen untuk mendorong bisnis secara e-commerce di Indonesia menjadi lebih matang misalnya Pembangunan infrastruktur telekomunikasi terutama jaringan internet yang merata di seluruh pelosok negeri, Kelonggaran aturan atau regulasi dari pemerintah, yang tidak menghambat berkembangan bisnis secara e-comerce, Serta perlu menumbuhkan inovasi dan kreasi yang dihadirkan oleh para pelaku bisnis e-comerce itu sendiri.

Hal tersebut disampaikan Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang saat memberikan sambutan dalam Seminar Online Terobosan Kreatif dan Inovatif Bisnis E-Comerce Pasca Pandemi Covid-19, yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang, Senin (4/1/2021).

Prof. Dr. Ridwan Guru Besar Universitas Kebangsaan Malaysia., Prof. Dr. Wibowo Guru Besar Universitas Moestopo Jakarta., M. Akbar Alfaro B.Bus., M.M., Ketua Kadin Palembang, menjadi narasumber dalam seminar online tersebut.

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan,pPandemi Covid-19 yang hampi satu tahun melanda dunia, menuntut kita untuk terbiasa dengan kebiasaan baru (New-Normal), termasuk juga dalam menyikapi dunia bisnis supaya mampu menghadapi beberapa tantangan dan bertahan di masa krisis. Proses peralihan bisnis dari konvensional menjadi digital menyebabkan perusahaan perlu memikirkan langkah strategis untuk membuat bagaimana proses bisnis yang ada di dalamya menjadi keberlanjutan.

Menurutnya salah satu cara adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi pada bidang pemasaran yang mengubah cara pengerjaan suatu pekerjaan dari cara konvensional mengarah kepada teknologi digital dengan memanfaatkan e-commerce.

Karena bisnis perdagangan online dewasa ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Apalagi di era revolusi internet seperti saat ini, industri e-Commerce menjadi bintang terang yang banyak dijajaki oleh masyarakat. Keuntungan yang ditawarkan dari bisnis e-commerce ini cukup memberikan harapan kepada pelaku dunia bisnis hal tersebut dimungkinkan karena mulai dari prosedur pembelian/penjualan yang menjadi lebih cepat dan mudah untuk melakukan pencarian barang, biaya operasional rendah dan kualitas layanan lebih baik, pengelolaan bisnisnya cukup mudah, hingga jangkauannya yang jauh lebih luas kepada pelanggan, dan pelanggan pun dapat dengan mudah memilih produk dari penyedia yang berbeda tanpa bergerak secara fisik.

Ia menjelaskan, empat tantangan yang mungkin harus dihadapi oleh industri e-commerce Indonesia, tantangan yang dimaksud antara lain, 1. Masih rendahnya pengguna Internet yang sejalan dengan tingkat penjualan e-commerce oleh karena itu perlu adanya sosialisasi kepada pengguna internet tentang manfaat dan cara-cara berbisnis secara e-comerce. 2. Perlu membangun tingkat kepercayaan (trust) konsumen di Indonesia, hal tersebut karena banyak terjadi penipuan bisnis E-Comerce khususnya belanja online oleh karena itu perlu adanya regulasi yang dikeluarkan oleh pengambil kebijakan serta adanya penegkan hukum.

Selanjutnya 3. Masih terbatasnya layanan transaksi pembayaran secara E-commerce. dan 4. Karakter geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan, pastinya akses untuk menjangkau daerah di luar pulau besar cenderung lebih sulit.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Tahun Ajaran Baru, Majelis Dikdasmen PWM Sumsel Gelar Penguatan Pendidikan Muhammadiyah dan Kebijakan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021

um-palembang.ac.id – Pemerintah membuka opsi diperbolehkannya pembelajaran kembali di sekolah atau pembelajaran tatap muka. Masyarakat menyambutnya dengan beragam reaksi mulai dari yang ragu-ragu hingga yang merasa lega. Termasuk euforia sebagian warga, pendidik, dan peserta didik yang semakin jenuh dengan pembelajaran jarak jauh.

Akan tetapi perlu dicermati kembali Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 yang menjadi dasar diperbolehkannya pembelajaran tatap muka. Di dalamnya memuat serangkaian persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu untuk kembali belajar tatap muka di sekolah.

um-palembang.ac.id

Menyikapi hal tersebut, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan menggelar menggelar “Webinar Pendidikan dengan Tema Penguatan Pendidikan Muhammadiyah dan Kebijakan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021”., yang diselenggarakan oleh Aula Kantor Pusat Administrasi Universitas Muhammadiyah Palembang, Rabu (30/12/2020), dan dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., Wakil Ketua PWM Sumsel Membidangi Majelis Dikdasmen Drs. H. Abu Hanifah.

um-palembang.ac.id

Turut menjadi narasumber dalam webinar tersebut Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Ketua Badan Pembina Harian UMPalembang Dr. H.M. Idris, S.E., M.Si., Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs. H. Riza Fahlevi, M.M., Ketua BAN S/M Sumatera Selatan Drs. Sutarman, M.M., dan Wakil Ketua Dewan Pendidikan Sumsel Prof. Drs. H.M. Sirozi, Ph.D., yang dimoderatori Ketua Majelis Dikdasmen PWM Sumsel Dr. Haryadi, M.Pd., dengan peserta 200 Kepala Sekolah dilingkungan Muhammadiyah Sumatera Selatan.

Dalam sambutanya Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., mengatakan, banyak problem yang dihadapi oleh masyarakat terkait proses belajar mengajar selama pandemi Covid-19 karena output pendidikan dan capaianya sulit diukur melalui proses pembelajaran online. Oleh karena itu langkah pembelajaran ditahun ajaran 2020/2021 harus disusun karena pandemi Covid-19 masih tinggi di Sumsel.

 um-palembang.ac.id

“Terlepas terjadi di sekolah maupun tidak, beberapa kasus penyebaran Covid-19 yang menimpa peserta didik patut menjadi pelajaran. Perlu kerja sama untuk memastikan anak dapat terus belajar dengan sehat dan selamat, jangan sampai terbentuknya cluster baru, agar menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijakan yang akan diambil adalah suatu keputusan yang rasional dan bukan emosional” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs. H. Riza Fahlevi, M.M., menuturkan bahwa dalam SKB 4 menteri, pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan untuk memberikan penguatan kepada peran pemerintah daerah/kantor wilayah (kanwil)/ kantor Kementerian Agama (Kemenag) sebagai pihak yang paling mengetahui dan memahami kondisi, kebutuhan, dan kapasitas daerahnya. Pemberian kewenangan penuh dalam menentukan izin pembelajaran tatap muka tersebut berlaku mulai semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021, di bulan Januari 2021.

um-palembang.ac.id

Karena menurutnya kesehatan dan keselamatan warga sekolah, keluarga dan masyarakat mesti menjadi prioritas utama dalam menetapkan kebijakan. Meski pemerintah daerah diberikan kewenangan penuh, kebijakan pembelajaran tatap muka tetap dilakukan secara berjenjang, mulai dari penentuan pemberian izin oleh pemerintah, pemenuhan daftar periksa, serta kesiapan menjalankan pembelajaran tatap muka.

Pembelajaran tatap muka hanya diperbolehkan untuk satuan pendidikan yang telah memenuhi daftar periksa yakni ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih dan layak, sarana cuci tangah pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer, dan disinfektan. Selanjutnya, mampu mengakses fasilitas pelayanan Kesehatan, kesiapan menerapkan wajib masker, hingga memiliki alat pengukur suhu badan, dan lokasi pelayanan kesehatan harus dekat sekolah.

 

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Universitas Muhammadiyah Palembang Terima Bantuan Sarana Pendidikan dari Bank Indonesia

um-palembang.ac.id – Bank Indonesia (BI) akan selalu ikut dalam berkontribusi memajukan pendidikan yang dapat memberikan dampak bagi kemajuan bangsa. Karena pandemi covid-19 banyak mempengaruhi berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan. Lembaga pendidikan saat ini dituntut untuk banyak menyesuaikan proses belajar mengajar yang perlu di dukung infrastruktur sarana prasarana yang mendukung belajar mengajar.

Hal ini disampaikan oleh Hari Widodo, Kepala Kantor Bank Indonesia Sumatera Selatan saat Penyerahan Paket Bantuan Sarana Pendidikan dalam kegiatan “Dedikasi Untuk Negeri” kepada perguruan tinggi, satu diantaranya Universitas Muhammaiyah Palembang, pada hari Senin, (21/12/2020) di Aula Lantai 2 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Jln. Jend. Sudirman No.510, 20 Ilir D. I, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang.

um-palembang.ac.id

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., didampingi Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., dan Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Direktur Program Pascsarjana menerima secara langsung Bantuan Sarana Pendidikan Berupa 3 Laptop, 3 LCD Proyektor, 3 Layar LCD Proyektor, 3 Modem Internet dan bantuan biaya internet untuk 3 bulan.

Hari Widodo menambahkan, kegiatan ini juga merupakan sinergi antara BI dan perguruan tinggi dalam bagian membangun karakter bangsa, dan “apresiasi kepada lembaga pendidikan, yang turut membantu negara dalam membentuk karakter anak bangsa yang diharapkan menjadi pemimpin bangsa kedepan” ungkapnya.

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengucapan terima kasih atas bantuan dari Bank Indonesia Sumatera Selatan atas dukungan infrastruktur sarana pendidikan ini, karena pandemi covid-19 banyak menuntut perubahan, termasuk perubahan pemanfaatan teknologi.

Menurutnya, dengan adanya bantuan dari Bank Indonesia Sumatera Selatan menjadi daya dukungan tambahan dalam mensukseskan perubahan ini.

um-palembang.ac.id

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

PCIM Jerman Raya dan Universitas Muhammadiyah Palembang Sepakati MoU Kerja Sama

um-palembang.ac.id – Dalam rangka penguatan proses internasionalisasi, Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menjalin kerja sama dengan lembaga di luar negeri. Kerjasama akademik yang diinisiasi Kantor Urusan Internasional kali ini dijalin oleh Universitas Muhammadiyah Palembang dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman Raya.

Dalam penandatanganannya Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan pada Selasa (8/12/2020), di Kantor Pusat Administrasi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan Muhammad Rokib, Ketua Dewan PCIM Jerman Raya.

um-palembang.ac.id

Dalam kegiatan penandatanganan MoU ini juga turut diselenggarakan kuliah umum bersama Muhammad Farid Makruf, S.T., M.T., Ph.D., Atase Pendidikan & Kebudayaan RI di Kuala Lumpur., Dr. Rahmad Adi Wibowo Peneliti Australian Institute, dan Penandatanganan MoA antara Direktur Program Pasacasarjana Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., dengan Atase Pendidikan & Kebudayaan RI di Kuala Lumpur.

Turut hadir Wakil Rektor I Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Fatimah, S.E, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., Wakil Rektor IV Dr. Antoni, M.H.I., dan Erna Yulinawati, Ph.D., Kepala Kantor Urusan Internasional.

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam sambutannya mengatakan, pada abad ke 21 ini sudah seharusnya dunia pendidikan terus berinovasi. “Kita sendiri yang menentukan, apakah kita akan menjadi fosil, atau terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman, dalam menghadapi era perkembangan teknologi yang cukup pesat. “Kampus Merdeka seolah mendorong kita untuk terus mendistrubsi diri agar tidak tergerus oleh majunya teknologi, terlebih Kampus Merdeka ini adalah langkah awal dari kebijakan untuk pendidikan tinggi” katanya.

Karena menurutnya, salah satu yang baru dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah memberikan hak kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar prodi dan melakukan perubahan definisi Satuan Kredit Semester (sks). Perguruan tinggi wajib memberikan hak bagi mahasiswa untuk secara sukarela, jadi mahasiswa boleh mengambil ataupun tidak sks di luar kampusnya sebanyak dua semester atau setara dengan 40 sks.

um-palembang.ac.id

Kemudian kegiatan kuliah Magang, karena Magang merupakan kegiatan pembelajaran di luar kampus yang umumnya dilakukan di perusahaan untuk mengetahui dan memahami pelaksanaan teori yang didapatkan mahasiswa di kampus dengan implementasinya di lapangan.

Ia menjelaskan, perbedaan yang mendasar antara magang sebelumnya dengan Magang pada kurikulum MBKM pada durasi kegiatannya.Magang pada MBKM terdiri dari total 20 SKS yang terdiri dari beberapa bahan kajian, misal: penyusunan laporan, penyusunan program. Penilaian diberikan pada masing-masing bahan kajian, bukan pada magang secara keseluruhan

Oleh karena itu, implementasi dari MoU ini salah satunya adalah menjalankan kegiatan kuliah magang, yang paling tidak akan mendatangkan manfaat kepada mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja diantaranya Mempraktekan apa yang didapatkan di perkuliahan, Belajar bersosialisasi, Eksplor berbagai karier/pekerjaan, dan Menambah pengalaman kerja pada resume.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Tanda Tangani MoU, Universitas Muhammadiyah Palembang dan PTM di Provinsi Lampung Siap Lakukan Kolaborasi

um-palembang.ac.id – Dalam bagian kegiatan kunjungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel) mengunjungi PWM Provinsi Lampung, pada hari Jumat – Minggu, 4 – 6 Desember 2020. Universitas Muhammadiyah Palembang menandatangani MoU dengan 6 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Provinsi Lampung.

um-palembang.ac.id

Penandatanganan MoU tersebut merupakan wujud komitmen Universitas Muhammadiyah Palembang untuk selalu meningkatkan kualitas dari pendidikan yang diberikan kepada setiap civitas akademika. Komitmen tersebut tertuang dalam MoU dengan 6 PTM di Provinsi Lampung diantaranya, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Lampung, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Universitas Muhammadiyah Kota Bumi, STIH Muhammadiyah Kalianda, dan STIE Muhammadiyah Kalianda, pada hari Sabtu (5/12/2020) di Aula Universitas Muhammadiyah Metro.

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan, kerjasama dengan 6 PTM tersebut menjadi salah satu langkah Universitas Muhammadiyah Palembang dalam memperkuat kelembagaan, mengingat jarak antara kota Palembang dan provinsi Lampung sudah cukup dekat, karena adanya jalan tol yang sudah menghubungkan 2 provinsi.

“Harapannya kesepakatan kerjasama tersebut bisa segera diimplementasikan, sehingga masing-masing universitas yang terlibat mendapatkan manfaat untuk mendukung kemajuan pendidikan yang digelarnya” ujarnya.

um-palembang.ac.id

Lebih lanjut Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menjelaskan, setelah penandatanganan MoU dengan 6 PTM di Provinsi Lampung tersebut, akan dilakukan juga strategic plan kerjasama, dan “harapan kami segera terlaksana kerja sama pengembangan kurikulum, pelatihan program pendidikan jangka pendek, dan panjang, serta berbagai program pertukaran mahasiswa ataupun program visiting professor” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Suskeskan Kampus Merdeka, Universitas Muhammadiyah Palembang Jalin MoU dengan 3 Perusahaan

um-palembang.ac.id – Menyukseskan pelaksanan Program Kampus Merdeka – Merdeka Belajar, Universitas Muhammadiyah Palembang gencar menjalin kerjasama, terutama kerjasama dengan perusahaan, dalam bagian sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Kali ini Universitas Muhammadiyah Palembang menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan diantaranya Bank BNI Syariah Kantor Cabang KM 12 Palembang, PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan, dan PT Pegadaian (Persero) Palembang, Senin (7/12/2020).

um-palembang.ac.id

Kerjasama terkait penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan Agus Muttaqien, Branch Manager BNI Syariah Kantor Cabang KM 12 Palembang., Marzuki, S.E., M.M., Direktur Utama PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumsel, dan Yun Oliandri, Kepala Departemen Pegadaian Area Palembang.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang Drs. Fauzi Ridwan, S.E., M.Si., melakukan Penandatanganan MoA dengan PT. Pegadaian (Persero) Area Palembang.

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam sambutannya menuturkan, bahwa tantangan perguruan tinggi ke depan, selain menjaga mutu pendidikan, juga menilai seberapa jauh mampu bekerjasama dengan industri. “Apalagi dengan adanya kebijakan kampus merdeka dan merdeka belajar yang menuntut kita untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja, dan kemajuan teknologi.” ujarnya

Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada Bank BNI Syariah Kantor Cabang KM 12 Palembang, PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan, dan PT Pegadaian (Persero) Palembang atas kesediaan seluruh pimpinan bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Palembang dalam berbagai bidang yang tentunya dapat mendukung konsep kampus merdeka dan merdeka belajar.

um-palembang.ac.id

Selain program magang, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengharapkan, kerjasama terkait peningkatan kapasitas SDM, joint research, dan beasiswa di Universitas Muhammadiyah Palembang dari CSR Bank BNI Syariah Kantor Cabang KM 12 Palembang, PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan, dan PT Pegadaian (Persero) Palembang.

Turut hadir dalam penandatangan kerjasama tersebut, yakni Wakil Rektor I Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Fatimah, S.E, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., Wakil Rektor IV Dr. Antoni, M.H.I., dan Wakil Dekan FEB.

Editor: Rianza Putra