65 Lulusan FAI Universitas Muhammadiyah Palembang Diyudisium, Tekankan Pentingnya Integritas dan Kompetensi di Era Digital

um-palembang.ac.id – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Yudisium Ke-XVI dengan tema “Membumikan Etika, Melangitkan Prestasi”, Kamis (5/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung Prof. Dr. Djakfar Murod Lantai 2 ini mengukuhkan 65 lulusan yang dipersiapkan menjadi sarjana unggul berstandar nasional dan berkelas internasional, serta memiliki kompetensi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) berbasis nilai-nilai keislaman.

Yudisium tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Saleh Hidayat, M.Si., Dekan FAI Dr. Purmansyah Ariadi, M.Hum., jajaran Senat Fakultas, serta seluruh peserta yudisium.

Sebanyak 65 lulusan yang mengikuti yudisium berasal dari empat program studi. Rinciannya, Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam sebanyak 16 lulusan, Pendidikan Agama Islam 31 lulusan, Ahwal Syakhshiyah 6 lulusan, dan Ekonomi Syariah sebanyak 11 lulusan.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan juga diberikan kepada alumni terbaik sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik selama menempuh pendidikan. Noufal Rahmadani dari Program Studi Ekonomi Syariah berhasil meraih predikat alumni terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75. Sementara itu, Fitrianti dari Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam memperoleh IPK 3,87.

Dr. Purmansyah Ariadi, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kelulusan bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga awal dari tanggung jawab baru bagi para alumni untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Ia berharap seluruh lulusan FAI mampu menjadi bagian dari masyarakat yang membawa perubahan positif dan memberikan dampak bagi lingkungan sekitarnya, baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan sosial.

“Alumni Fakultas Agama Islam harus menjadi contoh dan teladan di tengah masyarakat. Kehadiran saudara harus mampu memberikan manfaat serta dampak positif, baik di lingkungan kerja maupun lingkungan tempat tinggal. Jadikan ilmu yang diperoleh selama kuliah sebagai bekal untuk berkontribusi dan memberikan solusi bagi masyarakat,” pesannya.

Dirinya juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang telah menyelesaikan proses akademik. Ia berharap para alumni tetap menjaga hubungan baik dengan almamater serta terus membawa nama baik FAI dan Universitas Muhammadiyah Palembang di mana pun berada.

Sementara itu, Dr. Saleh Hidayat, M.Si., menegaskan bahwa para lulusan perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan artifisial (AI), ekonomi digital, hingga transformasi sosial menuntut setiap lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi.

Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan saja tidak cukup. Para sarjana juga harus memiliki kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan menjawab kebutuhan masyarakat.

“Gelar akademik yang saudara peroleh hari ini bukanlah garis akhir perjalanan intelektual, melainkan awal dari tanggung jawab untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan mengamalkannya bagi kemaslahatan masyarakat,” ungkapnya.

Dr. Saleh Hidayat, M.Si., juga menambahkan, lulusan FAI memiliki posisi strategis dalam menghadirkan nilai-nilai Islam di tengah kehidupan masyarakat. Mereka tidak hanya dituntut menjadi tenaga profesional yang unggul sesuai bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga harus mampu menjadi agen pencerahan yang membawa nilai Islam berkemajuan, moderat, inklusif, dan solutif.

Ia juga mengingatkan agar seluruh alumni senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika akademik, serta memperkuat integritas moral dalam menjalankan profesi dan kehidupan bermasyarakat.

“Jadilah sarjana yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Teruslah berkarya sesuai bidang keilmuan masing-masing dengan menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam setiap langkah,” pesannya.

Editor : Rianza Putra