Penguatan SKPI, Prodi Manajemen FEB Universitas Muhammadiyah Palembang Bekali 129 Mahasiswa dengan Pelatihan Effective Communication

um-palembang.ac.id – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang memperkuat kompetensi mahasiswanya. Sabtu, 29 November 2025, sebanyak 129 mahasiswa konsentrasi Sumber Daya Manusia (SDM) mengikuti Pelatihan Effective Communication yang digelar di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7. Kegiatan ini menjadi bagian dari pemenuhan kompetensi yang wajib tercantum dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Untuk memastikan materi yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia industri, Prodi Manajemen FEB Universitas Muhammadiyah Palembang menggandeng ESAS Management. Pelatihan dipandu oleh trainer profesional Lusiana Hasibuan, S.E., CPS., CPSS., CITC.

Kaprodi Manajemen FEB Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar formalitas SKPI, tetapi upaya serius membekali mahasiswa dengan kemampuan komunikasi yang efektif, terstruktur, dan siap pakai di dunia kerja.

Menurutnya, kompetensi komunikasi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan syarat mutlak yang melekat pada hampir semua posisi di perusahaan. “Pelatihan Effective Communication ini diikuti oleh 129 mahasiswa konsentrasi SDM, dan mereka tidak hanya mendapat pelatihan, tetapi juga gelar kompetensi. Ini menjadi nilai tambah yang langsung terbaca dalam SKPI mereka saat melamar kerja,” jelasnya.

Ia menambahkan, tantangan dunia kerja saat ini tidak hanya berkutat pada kemampuan teknis. Mahasiswa dituntut mampu menyampaikan ide, memengaruhi audiens, menyusun pesan, hingga menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang efektif. Karena itu, program seperti ini dirancang untuk membantu mahasiswa mengasah problem solving dan keterampilan praktis lainnya yang tidak selalu didapat secara langsung di ruang kuliah.

“Banyak poin penting yang didapat melalui pelatihan ini. Terlebih, kompetensi ini akan tercantum dalam SKPI sehingga menjadi modal besar bagi lulusan ketika bersaing di dunia kerja,” tegasnya.

Selama pelatihan, mahasiswa diajak memahami dasar komunikasi yang efektif, teknik penyampaian pesan, bahasa tubuh, cara membangun kepercayaan audiens, serta praktik komunikasi dalam situasi kerja. Metode yang digunakan bersifat interaktif: role play, studi kasus, simulasi presentasi, dan evaluasi personal. Pendekatan ini membuat mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga langsung mempraktikkannya.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Prodi Manajemen FEB Universitas Muhammadiyah Palembang dalam memperkuat soft skills sebagai bagian dari kualitas lulusan. Kampus sadar bahwa tuntutan industri berubah cepat, dan perguruan tinggi tidak bisa hanya mengandalkan kurikulum akademik tanpa dukungan kompetensi tambahan yang tertulis dan terverifikasi.

Editor : Rianza Putra