Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Kukuhkan 53 Lulusan Baru, Harus Menjadi Sarjana Yang Peka Pada Realitas

um-palembang.ac.id – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang resmi menggelar Yudisium Sarjana Hukum Periode Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu, 29 November 2025. Agenda yang digelar sebagai tahap akhir sebelum prosesi wisuda ini sekaligus menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki dunia professional.

Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Dekan Fakultas Hukum Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., jajaran Senat Fakultas, dosen, tenaga kependidikan, pengurus IKA Alumni Fakultas Hukum, serta orang tua lulusan.

Dekan Fakultas Hukum, Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., mengawali sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada 53 lulusan baru Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang yang diyudisium.

Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa gelar sarjana hukum bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi amanah intelektual. Ia meminta para lulusan membawa ilmu mereka kembali ke tengah masyarakat, menggunakannya untuk kebaikan, dan menjaga integritas sebagai alumni Universitas Muhammadiyah Palembang. “Ilmu hukum harus hadir sebagai solusi. Kalian harus bermanfaat bagi masyarakat dan selalu menjaga nama baik almamater,” tegasnya.

Sebanyak 53 lulusan resmi diyudisium Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang dalam periode ini. Dari jumlah tersebut, lulusan terbaik diraih oleh Rizka Amelia Pratiwi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96., sebuah capaian yang menunjukkan konsistensi akademik sekaligus dedikasi terhadap bidang hukum.

Sementara itu, Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., memberikan apresiasi khusus kepada Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang yang berhasil meraih prestasi sebagai salah satu mitra klinik terbaik kategori kampus dari kanal hukumonline.com., dalam Legal Clinic Awards 2025.

Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya pengakuan eksternal, tapi bukti bahwa kualitas pembelajaran dan layanan akademik di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang berada di jalur yang tepat. “Selamat kepada seluruh sivitas akademika Fakultas Hukum. Prestasi ini menunjukkan kerja nyata dan komitmen kuat dalam mencetak lulusan yang kompeten,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., memberikan pesan yang cukup tajam sekaligus relevan. Ia mengingatkan para lulusan untuk tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar sarjana hukum. “Jangan menjadi sarjana undang-undang dan sarjana pasal, karena semua orang bisa membaca pasal,” ucapnya lugas.

Ia menegaskan bahwa lulusan hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang harus melampaui hafalan aturan. Yang dibutuhkan adalah kemampuan memahami konteks sosial, dinamika politik, dan perjalanan historis masyarakat.

Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., menekankan bahwa kompetensi hukum sesungguhnya dibangun melalui latihan berpikir kritis dan kepekaan membaca realitas. Oleh karena itu, ia mendorong para lulusan agar terus memperluas wawasan, khususnya pada isu-isu masyarakat, politik, serta perkembangan hukum nasional. “Terus belajar, terus membaca, dan jangan berhenti mengasah logika hukum kalian,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, juga ditegaskan kembali kontribusi para alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni Fakultas Hukum (IKA FH) Universitas Muhammadiyah Palembang. Organisasi ini selama ini aktif menjadi jembatan antara fakultas dan dunia kerja, sekaligus turut terlibat dalam mendukung mahasiswa melalui jejaring profesional.

Editor : Rianza Putra