um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-65 Tahun 2026 di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Selasa (13/1/2026). Mahasiswa ini diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata untuk mengabdi di wilayah Kecamatan Kayu Agung, Jejawi, dan Sirah Pulau Padang.
Sebanyak 208 mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Kayu Agung. Selain itu, 53 mahasiswa diterjunkan ke Kecamatan Jejawi dan 106 mahasiswa di Kecamatan Sirah Pulau Padang. Total 367 mahasiswa ini akan menjalankan pengabdian masyarakat selama 13 Januari hingga 16 Februari 2026.
![]()
KKN ke-65 Universitas Muhammadiyah Palembang tahun 2026 diikuti 904 mahasiswa, terdiri dari 889 mahasiswa KKN reguler dan 15 mahasiswa KKN internasional yang mengabdi di Malaysia dan Mesir. Khusus di Kabupaten OKI, 367 mahasiswa tersebut merupakan representasi lintas fakultas, mulai dari Fakultas Teknik, Hukum, Ekonomi dan Bisnis, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Kedokteran, hingga Fakultas Agama Islam.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Ir. Kgs. Ahmad Roni, S.T., M.T., Camat Kayu Agung, M. Saleh Nawawi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sulton Nawawi, S.Pd., M.Pd., Camat Jejawi, Camat Sirah Pulau Padang, Dosen Pendamping Lapangan, Lurah, dan Kepala Desa.
![]()
Serah terima dan pelepasan mahasiswa dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ir. Kgs. Ahmad Roni, S.T., M.T. Ia menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi bagian penting dari proses pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial mahasiswa.
“KKN adalah ruang belajar nyata. Mahasiswa tidak hanya membawa ilmu dari kampus, tapi juga harus mampu membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan solusi yang relevan,” tegasnya.
![]()
Tema pemberdayaan potensi lokal berbasis digital dipilih untuk menjawab tantangan masyarakat desa yang kini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Mahasiswa diarahkan untuk membantu desa dalam penguatan literasi digital, promosi produk UMKM, pemanfaatan media sosial, hingga pengenalan layanan digital sederhana yang dapat menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Camat Kayu Agung, M. Saleh Nawawi, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palembang. Ia menilai KKN merupakan momen penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.
![]()
“KKN ini menjadi ajang pembelajaran nyata. Mahasiswa belajar bagaimana berorganisasi, bersosialisasi, serta memahami dinamika masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN juga diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam memanfaatkan teknologi, khususnya di bidang ekonomi kreatif, pelayanan administrasi, serta promosi potensi desa.
![]()
Selama satu bulan lebih, mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai program kerja berbasis kebutuhan lokal, mulai dari pendampingan UMKM, edukasi digital, penguatan kelembagaan desa, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Universitas Muhammadiyah Palembang juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten OKI beserta seluruh jajaran kecamatan dan desa yang telah menerima dan bersedia mendampingi mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung.
![]()
Kepada para mahasiswa peserta KKN, pihak Universitas Muhammadiyah Palembang berpesan agar menjaga sikap, etika, dan nama baik almamater selama berada di tengah masyarakat.
“Kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama baik universitas, keluarga, dan Persyarikatan Muhammadiyah. Tunjukkan sikap santun, rendah hati, dan siap belajar dari masyarakat,” pesan Prof. Dr. Ir. Kgs. Ahmad Roni, S.T., M.T.
Editor : Rianza Putra