um-palembang.ac.id – Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang konsisten memperluas jejaring global melalui kunjungan akademik ke Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Agenda ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan, riset, dan kolaborasi internasional di bidang pertanian.
Delegasi Fakultas Pertanian UM Palembang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Helmizuryani, S.Pi., M.Si., serta didampingi Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional UM Palembang, Prof. Ir. Erna Yuliwati, M.T., Ph.D. Pertemuan resmi berlangsung di lingkungan UiTM pada Senin, 26 Januari 2026, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan benchmarking serta academic visitation yang melibatkan unsur pimpinan, dosen, hingga tenaga kependidikan.
![]()
Kunjungan ini berfokus utamanya adalah mempelajari praktik terbaik pengelolaan fakultas, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan global, serta strategi peningkatan publikasi ilmiah bereputasi internasional. UiTM dipilih sebagai mitra karena dinilai memiliki kekuatan pada pengembangan sains terapan dan inovasi riset yang relevan dengan sektor pertanian modern.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi secara resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA). Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Dekan Fakulti Sains Gunaan UiTM, Prof. Ts. Dr. Mohd Rozi Ahmad, bersama Dekan Fakultas Pertanian UM Palembang, Dr. Helmizuryani, S.Pi., M.Si. Penandatanganan ini menandai dimulainya kerja sama konkret di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pertukaran akademik.
![]()
Dr. Helmizuryani, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Fakultas Pertanian UM Palembang dalam meningkatkan daya saing global. Menurutnya, tantangan sektor pertanian ke depan semakin kompleks, mulai dari ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga pemanfaatan teknologi pertanian presisi. Karena itu, kolaborasi lintas negara menjadi kebutuhan, bukan lagi pilihan.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin membuka ruang kolaborasi riset bersama, publikasi internasional, hingga pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa. Benchmarking ke UiTM memberi gambaran nyata tentang bagaimana tata kelola akademik dan riset bisa disinergikan dengan kebutuhan industri dan masyarakat,” ujarnya.
![]()
Sementara itu, Prof. Erna Yuliwati menegaskan bahwa kunjungan ini sejalan dengan upaya internasionalisasi UM Palembang secara menyeluruh. Ia menilai penguatan kerja sama luar negeri akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas lulusan. Mahasiswa akan mendapatkan perspektif global, sementara dosen terdorong untuk lebih aktif dalam jejaring riset internasional.
“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Implementasinya harus nyata, terutama pada program penelitian bersama dan publikasi ilmiah. Itu yang akan mendorong reputasi akademik kedua institusi,” jelasnya.
![]()
Sebagai tindak lanjut dari MoA tersebut, UiTM dijadwalkan melakukan kunjungan balasan ke UM Palembang pada April 2026. Kunjungan tersebut akan difokuskan pada penjajakan riset kolaboratif dan penyusunan skema publikasi bersama. Selain itu, kedua pihak juga membuka peluang pengembangan program pertukaran dosen dan mahasiswa dalam jangka menengah.
Fakultas Pertanian UM Palembang menilai kerja sama ini menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi menuju fakultas yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis riset. Interaksi langsung dengan institusi luar negeri memberikan pengalaman akademik yang memperkaya wawasan seluruh civitas akademika.
![]()
Editor : Rianza Putra