Lomba Video Kreatif Kegiatan KKN UM Palembang dan Pameran Inovasi Produk Lokal Mahasiswa KKN di Kabupaten Ogan Ilir dan OKI

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian masyarakat berbasis inovasi dan digitalisasi. Hal ini tercermin dalam kegiatan Lomba Video Kreatif dan Expo Inovasi Produk Lokal Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-65 yang digelar pada Senin, 16 Februari 2026, di Aula Gedung Prof. Djakfar Murod Lantai 2, Universitas Muhammadiyah Palembang.

Kegiatan yang mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa Berbasis Digitalisasi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palembang (LPPM) sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi atas kinerja mahasiswa selama menjalani program KKN.

KKN Angkatan ke-65 Universitas Muhammadiyah Palembang telah dilaksanakan selama lebih dari satu bulan, terhitung sejak 13 Januari hingga 14 Februari 2026. Ratusan mahasiswa diterjunkan langsung ke tengah masyarakat di 2 kabupaten di Sumatera Selatan, yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir.

Di Kabupaten Ogan Komering Ilir, sebanyak 208 mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Kayu Agung. Sementara itu, 53 mahasiswa lainnya menjalankan KKN di Kecamatan Jejawi, dan 106 mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Sirah Pulau Padang. Selama pelaksanaan, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan UMKM desa, literasi digital, hingga promosi potensi lokal berbasis media sosial.

Adapun di Kabupaten Ogan Ilir, mahasiswa KKN Angkatan ke-65 tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Indralaya Selatan, sebanyak 112 mahasiswa ditempatkan di delapan desa. Kecamatan Tanjung Batu menjadi lokasi KKN bagi 158 mahasiswa yang tersebar di 12 desa, sementara Kecamatan Tanjung Raja menampung 211 mahasiswa di 16 desa.

Ketua LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa Lomba Video Kreatif dan Expo Inovasi Produk Lokal ini bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap kerja nyata mahasiswa selama KKN, khususnya dalam mendokumentasikan proses pengabdian melalui video kreatif yang informatif dan komunikatif.

Kategori Produk Lokal Juara 1 diraih oleh Kelompok 55 pada lokasi KKN di Desa Meranjat 3, dengan produk: Eco Enzim limbah jambu citra menjadi pupuk dan pembersih lantai. Kemudian Juara 2 diraih Kelompok 21 pada lokasi KKN di Desa Tanjung Tambak dengan produk: Larva Sida (produk pembasmi nyamuk DBD). Selanjutnya Juara 3 diraih oleh Kelompok 3 pada lokasi KKN di Desa Tanjung Raja Barat dengan produk: Tempe Tahu Katsu.

Pemenang Harapan 1 diraih oleh Kelompok 14 KKN di Desa Celikal dengan produk: Sensor api gas. Kemudian Juara Harapan 2 diraih oleh Kelompok 51 KKN di Desa Tanjung Tambak Baru dengan produk: Asbak Bambu. Selanjutnya Juara Harapan 3 diraih oleh Kelompok 27 KKN di Desa Bungin Tinggi (27) dengan produk: Spray anti nyamuk dari Jeruk Bali.

Kategori Video Kreatif, Juara 1 diraih oleh Kelompok KKN Desa Tanjung Tambak Baru dengan Nilai 97,74. Kemudian Juara 2 diraih Kelompok KKN Desa Meranjat 1 dengan Nilai 96,47., dan Juara 3 diraih Kelompok KKN Desa Kutaraja dengan Nilai 87,79.

Pemenang Harapan 1 diraih oleh Kelompok KKN Desa Tebing Gerinting Selatan dengan nilai: 87,12. Juara Harapan 2 diraih Kelompok 55 KKN Desa Meranjat 3 dengan Nilai 85,38., dan Juara Harapan 3 diraih oleh Kelompok KKN Desa Jua-Jua dengan Nilai: 84,41.

“Video dokumentasi KKN menjadi media penting untuk menunjukkan dampak program mahasiswa di desa. Ini bukan hanya laporan kegiatan, tetapi juga sarana publikasi dan pembelajaran,” tegasnya.

LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta KKN Angkatan ke-65 yang telah menjalankan pengabdian dengan penuh dedikasi dan keikhlasan. Pengalaman lapangan yang diperoleh mahasiswa diharapkan menjadi bekal penting dalam pengembangan karier dan kontribusi sosial di masa depan.

Sementara itu, Dr. Yudha Mahrom, DS, S.E., M.Si., dalam sambutannya yang mewakili Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai KKN UM Palembang telah bergerak ke arah yang tepat dengan mendorong inovasi, kreativitas, dan keberpihakan pada potensi lokal desa.

“Kegiatan ini memacu mahasiswa untuk berpikir kreatif, tidak hanya soal program, tetapi juga produk, merek, dan kemasan. Ini penting agar potensi desa punya nilai tambah dan daya saing,” ujarnya.

Menurutnya, KKN yang berdampak adalah KKN yang mampu mengangkat kearifan lokal dan mempublikasikannya secara luas. Dengan dukungan digitalisasi, potensi desa yang sebelumnya terbatas secara lokal kini dapat dikenal di tingkat nasional, bahkan internasional.

Editor : Rianza Putra