um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui penguatan jenjang akademik dosen. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pendampingan Pengusulan Jenjang Akademik Dosen yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia Universitas Muhammadiyah Palembang, pada Kamis, 7 Mei 2026, di Aula Gedung KH. Faqih Usman.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Marhaini, M.T., Guru Besar Universitas Muhammadiyah Palembang yang dikenal memiliki pengalaman dan kompetensi dalam bidang pengelolaan karier akademik dosen serta pengembangan pendidikan tinggi. Pendampingan ini diikuti para dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palembang yang tengah mempersiapkan pengajuan kenaikan jabatan akademik mulai dari Asisten Ahli, Lektor, dan Lektor Kepala.
![]()
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Universitas Muhammadiyah Palembang Afandi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis universitas dalam mendorong percepatan peningkatan kualitas dan profesionalisme dosen. Selain itu, penguatan jenjang akademik juga menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian akreditasi unggul institusi maupun program studi.
“Universitas Muhammadiyah Palembang terus mendorong para dosen agar memiliki semangat untuk meningkatkan karier akademiknya. Melalui pendampingan ini, dosen diberikan pemahaman teknis terkait tata cara penyusunan dokumen, pemenuhan syarat administrasi, hingga strategi memenuhi unsur tridharma perguruan tinggi yang menjadi indikator penilaian jabatan akademik,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Marhaini, M.T., menjelaskan bahwa pengusulan jenjang akademik dosen saat ini membutuhkan kesiapan administrasi dan substansi yang matang. Tidak hanya berkaitan dengan angka kredit, tetapi juga kualitas publikasi ilmiah, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi dosen terhadap pengembangan institusi.
![]()
Ia menekankan pentingnya dosen memahami regulasi terbaru terkait pengajuan jabatan akademik agar proses pengusulan dapat berjalan lancar dan tidak mengalami kendala administratif.
“Dosen harus mulai menyiapkan rekam jejak akademik secara sistematis sejak awal. Seluruh kegiatan tridharma perlu terdokumentasi dengan baik karena akan menjadi bagian penting dalam penilaian jabatan akademik,” jelasnya di hadapan peserta pendampingan.
Selain memberikan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi konsultasi dan diskusi interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengusulan jabatan akademik, mulai dari penginputan data pada aplikasi, penyesuaian angka kredit, hingga validasi karya ilmiah dan publikasi jurnal.
Pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Universitas Muhammadiyah Palembang dalam membangun budaya akademik yang unggul, produktif, dan kompetitif. Dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, universitas optimistis mampu terus berkembang menjadi perguruan tinggi berdaya saing serta memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Editor : Rianza Putra