Semangat Persaudaraan Pramuka Penegak Menggema di PGM XX Universitas Muhammadiyah Palembang Tahun 2026

um-palembang.ac.id – Racana KH Ahmad Dahlan dan Nyi Siti Walidah Pramuka Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) resmi menggelar Pembukaan Perkemahan Gema Muhammadiyah Palembang (PGM) XX Tingkat Penegak Sumatera dan Jawa Tahun 2026. Kegiatan yang mempertemukan anggota Pramuka Penegak dari berbagai daerah tersebut berlangsung di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cadika Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Palembang, Selasa (1/9/2026).

Pembukaan PGM XX menjadi momentum penting bagi Gerakan Pramuka di lingkungan Muhammadiyah untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri melalui berbagai aktivitas kepramukaan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., selaku Kamabigus Racana KH Ahmad Dahlan dan Nyi Siti Walidah. Dalam kesempatan tersebut, Rektor diwakili oleh Sekretaris Universitas sekaligus Sekretaris Kamabigus Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Gunawan Ismail, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Dr. Gunawan Ismail, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kehadiran peserta dari tingkat Penegak Sumatera dan Jawa menjadi salah satu daya tarik utama PGM XX Universitas Muhammadiyah Palembang tahun ini. Perkemahan tidak hanya menjadi ajang berkegiatan di alam terbuka, tetapi juga menjadi wadah untuk mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang dalam semangat persaudaraan dan nilai-nilai kepramukaan.

“Perkemahan Gema Muhammadiyah Palembang (PGM) XX ini bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarpeserta Pramuka Penegak dari berbagai daerah di Sumatera dan Jawa. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengambil nilai-nilai positif selama berada di bumi perkemahan,” ujar Dr. Gunawan Ismail, S.Pd., M.Pd.

Dr. Gunawan Ismail, S.Pd., M.Pd., juga menambahkan, kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya dalam menumbuhkan sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.

“Melalui PGM XX, kami ingin memberikan ruang kepada generasi muda untuk belajar, berkreasi, berorganisasi, sekaligus mengembangkan jiwa kepemimpinan. Semoga kegiatan ini memberikan pengalaman yang berkesan dan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk berkontribusi lebih baik di lingkungan masing-masing,” katanya.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh pengalaman baru yang tidak hanya berkaitan dengan keterampilan kepramukaan, tetapi juga kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan yang berbeda.

PGM XX juga menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi Gerakan Pramuka di kalangan pelajar dan generasi muda Muhammadiyah. Perkemahan yang diselenggarakan oleh Racana KH Ahmad Dahlan dan Nyi Siti Walidah Pramuka Universitas Muhammadiyah Palembang ini diharapkan mampu melahirkan pengalaman positif sekaligus memperkuat karakter peserta sebagai generasi penerus bangsa.

Suasana pembukaan di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cadika berlangsung dalam nuansa penuh semangat. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan membawa identitas gugus depan dan daerah masing-masing. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi para peserta untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring persahabatan antargugus depan.

Dengan mengusung semangat kebersamaan, PGM XX Tingkat Penegak Sumatera dan Jawa Tahun 2026 diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Nilai-nilai yang diperoleh selama perkemahan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan, organisasi, keluarga, maupun masyarakat.

Pembukaan PGM XX di Palembang sekaligus menegaskan peran kegiatan kepramukaan sebagai salah satu sarana strategis dalam pembinaan generasi muda. Dari bumi perkemahan, para peserta tidak hanya belajar tentang keterampilan bertahan dan bekerja sama, tetapi juga tentang arti persaudaraan, kepemimpinan, serta tanggung jawab.

Editor : Rianza Putra