Dari Teh Kulit Nanas hingga Poriket Ampas Tebu: Inovasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang Pukau Pameran KKN Angkatan 66

um-palembang.ac.id – Rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 66 Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) resmi berakhir secara semarak. Penutupan pengabdian mahasiswa ini ditandai dengan digelarnya Pameran Inovasi Produk Unggulan Desa dan Lomba Video Kreatif Mahasiswa KKN yang berlangsung di Aula Gedung Prof. Djakfar Murod, Senin (31/8/2026).

Sebelumnya, ratusan mahasiswa KKN Angkatan 66 telah diterjunkan di berbagai desa di Kabupaten Ogan Ilir sejak 23 Juli hingga 29 Agustus 2026. Selama kurun waktu lebih dari satu bulan, para mahasiswa tidak hanya berbaur dengan warga, tetapi juga aktif menggali potensi lokal untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan berdaya saing.

Acara puncak penutupan ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor II UM Palembang, Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., jajaran Tim Dosen Pendamping Lapangan (DPL), serta Tim Juri Penilai.

Pameran inovasi menampilkan beragam kreasi yang memanfaatkan komoditas pertanian lokal hingga pengolahan limbah organik desa. Dari hasil penilaian intensif oleh tim juri, sejumlah kelompok berhasil keluar sebagai pemenang inovasi terbaik: Juara 1 diraih oleh Kelompok 14 Desa Senuro Barat dengan Produk Teh Herbal Kulit Nanas, dan Kopi Bubuk. Juara 2 diraih oleh Kelompok 15 Desa Senuro Timur dengan Produk Sabun, Sirup dan Pupuk Nanas.

Kemudian Juara 3 diraih oleh Kelompok 24 Desa Seri Bandung dengan Produk Poriket dari Ampas Tebu. Juara 4 diraih oleh Kelompok 43 Desa Lubuk Sakti dengan Produk Paving Block. Juara 5 diraih Kelompok 36 Desa Arisan Gading dengan Produk Selai Arga. Juara 6 diraih oleh Kelompok 35 Desa Tanjung Gelam dengan Produk Bolu Sawo.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi mahasiswa dan seluruh elemen kampus yang terlibat. Menurutnya, KKN adalah sarana bagi mahasiswa untuk mentransformasikan ilmu akademik menjadi solusi nyata di masyarakat.

“Inovasi yang dipamerkan hari ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang tidak hanya hadir secara fisik di Ogan Ilir, tetapi juga membawa perubahan positif. Produk-produk yang dihasilkan sangat kreatif dan responsif terhadap potensi serta permasalahan lokal,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., berharap agar hasil riset dan pendampingan ini dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah desa maupun UMKM setempat.

“Pengolahan limbah nanas, ampas tebu, hingga buah sawo memiliki potensi pasar yang menjanjikan. Kami berharap formula dan keterampilan yang telah dibagikan para mahasiswa KKN Angkatan 66 dapat direplikasi secara berkelanjutan oleh warga desa untuk meningkatkan perekonomian lokal,” harapnya.

Kegiatan penutupan diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang pameran inovasi serta pemenang lomba video kreatif yang mendokumentasikan rekam jejak pengabdian mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palembang selama di Kabupaten Ogan Ilir.

Editor : Rianza Putra