um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang kembali memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Palembang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk masa kerja sama lima tahun ke depan.
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, M.Si., pada Senin (28/9/2026), yang bertempat di Gedung KH. Faqih Usman Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Palembang.
![]()
Perpanjangan kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kota Palembang, khususnya dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta kesehatan.
Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, M.Si., mengatakan MoU tersebut merupakan tindak lanjut sekaligus perpanjangan dari kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Pemerintah Kota Palembang dan Universitas Muhammadiyah Palembang.
![]()
Menurutnya, kerja sama yang telah disepakati tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Karena itu, Pemerintah Kota Palembang mendorong agar substansi MoU segera diterjemahkan dalam bentuk program konkret oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Palembang.
“MoU ini merupakan tindak lanjut dari perpanjangan kerja sama yang sudah terjalin dan terbangun selama ini antara Universitas Muhammadiyah Palembang dan Pemerintah Kota Palembang,” ujarnya.
Ia menegaskan, implementasi kerja sama akan diarahkan terutama pada sektor pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.
![]()
Salah satu program yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Palembang adalah peningkatan kualifikasi tenaga pendidik. Pemkot Palembang memprogramkan adanya minimal satu guru berstrata dua atau lulusan magister pada setiap jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selain pendidikan, kolaborasi juga diarahkan pada sektor kesehatan. Pemerintah Kota Palembang akan menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dalam upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat.
Kemudian salah satu gagasan yang didorong adalah pemenuhan dokter spesialis di setiap Puskesmas di Kota Palembang. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih komprehensif.
![]()
Di sisi lain, kerja sama ini juga memperkuat kolaborasi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) BARI Palembang dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan kedokteran.
Kolaborasi tersebut mencakup pemanfaatan dan penguatan sarana prasarana pendidikan kedokteran, sekaligus dukungan sumber daya manusia (SDM) dokter di RS BARI yang dapat berperan dalam proses pendidikan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang.
Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan penguatan kolaborasi tersebut merupakan bagian penting dari komitmen untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang semakin berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
![]()
“Kerja sama dengan Pemerintah Kota Palembang ini membuka ruang yang lebih luas bagi Universitas Muhammadiyah Palembang untuk berkontribusi dalam pembangunan kesehatan. Khususnya bagi Fakultas Kedokteran, kolaborasi dengan RS BARI menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan kedokteran, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun dukungan SDM dokter yang terlibat dalam proses pendidikan,” katanya.
Menurutnya, pendidikan kedokteran membutuhkan ekosistem yang kuat antara perguruan tinggi, rumah sakit, pemerintah, dan masyarakat. Karena itu, sinergi antara Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dan RS BARI diharapkan dapat memberikan pengalaman pendidikan klinik yang semakin baik bagi mahasiswa.
“Bagi kami, kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi bagaimana komitmen tersebut diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata. Pemerintah memiliki program dan kebutuhan pembangunan, sementara perguruan tinggi memiliki ilmu pengetahuan, SDM, riset, dan inovasi. Ketika semuanya berkolaborasi, maka dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, berbagai bentuk kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti secara konkret oleh OPD Pemerintah Kota Palembang bersama unit kerja dan fakultas terkait di Universitas Muhammadiyah Palembang, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan SDM, penguatan pendidikan kedokteran, pelayanan kesehatan, serta pengabdian kepada masyarakat Kota Palembang.
Editor : Rianza Putra