Visitasi Akreditasi Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Palembang, Momentum Transformasi Layanan di Era Kecerdasan AI

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang terus memperkuat komitmen peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan layanan perpustakaan yang unggul, modern, dan adaptif terhadap transformasi digital. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pembukaan Visitasi Akreditasi Perpustakaan UM Palembang yang berlangsung di Aula Gedung KH Faqih Usman Lantai 7, pada Jumat (9/10/2026).

Tim Assesor terdiri dari Dra. Made Ayu Wirayati, M.I.Komunikasi., Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, selaku Asesor Akreditasi Perpustakaan., Desi Mardianingsih, S.Sos., Pustakawan Ahli Madya, Direktorat Standardisasi dan Akreditasi., serta Trimo Septiono, S.Adm.Publik., Pustakawan Ahli Pertama, Direktorat Standardisasi dan Akreditasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor I UM Palembang Dr. Saleh Hidayat, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., Wakil Rektor IV Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Dr. Asvic Helida, S.Hut., M.Sc., Kepala Perpustakaan UM Palembang Rendi Artha Putra, S.IP., dan Pengelola Perpustakaan dilingkungan fakultas.

Dalam sambutannya Dr. Saleh Hidayat, M.Si., menuturkan bahwa perpustakaan memiliki posisi penting dalam ekosistem pendidikan tinggi. Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, melainkan pusat pembelajaran, sumber pengetahuan, penguatan literasi ilmiah, serta ruang tumbuhnya budaya berpikir kritis dan inovatif.

“Di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan transformasi digital, tantangan perpustakaan bukan lagi sebatas menyediakan informasi, melainkan juga membimbing sivitas akademika agar mampu memilih informasi yang kredibel, memahami bukti ilmiah, dan mengembangkan pengetahuan secara bertanggung jawab,” ungkapnya.

Ia menegaskan, penguatan fungsi perpustakaan sejalan dengan semangat Islam Berkemajuan dan pesan fundamental wahyu pertama, Iqra’, yang menempatkan aktivitas membaca, belajar, dan mengembangkan ilmu pengetahuan sebagai fondasi kemajuan peradaban. Perpustakaan juga diharapkan berkontribusi terhadap implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan mutu penelitian, serta pencapaian kompetensi lulusan.

Berdasarkan dokumen borang akreditasi, Perpustakaan UM Palembang mencatat perkembangan sumber informasi akademik yang signifikan. Pada laporan tahun 2025, perpustakaan memiliki 37.549 judul koleksi dengan total 55.023 eksemplar serta 104 jurnal elektronik aktif.

Pengembangan layanan digital dilakukan melalui katalog daring atau Online Public Access Catalog (OPAC), perpustakaan digital, dan repositori institusi. Pertumbuhan repositori menjadi salah satu indikator perkembangan pengelolaan pengetahuan di lingkungan kampus, dari 1.024 koleksi pada 2018 menjadi 9.870 koleksi pada 2025.

Sebelumnya, Perpustakaan UM Palembang juga telah memperoleh Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 2025. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas akses terhadap sumber pengetahuan akademik.

Sementara itu, secara institusi UM Palembang telah meraih Akreditasi Unggul dari BAN-PT berdasarkan SK Nomor 2533/SK/BAN-PT/Ak/PT/VIII/2025 yang berlaku hingga 5 Agustus 2030. UM Palembang juga berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 21001:2018 setelah menjalani Audit Surveillance kedua pada 14–16 September 2026 oleh auditor eksternal PT TÜV Rheinland Indonesia.

Dr. Saleh Hidayat, M.Si., juga menekankan bahwa keberhasilan perpustakaan tidak cukup diukur dari jumlah koleksi, luas ruangan, ataupun kecanggihan teknologi. Ukuran yang lebih mendasar adalah kontribusi perpustakaan dalam mencerdaskan mahasiswa, meningkatkan produktivitas ilmiah dosen, serta membangun budaya literasi di lingkungan universitas.

Pada kesempatan yang sama, Dra. Made Ayu Wirayati, M.I.Komunikasi., Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia memberikan apresiasi terhadap komitmen Universitas Muhammadiyah Palembang dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan akreditasi perpustakaannya.

Menurutnya, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia senantiasa berupaya menjaga mutu penyelenggaraan perpustakaan, khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, termasuk penguatan mutu kelembagaan melalui layanan perpustakaan yang memenuhi standar.

Dra. Made Ayu Wirayati, M.I.Komunikasi., menilai, keberadaan perpustakaan yang berkualitas memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi. Karena itu, pengelolaan perpustakaan perlu dilakukan secara konsisten melalui peningkatan kualitas koleksi, kompetensi sumber daya manusia, tata kelola, serta pengembangan layanan yang sesuai dengan kebutuhan sivitas akademika.

Upaya mempertahankan akreditasi ini sejalan dengan komitmen UM Palembang sebagai perguruan tinggi terakreditasi Unggul untuk terus memperkuat kualitas layanan akademik. Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi pusat penyedia informasi, tetapi juga berkembang sebagai pusat literasi, sumber rujukan ilmiah, dan pendukung produktivitas riset dosen serta mahasiswa.

Editor : Rianza Putra