um-palembang.ac.id

Alumni Universitas Muhammadiyah Palembang, Harus Bersikap Jeli Terhadap Peluang dan Jangan Hanya Menunggu

um-palembang.ac.id – Alumni Universitas Muhammadiyah Palembang harus bersikap jeli terhadap peluang dan jangan hanya menunggu, karena dampak pandemi wabah virus corona yang terjadi diawal tahun sampai dengan saat ini membawa dampak yang sangat luas bagi semua sektor kehidupan termasuk didalamnya dunia Pendidikan Tinggi.

Hal tersebut disampikan Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam Webinar “Persiapan Memasuki Dunia Kerja dan Usaha di Masa Pandemi Covid-19” yang diselenggarakan oleh Career Development Center Universitas Muhammadiyah Palembang, Rabu (30/9/2020).

Ir. Gabelas MS., M.M., CMA., Derictor Smart Generatio., Risky Rahmawaty, SS., M.M., CMA., General Manajer Smart Generatio dan Muhammad Fahmi, S.E., M.Si., Ketua Carrier Development Center menjadi narasumber dalam Webinar tersebut.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini menyebabkan banyak lapangan kerja yang merumahkan pekerjanya bahkan sampai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karena dunia industri dan usaha menjadi tutup, hal ini tentu saja membawa dampak meningkatnya angka pengangguran .

Hal ini tentu saja menjadi tantangan bagi Perguruan Tinggi, yang setiap saat melahirkan alumni yang siap untuk masuk dunia kerja. Tantangan yang dihadapi setiap Perguruan Tinggi baik dalam ruang lingkup menghasilkan lulusan semakin hari semakin berat.

Ia melanjutkan, tantangan ini cukup berat, dalam artian karena tidak hanya menghadirkan dinamika ilmu pengetahuan, semakin ketatnya penerimaan market terhadap lulusan yang dihasilkan perguruan tinggi, tetapi juga tantangan yang lahir dari kompetisi perguruan tinggi sendiri guna menjadi lembaga pendidikan terbaik dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencetak para sarjana yang memiliki integritas dan soft skill tersendiri.

Oleh karena itu, berangkat dari dinamika tantangan yang dihadapi, maka lulusan Perguruan Tinggi perlu mengokohkan diri sebagai alumni yang berkompeten dan mampu berkompetesi secara global, Lulusan haruslah mendorong diri sendiri agar terjadi penyelarasan harapan perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang mampu menjadi handal inovatif, kreatif, kompetitif dan memberikan kontribusi lebih kepada masyarakat.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menambahkan, untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan dunia usaha dimasa pandemic covid 19 maka alumni Perguruan tinggi harus melakukan beberapa hal antara lain :
1. Memperluas koneksi
Menjalin komunikasi bagi mereka yang berstatus fresh graduate sangatlah penting. Di era digital ini alumni Perguruan tinggi sangat beruntung, karena ada sebuah platform untuk para pekerja profesional yaitu LinkedIn atau jaringan . Anda bisa memanfaatkan platform ini sebaik mungkin. Buat profil agar lebih terlihat profesional. Dengan membangun networking di LinkedIn, Anda akan mendapatkan banyak informasi seputar dunia kerja dan dapat berdiskusi langsung dengan para praktisi

2. Berlatih virtual interview
Persiapkan diri Anda untuk menjalani virtual interview. Ini dapat terasa lebih menantang daripada wawancara biasa.Di zaman pandemi ini tentunya pertemuan tatap muka sangatlah terbatas. Untuk itu, penting untuk menganggap virtual interview sama seperti wawancara biasa. Persiapkan pertanyaan dan lakukan riset untuk tahu lebih dalam mengenai perusahaan dan pekerjaan yang diinginkan.

3. Cari pengalaman bekerja
Minim pengalaman merupakan salah satu kekurangan fresh graduate di pasar kerja. Untuk mengatasinya, carilah pengalaman kerja sendiri. Misal, Anda dapat membuka usaha atau jadi sukarelawan di sejumlah kegiatan sosial di dunia maya.

4. Tingkatkan kemampuan diri
Perkembangan teknologi saat ini begitu cepat, maka Anda juga harus mengimbanginya dengan cepat.
Meski bukanlah bidang Anda, tapi ke depannya lowongan untuk tenaga teknologi akan sangat dibutuhkan karena saat ini semua mulai beralih ke digital. Selain itu untuk menambah keahlian baru, Anda juga ikut kelas online dari berbagai lembaga pendidikan. Ingat, belajar tidak harus mahal, Anda bisa mempelajari semua dengan gratis melalui internet dan langsung mempraktekkan yang bisa menjadi portofolio Anda.

5. Sesuaikan dengan kehidupan new normal

Editor: Rianza Putra

Posted in Berita.