Angkasa Pura Indonesia Libatkan Universitas Muhammadiyah Palembang Tanam 4.920 Pohon, Wujud Nyata Gerakan 1 Juta Pohon

um-palembang.ac.id – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang bersama Universitas Muhammadiyah Palembang melaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka gerakan “1 Juta Pohon, Sejuta Hijau Tumbuh”, Rabu (21/1/2026). Program ini menjadi bagian dari komitmen InJourney Airports dalam mendorong pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Ahmad Syaugi Shahab, Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan Dr. Oscar Devi Presta, S.Hut., M.Si., Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Indonesia Adi Nugroho, CSR & General Service Group Head Meiske Margaretha Sigarlaki, Deputy Regional HC Solution & Business Support Hardiandika Pranotosetyo, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M.

Ahmad Syaugi Shahab menegaskan bahwa penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian nyata PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang terhadap isu lingkungan hidup. Menurutnya, tantangan perubahan iklim tidak bisa dihadapi dengan wacana semata, tetapi membutuhkan aksi konkret dan berkelanjutan.

“Melalui gerakan ini, kami berupaya meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian alam, mengurangi dampak perubahan iklim, serta menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan, mengurangi pemanasan global dan kerusakan alam, sekaligus menghadirkan ruang hijau yang memberi manfaat langsung bagi ekosistem dan kehidupan manusia.

Dalam pelaksanaannya, PT Angkasa Pura Indonesia bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Palembang melalui Pusat Studi Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan. Sebanyak 4.920 pohon ditanam di dua lokasi, yakni 112 pohon di lingkungan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan 4.808 pohon di lahan seluas 3,5 hektare milik Universitas Muhammadiyah Palembang yang berlokasi di Kecamatan Gandus, Palembang.

Jenis pohon yang ditanam beragam, antara lain Meranti, Nangka, Pulai, Trembesi, Bungur, Kenari, Cemara Udang, dan Bismarkia. Pemilihan jenis tanaman tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sosial.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan bahwa gerakan penanaman sejuta pohon ini sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui program “kampus berdampak”. Program tersebut menuntut perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini bukan sekadar program penghijauan biasa. Ini adalah komitmen nyata universitas terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem. Di tengah tantangan perubahan iklim global, menanam pohon adalah tindakan sederhana tetapi sangat efektif,” tegasnya.

Menurut Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., pohon yang ditanam hari ini akan menjadi paru-paru kampus di masa depan, menghasilkan udara bersih, mengurangi polusi, mencegah banjir, serta menjaga keanekaragaman hayati. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan kawasan kampus sebagai “laboratorium hidup” bagi praktik keberlanjutan lingkungan dan riset mahasiswa.

“Komitmen ini tidak berhenti pada penanaman. Yang lebih penting adalah pemeliharaan dan perawatan secara berkelanjutan. Kesadaran kolektif seluruh sivitas akademika harus dibangun agar budaya peduli lingkungan benar-benar menjadi bagian dari kehidupan kampus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyebut gerakan ini sebagai gerakan moral yang mengingatkan bahwa bumi merupakan titipan bagi generasi penerus. Ia mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk terlibat aktif, tidak hanya menanam tetapi juga menjaga dan merawat pohon hingga tumbuh besar.

“Kami ingin menjadikan lingkungan kampus sebagai percontohan kawasan hijau yang mengedepankan efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Inisiatif ini akan menjadi ruang pembelajaran dan riset yang nyata,” katanya.

Di akhir sambutannya, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang atas kolaborasi yang terjalin. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang luas bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi masa depan.

Editor : Rianza Putra