um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang menggelar dua agenda strategis sekaligus, yakni peresmian hasil rehabilitasi Auditorium Gedung Prof. Drs. M. Djakfar Murod, M.M., serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengganti Antar Waktu (PAW) Direktur Pascasarjana masa jabatan 2023–2027 kepada Dr. Dra. Sri Wardhani, M.Si., Selasa (27/10/2026). Kedua agenda ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fasilitas penunjang akademik sekaligus menjaga kesinambungan kepemimpinan untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengembangan institusi.
Peresmian Auditorium Gedung Prof. Drs. M. Djakfar Murod, M.M., dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., bersama Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Palembang Dr. H.M. Idris, S.E., M.Si., dan Rektor UM Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M.
![]()
Turut hadir dalam acara ini, Anggota Pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel, Wakil Rektor UM Palembang, Para Dekan UM Palembang, dan Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, Rektor Prof. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peresmian auditorium dan penyerahan SK PAW Direktur Pascasarjana merupakan momentum penting bagi perjalanan UM Palembang. Kedua agenda tersebut mencerminkan komitmen universitas untuk terus membangun kualitas institusi melalui penguatan infrastruktur dan tata kelola akademik.
![]()
![]()
“Melalui program rehabilitasi yang telah selesai dilaksanakan, wajah baru auditorium ini tampil lebih representatif, modern, dan nyaman. Kita berharap gedung ini menjadi pusat pemantik semangat baru, menginspirasi lahirnya ide-ide besar, serta mendukung penuh visi universitas menuju World Class University yang unggul dan Islami,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPH UM Palembang dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian rehabilitasi auditorium tersebut. Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas akademik agar mampu memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika dan masyarakat.
![]()
![]()
Rektor juga menegaskan, keberadaan fasilitas yang representatif perlu diimbangi dengan penguatan kepemimpinan dan pengembangan program akademik. Dalam konteks tersebut, Pascasarjana memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, inovasi, serta penguatan kualitas sumber daya manusia.
“Pascasarjana adalah ujung tombak riset, inovasi, dan miniatur keunggulan akademik tertinggi di universitas kita. Kepada Direktur Pascasarjana yang baru menerima amanah, saya mengucapkan selamat dan sukses. Tugas besar telah menanti,” ungkapnya.
Kepada Dr. Dra. Sri Wardhani, M.Si., Rektor berharap amanah sebagai Direktur Pascasarjana dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan komitmen terhadap kemajuan universitas.
![]()
Di bawah kepemimpinan yang baru, Pascasarjana diharapkan terus meningkatkan mutu lulusan, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta menghasilkan lulusan magister dan doktor yang berintegritas, kompeten, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Sementara itu, Ketua BPH UM Palembang Dr. H.M. Idris, S.E., M.Si., menekankan pentingnya pemeliharaan fasilitas setelah proses rehabilitasi selesai. Menurutnya, peresmian bukan sekadar menandai selesainya pembangunan, melainkan juga menjadi awal tanggung jawab bersama untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan pemanfaatan gedung.
![]()
Ia berharap Auditorium Gedung Prof. Drs. M. Djakfar Murod, M.M., tersebut dapat dirawat secara maksimal sehingga tetap nyaman, berfungsi optimal, dan mampu mendukung berbagai kegiatan akademik maupun kelembagaan UM Palembang dalam jangka panjang.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PWM Sumatera Selatan Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., turut menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UM Palembang atas berbagai upaya dan terobosan dalam memajukan universitas. Ia juga mengenang sosok Prof. Drs. M. Djakfar Murod, M.M., yang dinilainya memiliki peran penting dalam perjalanan pembangunan kampus.
![]()
Menurutnya, Prof. Djakfar Murod meninggalkan banyak kenangan, terutama melalui kemampuannya menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan. Sejumlah proses pembangunan sarana dan prasarana UM Palembang juga telah dirintis pada masa kepemimpinannya.
“Semoga aula ini menjadi monumen untuk selalu berbuat baik, terutama bagi kemajuan Universitas Muhammadiyah Palembang,” ujarnya.
![]()
Apresiasi juga disampaikan M. Diantoro Murod mewakili keluarga besar Prof. Djakfar Murod. Ia mengucapkan terima kasih atas penghargaan universitas melalui pemberian nama Gedung Auditorium Prof. Drs. M. Djakfar Murod, M.M.
Ia berharap peninggalan almarhum, baik berupa pembangunan infrastruktur maupun nilai-nilai keilmuan yang ditanamkan selama memimpin UM Palembang, dapat terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Editor : Rianza Putra