um-palembang.ac.id

Aksi Peduli Para Dosen Universitas Muhammadiyah Palembang

Palembang, um-palembang.ac.id – Aksi peduli tanggap Covid-19 terus mengalir. Kali ini dilakukan oleh para dosen Universitas Muhammadiyah Palembang yang beranggotakan Dr. Bonita Hirza, M.Pd., Dr. Yetty Hastiana, M.Sc., Dr. Marhaini, M.T., Dra. Rytha Petrossky, M.Si., dan Jun Harbi, S.Hut., M.Si., Ph.D (Cand).

Mereka memberikan bantuan kepada para dokter sebagai garda terdepan berupa Alat Pelindung Diri, juga produk dari hasil racikan tangan handal dosen Universitas Muhammadiyah Palembang berupa sabun cair, hands sanitizer, dan cairan disinfektan. Bantuan tersebut dibagikan juga kepada warga yang membutuhkan.  

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi seluruh lini kehidupan akibat mewabahnya virus Covid-19 yang sampai saat ini belum ditemukan vaksin dan obatnya” jelasnya Dr. Yetty Hastiana, M.Sc., sebagai inisiator gerakan ini yang didampingi Dr. Bonita, M.Pd., Kamis (2/4/2020).

“Sabun cair, hand sanitizer dan cairan disinfektan ini kami buat sendiri dan kami bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, yang terpaksa masih harus bekerja diluar rumah mencari nafkah” tegas Dr. Yetty Hastiana, M.Sc., dilansir dari media Sripo.

Untuk penyaluran alat pelindung diri langsung diserahkan bagi tenaga medis di Rumah Sakit Muhammad Hosein (RSMH) Palembang yang saat ini sedang berjuang digarda terdepan dalam merawat pasien yang terpapar virus corona.

Penerimaan bantuan dari tim aksi peduli ini diterima langsung oleh tim kesehatan penanggulangan Covid-19 dan recident dan Departement ThT dan Penyakit Dalam RSMH Palembang diantaranya dr. Feery Yusnizar, S.PD-KKV., dr. Rizky Indrina Pratiwi., dr. Reza dan dr. Aji Kusuma.

Walaupun kegiatan ini tergolong kecil, namun diharapkan dapat memberikan dampak yang besar dan luas, bisa menjadi memantik jiwa gotong royong sehingga masyarakat yang lebh beruntung dapat bekerja tanpa haruskeluar rumah, menerima gaji bulanan secara rutin dapat berbagi untuk saudara-saudara kita yang lain yang harus keluar rumah untuk mendapatkan uang dari hasil kerja harian.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Karya Teknik Industri UMPalembang Turut Berkontribusi Melawan Pandemi Covid-19

Palembang, um-palembang.ac.id – Program Studi Teknik Industri (PSTI) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang (UMPalembang) bersama Keluarga Mahasiswa Teknik Industri (KMTI) bekerja sama dalam melawan pandemic Covid-19. Seperti yang telah kita lihat dalam beberapa bulan kebelakang hingga saat ini bahwa wabah virus corona telah menjelajahi dunia bahkan tak ayal Indonesia menjadi salah satu tempat yang ‘dikunjungi’nya.

Semakin bertambahnya korban membuat menipisnya stok Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh dokter, suster ataupun tenaga kesehatan lainnya. Hal ini membuat PSTI Fakultas Teknik Industri, Fakultas Teknik UM Palembang tergerak untuk memberikan bantuan agar dapat turut serta melawan wabah ini.

um-palembang.ac.id

Teknik Industri UMPalembang, memiliki beberapa laboratorium salah satunya adalah Laboratorium Manufaktur. Disinilah tim Prodi PSTI dan juga KMTI bekerja sama membuat face shield berbahan dasar mika yang simpel dan ergonomis, yang kiranya dapat digunakan sebagai pelindung setelah menggunakan masker terutama bagi tenaga kesehatan.

Oleh karena itu, Prodi Teknik Industri telah menyerahkan beberapa face shield hasil karyanya ke beberapa RS diantaranya RS Muhammadiyah Palembang, RS Islam Ar Rasyid Palembang, Klinik dr. Aisyah Ghani, dan juga ODP Center atau Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring.

 “APD berupa face shield akan sangat bermanfaat untuk digunakan saat menangani pasien” menurut Riyan Azri, staff Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, selaku staff yang menerima bantuan dari Teknik Industri, FT UM Palembang. Rumah Sehat Covid-19 ini telah diresmikan oleh Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H. Herman Deru dan berlokasi di Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City.

um-palembang.ac.id

Sempat dituturkan oleh Ketua Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang, Merisha Hastarina “Alhamdulillah ada tambahan donasi dari beberapa teman dan rekan setelah melihat face shield ini dibagikan, jadi insyaAllah kami akan melanjutkan produksi ini dan membagikan untuk yang membutuhkan”.

Melalui kegiatan Program Studi Teknik Industri dan KMTI UMPalembang berharap dengan bersama-sama mencari solusi, saling bantu-membantu dan memberikan kontribusi sekecil apapun tentu akan membuat kita dapat melawan pandemi ini. Mahasiswa juga berkesempatan untuk ikut menerapkan ilmu yang mereka pelajari di laboratorium dan kelas, serta membiasakan kaum millenials ini untuk berbagi sehingga dapat memupuk nilai-nilai unggul dan islami sesuai dengan visi Universitas Muhammadiyah Palembang.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Bantu Pencegahan Covid-19, Fakultas Kedokteran UMPalembang Tergabung di Satuan Tugas Komando MCCC

Palembang, um-palembang.ac.id – Kuatkan upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 yang sudah menyebar di Indonesia, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang (UMPalembang) tergabung dalam Satuan Tugas Komando Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC).

Universitas Muhammadiyah Palembang dengan melibatkan Fakultas Kedokteran tergabung dalam Satuan Tugas Komando Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan. Satuan tugas ini merupakan tindak lanjut dari Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah nomor 02/MLM/I.0/H/2020, tentang Pencegahan Penyebaran Wabah Corona Virus Diesease 2019 (Covid19) harus segera dilaksanakan.

um-palembang.ac.id

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Tahun Akademik 2019/2020, yang dihelat di Gedung K.H. Ahmad Dahlan Kampus B, pada Sabtu (4/4/2020).

Satuan tugas komando tersebut melalui Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Gugus tugas ini bergerak untuk merespons wabah corona atau Covid-19. Program yang akan dibuat sebagai upaya strategi Universitas Muhammadiyah Palembang membantu pemerintah dalam gerakan preventif penanggulangan wabah Covid-19 di Indonesia, khususnya di provinsi Sumatera Selatan.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyebutkan bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 membuat kebijakan yang agak merepotkan kita terutama juga bagi Fakultas Kedokteran.

“Saya menghimbau dan mengajak para pimpinan, dosen, serta alumni dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang untuk terlibat aktif dalam gerakan preventif pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini dengan bekal ilmu pengetahuan yang kita miliki, minimal kita memberikan informasi yang dapat meneduhkan masyarakat.” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Hasilkan 359 Dokter

Palembang, um-palembang.ac.id – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang kembali hasilkan puluhan dokter baru, pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Tahun Akademik 2019/2020.

Kegiatan yang dihelat di Gedung K.H. Ahmad Dahlan Kampus B, pada Sabtu (4/4/2020) tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dr. Yanti Rosita, M.Kes., melantik 14 dokter baru, dan sampai saat ini Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang sudah menghasilkan 359 dokter yang sudah tersebar mengabdi di seluruh Indonesia.

um-palembang.ac.id

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menuturkan bahwa acara pelantikan ini merupakan momentum yang sangat diimpikan dan ditunggu tunggu oleh dokter yang dilantik terutama oleh para orang tua akan tetapi karena kondisi keadaan negara kita yang sedang menghadapi pandemi Covid-19 sehingga kegiatan pelantikan dokter ini tidak melibatkan banyak pihak yang diundang.

“Pelantikan dokter periode ini menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI diantaranya tidak banyak mengundang tamu dari instansi lain dan mengatur jarak tempat duduk, bahkan orang tua tidak diundang dalam acara pelantikan dokter ini” jelasnya.

Dr. Abid Djazuli, S.E., menjelaskan, kegiatan akademik seperti ini hanya boleh diperkenankan kepada Fakultas Kedokteran karena regulasi sudah ada yang mengatur kegiatan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Doktor Ilmu Ekonomi ini mengucapkan selamat kepada kita semua pimpinan Fakultas Kedokteran, dan kepada 14 dokter yang dilantik sehingga menyandang gelar sebagai dokter. Mudah-mudahan keberkahan Allah SWT selalu menaungi langkah para dokter yang dilantik.

“Sampaikan salam hangat dan ucapan terima kasih kami kepada orang tua kalian yang sudah memberikan kepercayaan kepada Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang sehingga kalian menjadi seorang dokter” ungkapnya.

 

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Cegah Penyebaran Covid-19, Universitas Muhammadiyah Palembang Semprot Disinfektan di Seluruh Bangunan Kampus

Palembang, um-palembang.ac.id – Mengantisipasi penyebaran covid-19, Universitas Muhammadiyah Palembang bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan melakukan penyemprotan cairan antiseptik atau Disinfektan di seluruh ruangan yang berada di gedung kampus, pada hari Selasa, 31 Maret 2020.

Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., saat meninjau penyemprotan Disinfektan tersebut bagian dari kerjasama dalam pencegahan Covid-19 di kota Palembang dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan.

um-palembang.ac.id

“Kita mulai dari gedung Fakultas Kedokteran, dan Fakulta Agama Islam dikampus B kemudian dilanjutkan di kampus A pada Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pertanian, FKIP, dan Kantor Pusat Administrasi,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut, Universitas Muhammadiyah Palembang menempatkan antiseptik hand sanitizer dalam bentuk botol-botol yang akan ditempatkan di setiap biro dan ruangan, supaya aktifitas pelayanan bisa berjalan seperti biasanya.

um-palembang.ac.id

Ia juga mengatakan, Universitas Muhammadiyah Palembang saat ini sudah menghentikan kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka sejak 18 Maret hingga 02 Juni 2020 dan dilanjutkan dengan proses daring (Online), jadi proses penyemprotan dapat dilakukan.

um-palembang.ac.id

“Kita semua berharap, proses belajar mengajar nantinya akan kembali normal seperti biasanya, dan setelah melakukan pencegahan awal kita harap virus ini akan mati dengan sendirinya,” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

idul adha muhammadiyah (2)

Pencegahan Covid-19, PW Muhammadiyah Sumsel Bentuk Satuan Tugas Komando Covid-19 Command Center

Palembang, um-palembang.ac.id – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel) membentuk Satuan Tugas Komando Covid-19 Command Center menghadapi Covid-19 yang dipusatkan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PWM Sumsel Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., dalam konferensi pers bersama media, Selasa (24/3/2020).

Satuan Tugas Komando Covid-19 Command Center ini diketuai oleh Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dr. Pangestu Widodo, MARS.

Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., menuturkan bahwa satuan komando ini dibentuk sebagai salah satu upaya kepedulian yang dilakukan oleh Muhammadiyah di Sumatera Selatan dalam bagian pencegahan dan penanganan kasus Covid 19.

“Satuan tugas komando ini akan menyediakan logistic Alat Pelindung Diri (APD) dengan dana dari Muhammadiyah sendiri, dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah melibatkan Lazismu untuk menggalang pendanaan kasus Covid-19” jelasnya.

Guru Besar Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang ini juga menambahkan bahwa Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang sudah menyiapkan 12 dokter, petugas perawat dan bidan sebanyak 21 petugas serta sudah menyiapkan ruang isolasi.

Satuan Tugas Komando Covid-19 Command Center ini ada program pelayanan RS dan pelayanan kesehatan masyarakat yang akan segera bergerak dengan penyemprotan deskinfektan di Sekolah, Perguruan Tinggi dan Masjid Muhammadiyah.

Untuk penanganan Covid-19, Satuan Tugas Komando Covid-19 Command Center Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel menyediakan layanan Nomor Call Center 081368535868 atas nama dr. Agus Marshal.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1441 Hijriah Jatuh Pada 24 April 2020

Palembang, um-palembang.ac.id – Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1441 Hijriah di kalender Masehi. Awal Ramadan ditetapkan jatuh pada hari Jumat, 24 April 2020 Miladiah.

Hal ini berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor: 01/MLM/I.0/E/2020 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1441 Hijriah tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumsel Prof. Dr. H. Romli SA, M.Ag., dalam konferensi pers bersama media, Selasa (24/3/2020).

“Tanggal 1 Ramadan 1441 Hijriah jatuh pada hari Jumat Kliwon, 24 April 2020 Miladiyah,” ungkap Prof. Dr. H. Romli SA, M.Ag., Ketua PWM Sumatera Selatan dalam konferensi persnya.

um-palembang.ac.id

Sementara itu, Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., menuturkan bahwa berdasarkan maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh pada hari Ahad Kliwon, 24 Mei 2020 Miladiyah.

Turut hadir dalam konferensi pers bersama media tersebut, Sekretaris PWM Sumsel H. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., Wakil Sekretaris Yudha Mahrom DS, S.E., M.Si., dan Drs. H. Hasbi Assidiqqie, M.Pd.I.

Hadir juga Wakil-Wakil Ketua PWM Sumsel diantaranya H. Novrizal Nawawi, Lc., M.Pd.I., Dr. H.M. Idris, S.E., M.Si., Dr. Ir. Mukhtarudin Muhcsiri, M.P., Dr. Purmansyah, S.Ag., M.Hum., Drs. Abu Hanifah., dr. Pangestu Widodo MARS., Wakil Ketua Majelis Tarjih Drs. Sunaryo, M.H.I., dan Kuswanto, M.Kes., MDMC PWM Sumsel.

Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., mengungkapkan penetapan ini dilakukan berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Majelis Tarjih dan Tajdid setiap sepanjang tahun rutin dalam mengkaji semua bulan Komariah.

“Sedangkan 1 Zulhijah 1441 Hijriah jatuh pada hari Rabu Wage, 22 Juli 2020 Miladiyah dan maklumat ini menjadi pegangan keluarga besar Muhammadiyah dalam menjalankan ibadah mahdoh, utamanya ibadah Puasa karena merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan oleh masyarakat” jelasnya.

Prof. Dr. H. Romli SA, M.Ag., menambahkan, konferensi pers ini juga menjadi bagian penegasan maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah bagian dari penegasan terhadap penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1441 Hijriah.

Guru Besar Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang ini juga menghimbau kepada masyarakat untuk menyambut bulan puasa ramadan tahun 1441 Hijriah ini dengan hati dan sikap yang teduh mengingat wabah Covid-19 yang sedang melanda beberapa wilayah di Indonesia.

“Kepada seluruh masyarakat khususnya warga Muhammadiyah dan masyarakat di Sumsel untuk selalu berhati-hati dan mengurangi aktivitas dikeramaian jika hal tersebut tidak mendesak, dan mari kita penuhi ladang amal dengan melakukan banyak aktivitas ibadah di bulan Ramadan 1441 H tahun ini” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Aktualisasi Program Kerja, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Raker

Palembang, um-palembang.ac.id – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Ke-XII membahas rencana kegiatan tahunan dan proyeksi rencana pencapaian, dengan tema “Aktualisasi Program Kerja Menuju Kinerja Unggul dan Islami”, Senin (16/3/2020).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Palembang (UMPalembang) Dr. Hj. Fatimah, S.E., M.Si., turut dihadiri Direktur Pascasarjana Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Pimpinan Jejaring RS Pendidikan diantaranya Direksi RS BARI Palembang, Direksi RS Ernaldi Bahar, Direksi RS Muhammadiyah Palembang, dan Direksi RS Bhayangkara Palembang.

um-palembang.ac.id

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Kedokteran (FK) dr. Yanti Rosita, M.Kes., mengatakan bahwa Raker Ke-XII ini merupakan agenda tahunan di Fakultas Kedokteran UMPalembang. Sesuai tema Raker ini menitikberatkan pada kinerja yang unggul dalam bagian mendukung visi FK. Dengan beberapa pertimbangan, kinerja tahun ini harus mendukung keunggulan dalam menuju akreditasi unggul tahun 2021. Diantaranya meningkatkan jurnal penelitian dan mengimplementasikan beberapa program kerjasama dengan beberapa instansi.

“Raker ini bagian dari mendukung bersama menuju keunggulan FK UMPalembang, dan harus mengevaluasi program kerja di tahun sebelumnya dan bukan hanya laporan kinerja yang tidak terlaksana. Berfikir dari sekarang membuat program kerja yang bertahap dan bisa dilaksanakan sehingga bisa dievaluasi setiap tahun” jelasnya.

um-palembang.ac.id

Ia menambahkan bahwa untuk menuju kinerja yang unggul tersebut, Fakultas Kedokteran saat ini sudah menghasilkan 8 dosen yang berpangkat Lektor dan akan selalu didukung. Program S2 untuk dosen di Fakultas Kedokteran saat ini terus berlanjut dan menggalakan alumni untuk terlibat menjadi dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang.

Sementara itu Dr. Fatimah, S.E., M.Si., menambahkan, evaluasi harus dilakukan disetiap program kerja. Karena Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang paling rajin audiensi dengan pihak pimpinan universitas dan rutin mengkoordinasikan setiap program kerja yang akan dilaksanakan.

“Dari sisi sarana prasarana Fakultas Kedokteran beberapa  bagian sudah memenuhi standar, dan peningkatan kualifikasi dosen menjadi pemikiran bersama dengan melibatkan banyak pihak terutama loyalitas dosen itu sendiri harus ditingkatkan” ulasnya.

Dalam Raker Ke-XII ini, Kandidat Guru Besar Ilmu Ekonomi ini berharap, apa yang distandarkan akan kita capai dan tujuan serta sasaran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang bisa kita raih.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Piala Kemenpora RI, Tim Pencak Silat Universitas Muhammadiyah Palembang Raih Juara Umum 3 Kelas Dewasa

Palembang, um-palembang.ac.id – Kontingen pesilat dari Universitas Muhammadiyah Palembang kembali mengukir prestasi yang membanggakan. Kontingen pesilat Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Palembang mendapatkan Juara Umum 3 Kelas Dewasa dalam Ajang Lampung Internasional Championship V Tahun 2020 yang memperebutkan Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, 10 – 12 Maret 2020, dan dibuka secara resmi oleh Plt Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI Chandra Bakti, M.Si.

Kontingen Tim Pencak Silat Universitas Muhammadiyah Palembang Meraih 3 Medali Emas yang diraih oleh Ardho Maulid dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Iman Maulana Fakultas Agama Islam, dan Frengky Pebriansyah Fakultas Teknik.

Untuk 3 Medali Perak diraih oleh Parizka Safitri dan Apriyan Saudi dari Fakultas Agama Islam, serta Muhammad dari Yusuf Fakultas Teknik. Sedangkan 1 Medali Perunggu diraih oleh Rola Natalia dari Fakultas Agama Islam.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengaku bersyukur dan mengapresiasi mahasiswanya yang telah mengukir prestasi. ”Apa yang diraih tim Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Palembang ini merupakan sebuah capaian prestasi yang membanggakan,” katanya.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga menambahkan bahwa Universitas Muhammadiyah Palembang akan memberi penghargaan kepada setiap mahasiswa yang berprestasi sebagai bentuk ucapan terima kasih karena mampu mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Palembang di tingkat nasional dan internasional.

“Untuk itu, kami selaku pimpinan Universitas Muhammadiyah Palembang akan memberikan penghargaan kepada setiap mahasiswa yang berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik pada saat dilangsungkannya upacara Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2020 mendatang,” tambahnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Fakultas Kedokteran UMPalembang Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter

Palembang, um-palembang.ac.id – Keinginan menjadi seorang dokter merupakan impian banyak kalangan. Namun, biaya yang tinggi menjadi salah satu hal yang dapat mengubur cita cita seseorang menjadi dokter.

Hal tersebut kini tidak akan dirasakan oleh M. Avif Ababil, mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMPalembang), yang meraih Beasiswa Biaya Pendidikan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter tahun 2019.

Penyerahan SK Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang dan Penandatanganan Perjanjian tentang Penerima Beasiswa Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dokter atas nama M. Avif Ababil tersebut disaksikan oleh Wakil Dekan I FK dr. Liza Chairani, S.pA (K) dan Wakil Dekan III Trisnawati, S.Si., M.Kes., pada Kamis, 27 Februari 2020 yang lalu.

“Alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Kedokteran UMPalembang yang telah memberikan beasiswa ini yang sangat membantu saya dalam menyelesaikan pendidikan di tahap Profesi Dokter. Saya akan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan ini dan akan berupaya memajukan dakwah Muhammadiyah dibidang Kesehatan,” ungkap M. Avif Ababil.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan III FK UMPalembang Trisnawati, S.Si., M.Kes., menuturkan, penerimaan beasiswa ini menjalani beberapa tahapan seleksi yang sangat ketat diantaranya, diprioritaskan anak yatim piatu dan penghasilan ekonomi orang tua yang rendah, dan memiliki IPK diatas 3.00.

“Setelah menjadi dokter penerima beasiswa ini diwajibkan mengabdi pada pusat kesehatan umat Muhammadiyah se Indonesia. Selain untuk pengabdian juga salah satu upaya untuk pemerataan tenaga kesehatan khususnya dokter di semua PKU Muhammadiyah. Saat menjadi dokter di PKU Muhammadiyah yang bresangkutan tetap mendapatkan insentif/honor sesuai dengan ketentuan yang berlaku” jelasnya.

Ia menambahkan, beasiswa mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter yang diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Palembang bagi mahasiswa FK tahun ini masuk tahun ketiga. Tahun pertama, belum ada mahasiswa yg ikut seleksi, dan tahun 2018 diberikan kepada M. Alfredo Ilyassa.

“Beasiswa ini menjadi bagian menciptakan tenaga medis kesehatan pelayanan Muhammadiyah, karena lulusan dokter FK Universitas Muhammadiyah Palembang memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan eksistensi pelayanan kesehatan Muhammadiyah” tambahnya.

Editor: Rianza Putra