um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang resmi memulai pembangunan Gedung AR Fachruddin Fakultas Kedokteran melalui prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama yang digelar pada Jumat, 16 Januari 2025, di Kampus B Jalan Talang Banten, Seberang Ulu II, Palembang. Pembangunan gedung baru ini menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat infrastruktur pendidikan kedokteran sekaligus menjawab tuntutan mutu dan regulasi pendidikan tinggi nasional.
Gedung AR Fachruddin yang akan dibangun memiliki luas sekitar 5.700 meter persegi dengan 8 lantai. Proyek ini direncanakan dikerjakan selama 1,5 tahun dan dilaksanakan oleh PT Alur Laras Konstruksi sebagai vendor pelaksana. Kehadiran gedung ini diharapkan menjadi pusat kegiatan akademik Fakultas Kedokteran yang lebih modern, terpadu, dan berstandar tinggi.
![]()
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Bambang Setadji, M.Si., bersama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel Ridwan Hayatudin, S.H., M.H., Ketua Badan Pembina Harian Dr. H.M. Idris, M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., jajaran wakil rektor, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Subsp.FOMC., Ketua Komisi V DPRD Sumsel Alwis Gani, S.E., M.Si., serta Direksi Bank Sumsel Babel.
Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam sambutannya menjelaskan bahwa pembangunan Gedung AR Fachruddin merupakan bagian dari implementasi Rencana Strategis (Renstra) yang dituangkan dalam Rencana Operasional (Renops) Universitas Muhammadiyah Palembang Tahun 2022–2027. Menurutnya, pembangunan ini bukan proyek jangka pendek, melainkan langkah terencana untuk menjawab kebutuhan institusional jangka panjang.
![]()
“Pembangunan gedung Fakultas Kedokteran ini merupakan langkah yang tepat dan strategis untuk memenuhi ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, khususnya di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang,” tegas Rektor.
Ia menuturkan bahwa gedung berlantai 8 tersebut juga menjadi bagian penting dalam upaya memenuhi standar yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Salah satu tuntutan utama adalah ketersediaan kawasan kampus yang terpadu dan terintegrasi guna menunjang kualitas pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi.
![]()
“Tujuan akhirnya jelas, yakni mendorong Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang untuk meraih predikat Akreditasi Unggul tahun 2027,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Abid Djazuli menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini juga merupakan jawaban atas harapan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Palembang yang mendambakan fasilitas pendidikan modern dan representatif. Sarana dan prasarana yang berkualitas dinilai menjadi faktor krusial dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus dalam membentuk lulusan yang berkompeten dan berakhlak mulia.
![]()
Ia menambahkan, dinamika regulasi pendidikan tinggi dan persaingan global di era Revolusi Industri 4.0 menuntut perguruan tinggi untuk terus berbenah. Modernisasi fasilitas kampus bukan lagi pilihan, melainkan keharusan jika ingin tetap relevan dan kompetitif.
“Universitas Muhammadiyah Palembang harus terus menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman. Modernisasi sarana dan prasarana merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga kualitas dan daya saing institusi,” kata Rektor.
![]()
Pembangunan Gedung AR Fachruddin juga dilaksanakan sesuai dengan master plan pengembangan pembangunan terpadu Universitas Muhammadiyah Palembang. Selain meningkatkan kualitas layanan akademik, proyek ini ditujukan untuk menambah daya tampung mahasiswa. Hal ini sejalan dengan meningkatnya animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Palembang dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kontribusi semua pihak sehingga pembangunan gedung baru Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang ini dapat terlaksana,” ujarnya.
![]()
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dr. Liza Chairani, Sp.A., M.Kes., menyampaikan bahwa pembangunan kembali Gedung AR Fachruddin menjadi momentum penting bagi pengembangan akademik Fakultas Kedokteran ke depan.
Pembangunan kembali Gedung AR Fachruddin bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari lompatan strategis Fakultas Kedokteran dalam memperkuat kapasitas akademik dan layanan pendidikan kesehatan.
![]()
Menurutnya, gedung baru ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan institusi dalam jangka panjang, termasuk rencana pembukaan Program Studi Dokter Gigi, program pendidikan dokter spesialis, serta Program Magister (S2) Ilmu Kesehatan. Seluruh pengembangan tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur yang representatif, modern, dan sesuai dengan standar pendidikan kedokteran nasional.
“Kami tidak ingin Fakultas Kedokteran hanya berjalan normatif. Gedung ini menjadi fondasi penting untuk peningkatan mutu pembelajaran, penguatan riset, serta pelayanan pendidikan klinik yang terintegrasi. Target kami jelas, Fakultas Kedokteran UM Palembang harus tumbuh sebagai institusi pendidikan kesehatan yang unggul dan berdaya saing,” tegasnya.
![]()
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Gedung AR Fachruddin akan menciptakan lingkungan akademik yang lebih kondusif bagi mahasiswa dan dosen, sekaligus mendukung pemenuhan standar LAM-PTKes secara menyeluruh. Dengan fasilitas yang memadai, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang optimistis dapat mempercepat pencapaian akreditasi unggul dan menghasilkan lulusan dokter yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Editor : Rianza Putra