um-palembang.ac.id – International Conference on Innovative Research for Sustainable Agriculture (IC-IRSA) 2026 yang diselenggarakan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang secara hybrid. Bertempat di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7, pada Selasa 14 April 2026.
Speaker yang hadir secara langsung yakni Prof. Datuk. Ir. Ts. Dr. Ahmad Fauzi bin Ismail dari Universiti Teknologi Malaysia, Dr. Muhammad Ahmad dari University of Tasmania Australia, Prof. Dr. Ir. Supli Effendi Rahim dari Universitas Muhammadiyah Palembang, kemudian Prof. Dr. Ir. Faisal Daud dari UM Palembang Indonesia, Jun Harbi, Ph.D., dan Dr. Irkhamiawan Ma’ruf, M.Si.
![]()
Sedangkan speaker yang hadir online melalui zoom meeting diantaranya Prof. Dr. Natrah Fatin dari Universiti Putra Malaysia, Dr. Wirach Tawapreeda PSU dari Thailand, Dr. Tan Reasmey dari Cambodia, Dr. Nik Norasma Che’ya dari Universiti Putra Malaysia (UPM), Dr. Puteri Edaroyati Binti Megat Wahab dari UPM, dan Prof. Dr. Arun Isloor dari National Institute of Technology Karnataka India.
Hadir juga Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Saleh Hidayat, M.Si., Wakil Rektor II Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., Dekan Fakultas Pertanian Dr. Helmi Zuryani, S.Pi., M.Si., Wakil Dekan, Kepala Biro Kerjasama dan Urusan Internasional Prof. Erna Yuliwati, Ph.D., Kaprodi, dosen, dan mahasiswa dari berbagai prodi Fakultas Pertanian.
![]()
Dr. Saleh Hidayat, M.Si., dalam sambutannya mewakili Rektor menyampaikan bahwa konferensi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi global dalam menghadapi isu-isu krusial yang tengah dihadapi dunia saat ini, seperti perubahan iklim, degradasi lahan, kelangkaan air, serta menurunnya keanekaragaman hayati.
“Permasalahan tersebut berdampak langsung terhadap keberlanjutan sistem pertanian dan ketahanan pangan global. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan inovatif dan kolaboratif untuk menciptakan solusi yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkelanjutan,” ungkapnya.
![]()
Konferensi ICIRSA 2026 mengusung semangat mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya pada poin Zero Hunger, Responsible Consumption and Production, serta Climate Action. Melalui forum ini, para peserta diajak untuk mengeksplorasi berbagai pendekatan mutakhir dalam bidang pertanian, termasuk pemanfaatan teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), bioteknologi, hingga konsep agroekologi dan pertanian presisi.
![]()
Selain menjadi ajang diseminasi hasil riset, IC-IRSA 2026 juga dirancang sebagai ruang strategis untuk membangun jejaring internasional yang kuat. Hal ini tercermin dari kehadiran para pembicara dan peserta yang berasal dari berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Australia, India, dan Kamboja.
Salah satu pembicara utama dalam konferensi ini adalah Prof. Ahmad Fauzi Ismail dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) yang dikenal sebagai pakar teknologi membran. Selain itu, hadir pula sejumlah keynote speaker dan invited speaker dari berbagai institusi ternama, yang turut memperkaya diskusi dengan perspektif lintas disiplin dan lintas negara.
![]()
Dirinya juga menegaskan bahwa konferensi ini memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya menghasilkan ide-ide inovatif untuk mendukung pertanian berkelanjutan, membangun kolaborasi internasional antara akademisi dan praktisi, melahirkan rekomendasi kebijakan berbasis riset, serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran lingkungan.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir inovasi yang mampu menjawab tantangan global sekaligus memperkuat ketahanan pangan di masa depan,” tambahnya.
![]()
Pada kesempatan yang sama, Dr. Helmi Zuryani, S.Pi., M.Si., mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya IC-IRSA 2026, mulai dari panitia, narasumber, hingga para peserta yang hadir baik secara langsung maupun virtual.
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang menyelenggarakan kegiatan ini dalam bagian implementasi MoA yang sudah ditandatangani dengan beberapa perguruan tinggi di Malaysia. Dengan harapan IC-IRSA 2026 semakin memperkuat internasionalisasi dan go internasional kelembagaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang.
![]()
![]()
Editor : Rianza Putra