um-palembang.ac.id – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat wawasan global dan kapasitas akademik melalui penyelenggaraan Internasional Lecture yang bertajuk “Integrating Data Intelligence and Modeling for Sustainable Environmental Solutions in Water Systems”. Kegiatan ini menghadirkan pakar teknologi membran dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), yakni Prof. Datuk Dr. Ahmad Fauzi Ismail, yang dikenal luas dalam bidang rekayasa lingkungan dan pengolahan air berbasis teknologi mutakhir.
Kuliah umum ini diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang pada Senin, 13 April 2026, dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika yang antusias mendalami isu-isu strategis terkait keberlanjutan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sistem air.
![]()
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., Dekan Fakultas Teknik Ir. Ahmad Junaidi, M.T., Kepala Biro Kerjasama dan Urusan Internasional Prof. Erna Yuliwati, Ph.D., Wakil Dekan, serta jajaran Ketua Program Studi di lingkungan Fakultas Teknik.
Dalam sambutannya, Ir. Ahmad Junaidi, M.T., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaan Prof. Ahmad Fauzi Ismail untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang. Menurutnya, kehadiran pakar internasional seperti ini sangat penting dalam membuka wawasan mahasiswa dan dosen terhadap perkembangan teknologi global.
![]()
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Prof. Ahmad Fauzi Ismail yang telah meluangkan waktu untuk memberikan kuliah umum. Ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa dan dosen untuk memahami perkembangan terbaru dalam bidang teknologi membran dan pengolahan air yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa isu keberlanjutan lingkungan, khususnya terkait pengelolaan air, menjadi tantangan global yang membutuhkan pendekatan multidisiplin. Oleh karena itu, integrasi antara data intelligence dan pemodelan sistem menjadi sangat relevan dalam menghasilkan solusi yang efektif dan efisien.
![]()
Dalam pemaparannya, Prof. Ahmad Fauzi Ismail menjelaskan pentingnya pemanfaatan data intelligence dalam meningkatkan kinerja sistem pengolahan air. Ia menyoroti bagaimana teknologi pemodelan dapat digunakan untuk memprediksi kualitas air, mengoptimalkan proses filtrasi, serta mengurangi biaya operasional dalam skala industri maupun domestik.
Menurutnya, teknologi membran menjadi salah satu solusi unggulan dalam menjawab tantangan krisis air bersih di berbagai belahan dunia. Dengan dukungan data yang akurat dan sistem pemodelan yang canggih, teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi pengolahan air sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
![]()
“Integrasi antara data intelligence dan teknologi membran memungkinkan kita untuk menciptakan sistem pengolahan air yang lebih adaptif, efisien, dan ramah lingkungan. Ini sangat penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pertumbuhan populasi global,” jelasnya.
Kuliah internasional ini juga membuka ruang diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Mahasiswa tampak aktif mengajukan pertanyaan terkait implementasi teknologi membran di Indonesia, peluang riset kolaboratif, serta tantangan dalam pengembangan sistem pengolahan air di daerah.
![]()
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi forum transfer ilmu, tetapi juga menjadi langkah dalam memperkuat kerja sama riset dan akademik antara Universitas Muhammadiyah Palembang dengan Universiti Teknologi Malaysia. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih yang berkelanjutan.
![]()
Editor : Rianza Putra