Kembangkan Model AI Deteksi Penyebar Hoaks, Kepala PUSDATIN Universitas Muhammadiyah Palembang Raih Gelar Doktor

um-palembang.ac.id – Dr. Sayfudin, S.Kom., M.Kom., Kepala Biro Pusat Data dan Teknologi Informasi (PUSDATIN) Universitas Muhammadiyah Palembang sukses menggelar Ujian Disertasi Ilmu Teknik Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya Kampus Palembang, pada Selasa 30 Juni 2026.

Dr. Sayfudin, S.Kom., M.Kom., mengangkat Judul Disertasi “Pendekatan Model Pencarian Profil Pelaku Penyebar Hoax dan Hate Speech Bersumber Data Publik Menggunakan Machine Learning” dengan Promotor Prof. Ir. Deris Stiawan, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN.Eng., dan Ko Promotor Ferdiansyah, M.Kom., Ph.D. Kemudian menghadirkan Dr. Eng. Anto Satriyo Nugroho, M.Eng. (BRIN) selaku Penguji Eksternal, dan Dian Palupi Rini, M.Kom., Ph.D., selaku Penguji Internal.

Penelitian ini dinilai relevan dengan perkembangan era digital saat ini, di mana penyebaran informasi palsu dan ujaran kebencian melalui berbagai platform media sosial menjadi tantangan serius bagi masyarakat, pemerintah, dan institusi pendidikan. Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, model yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung upaya mitigasi penyebaran hoaks dan konten negatif di ruang digital.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam pernyataannya memberikan ucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilan Dr. Sayfudin, S.Kom., M.Kom., yang telah berhasil menyelesaikan studi doktoralnya.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Universitas Muhammadiyah Palembang yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi akademik dan riset.

“Keberhasilan ini merupakan bukti bahwa tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Palembang terus berkembang serta mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik hingga jenjang doktor,” ungkapnya.

Editor : Rianza Putra