um-palembang.ac.id – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang melantik dan mengambil sumpah 12 dokter baru Periode I Tahun Akademik 2026/2027, pada Rabu (28/10/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium Gedung Prof. Drs. M. Djakfar Murod lantai 2, Palembang.
Pelantikan tersebut dihadiri Rektor UM Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Dekan Fakultas Kedokteran dr. Liza Chairani, Sp.A., M.Kes., Direktur Rumah Sakit BARI Palembang dr. Amelia, M.Kes., Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dr. Yudi Fadilah, Sp.PD., MARS., FINASIM., direksi jejaring rumah sakit pendidikan, serta Senat Fakultas Kedokteran.
![]()
Dalam sambutannya, Rektor UM Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menegaskan bahwa gelar dokter dan sumpah profesi yang diikrarkan bukan sekadar formalitas akademik, melainkan amanah moral yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT dan masyarakat.
“Gelar dokter dan sumpah yang baru saja diikrarkan bukan sekadar formalitas, melainkan janji suci dan amanah moral yang berat di hadapan Allah SWT. Sebagai lulusan kampus Islami, jadilah dokter yang humanis, responsif, berintegritas tinggi, dan senantiasa menanamkan nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan dalam setiap aspek pelayanan medis,” tegasnya.
![]()
Menurutnya, profesi dokter tidak hanya menuntut penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan klinis, tetapi juga membutuhkan empati, kejujuran, serta kepedulian terhadap kondisi pasien. Karena itu, para dokter baru diharapkan mampu memberikan pelayanan yang profesional tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.
Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengingatkan bahwa kepercayaan pasien merupakan hal penting yang harus dijaga melalui sikap profesional, komunikasi yang baik, dan komitmen untuk mengutamakan keselamatan pasien. Dokter harus mampu hadir sebagai penyembuh sekaligus pemberi harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
![]()
“Jadilah penyembuh yang membawa harapan, mudahkanlah urusan pasienmu, maka Allah akan memudahkan urusanmu,” pesannya Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., kepada para dokter yang baru dilantik.
Pelantikan 12 dokter baru ini menambah kontribusi Fakultas Kedokteran UM Palembang dalam menyiapkan tenaga medis profesional bagi masyarakat. Hingga saat ini, Fakultas Kedokteran UM Palembang telah melahirkan sebanyak 1.012 alumni dokter yang menjadi bagian dari pengabdian institusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
![]()
Capaian tersebut menjadi wujud komitmen UM Palembang dalam menjalankan peran perguruan tinggi, khususnya melalui pendidikan kedokteran yang mengintegrasikan kompetensi akademik, keterampilan profesi, etika kedokteran, dan nilai-nilai keislaman.
Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga menyampaikan bahwa keberhasilan melahirkan dokter-dokter baru juga tidak terlepas dari dukungan para orang tua, dosen, tenaga kependidikan, serta rumah sakit jejaring pendidikan yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan dan pembentukan kompetensi calon dokter.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atas kepercayaan yang diberikan kepada UM Palembang untuk mendidik putra-putri mereka hingga menyelesaikan pendidikan kedokteran.
![]()
Prof. Abid Djazuli mengatakan, UM Palembang saat ini terus bergerak maju dengan berfokus pada peningkatan mutu dan daya saing global menuju pencapaian predikat Unggul. Untuk mewujudkan target tersebut, seluruh unsur fakultas harus memiliki komitmen dan visi yang sama.
Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan keharmonisan interpersonal di lingkungan fakultas. Menurutnya, pencapaian predikat Unggul tidak dapat diwujudkan melalui kerja individu, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid, komunikasi yang sehat, serta keterbukaan di seluruh lini organisasi.
![]()
Selain itu, peningkatan kapasitas kolektif juga harus menjadi perhatian, mulai dari tata kelola akademik, penguatan fasilitas laboratorium, pengembangan inovasi penelitian, hingga peningkatan kualitas pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi.
Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., turut mengingatkan agar standar mutu internasional tidak hanya dipandang sebagai dokumen administratif atau persyaratan akreditasi. Standar tersebut harus diwujudkan menjadi budaya kerja nyata yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh sivitas akademika, terutama dalam mendidik calon dokter yang kompeten dan beretika.
![]()
“Lidi tidak akan mampu menyapu jika hanya sebatang, namun ia akan menjadi kekuatan yang luar biasa jika diikat dengan erat. Begitu pula dengan kita di Fakultas Kedokteran ini,” ungkapnya, mengibaratkan pentingnya persatuan dan kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama.
Pelantikan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Fakultas Kedokteran UM Palembang untuk menghasilkan dokter yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan keterampilan medis, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta karakter Islami dalam setiap pengabdiannya.
Editor : Rianza Putra