Mahasiswa Internasional Universitas Muhammadiyah Palembang Ukir Prestasi, Mohammed Sami Raih Juara 3 The First Bidar Sritures Award 2026

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Mohammed Sami, mahasiswa internasional asal Sudan dari Program Studi Teknik Informasi Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang, berhasil meraih Juara 3 pada ajang The First Bidar Sritures Award 2026 kategori Storytelling. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Universitas Bina Darma (UBD) Palembang dan berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026.

Ajang The First Bidar Sritures Award 2026 merupakan kompetisi yang berfokus pada penguatan literasi, kreativitas, serta pelestarian budaya lokal melalui media digital. Pada kategori storytelling, peserta ditantang menyajikan cerita rakyat atau dongeng daerah dalam bentuk video dengan pendekatan naratif yang kuat, kreatif, dan komunikatif. Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk peserta internasional yang tengah menempuh studi di Indonesia.

Dalam kompetisi tersebut, Mohammed Sami mengangkat cerita rakyat khas Kota Palembang yang dikemas dalam format video storytelling. Dengan kemampuan bertutur yang baik, penguasaan alur cerita, serta visualisasi yang menarik, karya Mohammed Sami berhasil mencuri perhatian dewan juri. Meski bersaing dengan banyak peserta, mahasiswa asal Sudan ini mampu menunjukkan kualitas storytelling yang solid dan relevan dengan nilai budaya lokal Palembang.

Selain meraih Juara 3, Mohammed Sami juga mendapatkan apresiasi tambahan berupa beasiswa kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) selama 6 bulan di Universitas Bina Darma Palembang. Beasiswa ini menjadi bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam mempromosikan budaya lokal Indonesia melalui karya kreatif, sekaligus memperkuat kemampuan bahasa Indonesia sebagai mahasiswa internasional.

Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi Mohammed Sami mencerminkan kualitas pembinaan mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional, di Universitas Muhammadiyah Palembang.

“Prestasi yang diraih Mohammed Sami menunjukkan bahwa mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Palembang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat regional. Ini bukan hanya soal juara, tetapi juga tentang kemampuan beradaptasi, memahami budaya lokal, dan mengekspresikannya secara kreatif,” ujar Dr. Eko Ariyanto.

Ia juga menambahkan bahwa capaian ini sejalan dengan komitmen Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mendukung internasionalisasi kampus, sekaligus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan akademik maupun nonakademik yang berdampak luas.

“Kami terus mendorong mahasiswa, baik lokal maupun internasional, untuk berani tampil, berkompetisi, dan membawa nama baik universitas. Kampus memberikan ruang dan dukungan agar potensi mahasiswa bisa berkembang maksimal,” tegasnya.

Keberhasilan Mohammed Sami juga menjadi bukti bahwa lingkungan akademik Universitas Muhammadiyah Palembang terbuka dan inklusif bagi mahasiswa dari berbagai negara. Melalui kegiatan seperti lomba storytelling, mahasiswa internasional tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga berinteraksi langsung dengan budaya Indonesia, khususnya budaya lokal Sumatera Selatan.

Bagi Mohammed Sami, ajang ini menjadi pengalaman berharga selama menempuh studi di Indonesia. Ia mengaku tertarik mengangkat cerita rakyat Palembang karena nilai-nilai moral dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, serta keunikan budaya yang berbeda dari negara asalnya.

Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Universitas Muhammadiyah Palembang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan minat, bakat, dan kreativitas mahasiswa sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan berdaya saing global.

Editor : Rianza Putra