Reses DPRD Sumsel di Universitas Muhammadiyah Palembang, Mahasiswa Sampaikan Aspirasi dan Solusi untuk Daerah

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menjadi ruang dialog antara dunia akademik dan pemangku kebijakan. Kali ini, kampus yang telah meraih akreditasi Unggul tersebut menjadi lokasi pelaksanaan Reses Masa Sidang VI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Palembang, yang berlangsung di Halaman Gedung KH Faqih Usman, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan reses tersebut dihadiri anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, yakni Abdullah Taufik, S.E., M.M., Aryuda Perdana Kusuma, S.Sos., Muhammad Toha, S.Ag., Ir. Romiana Hidayati, H. Chairul Matdiah, S.H., M.H., dan Firmansyah Hakim, S.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Yudha Mahrom DS, S.E., M.Si., para dosen, serta ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palembang.

Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh anggota DPRD Sumatera Selatan yang memilih Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai lokasi pelaksanaan reses.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga legislatif dalam membangun daerah melalui pertukaran gagasan serta aspirasi generasi muda.

“Universitas Muhammadiyah Palembang menyambut baik kegiatan reses ini. Kehadiran anggota DPRD di tengah civitas akademika menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, harapan, serta berbagai persoalan yang mereka temui di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sri Rahayu, S.E., M.M., juga memperkenalkan Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Sumatera Selatan yang telah memperoleh akreditasi Unggul. Selain itu, ia turut mengajak para anggota DPRD Sumatera Selatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Program Doktor (S3) Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Palembang.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, termasuk bagi para pemimpin dan pengambil kebijakan.

Sementara itu, Koordinator Kegiatan Reses DPRD Sumatera Selatan, H. Chairul Matdiah, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Palembang atas dukungan dan fasilitasi sehingga kegiatan reses dapat terlaksana dengan baik.

Menurutnya, perguruan tinggi merupakan tempat yang tepat untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan mahasiswa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai persoalan sosial, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Palembang yang telah memberikan ruang kepada anggota DPRD Sumatera Selatan untuk berdialog langsung dengan mahasiswa. Reses ini menjadi sarana untuk mendengar berbagai masukan dan pandangan generasi muda yang nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan daerah,” katanya.

Pada sesi dialog, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang secara aktif menyampaikan berbagai aspirasi dan pandangan terkait isu-isu yang berkembang di masyarakat. Berbagai topik yang dibahas meliputi peningkatan kualitas pendidikan, peluang kerja bagi lulusan perguruan tinggi, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, hingga persoalan lingkungan yang menjadi perhatian masyarakat Kota Palembang.

Para anggota DPRD Sumatera Selatan memberikan tanggapan serta penjelasan terkait fungsi legislatif dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui program-program pembangunan yang tepat sasaran.

Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memahami lebih jauh mekanisme kerja DPRD sekaligus menyampaikan harapan agar aspirasi generasi muda dapat menjadi bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan di tingkat daerah.

Editor : Rianza Putra