um-palembang.ac.id – Lembaga Al-Islam Kemuhammadiyahan dan Kaderisasi Universitas Muhammadiyah Palembang menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) bagi mahasiswa angkatan tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 27–28 Juni 2025, bertempat di Pondok Pesantren Thawalib Sriwijaya, Kota Palembang, dengan mengusung tema “Internalisasi Nilai Islam dan Kemuhammadiyahan Sebagai Fondasi Mahasiswa Berkemajuan”.
Dekan FEB Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Yudha Mahrom DS, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa Baitul Arqam Mahasiswa merupakan program wajib yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FEB. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai pengenalan terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah, tetapi juga sebagai bentuk pembinaan ideologis, spiritual, dan karakter bagi mahasiswa baru.
“Pelaksanaan BAM menjadi wahana strategis dalam memperkenalkan Muhammadiyah secara lebih mendalam, mulai dari sisi ideologi, gerakan dakwah, hingga sistem kaderisasi. Dengan BAM, mahasiswa akan memahami bahwa mereka tidak hanya menuntut ilmu, tetapi juga sedang dibina sebagai kader umat, kader persyarikatan, dan kader bangsa,” tegas Dr. Yudha.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sertifikat kelulusan BAM akan menjadi persyaratan wajib untuk mengikuti seminar proposal penelitian, sehingga keberadaan kegiatan ini sangat penting dan strategis dalam alur akademik mahasiswa.
Pelaksanaan BAM FEB Universitas Muhammadiyah Palembang dilakukan dalam 3 batch hingga pertengahan Juli 2025, mengingat tingginya jumlah peserta. Setiap batch diikuti oleh lebih dari 120 mahasiswa lebih. Hal ini menunjukkan antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kegiatan yang sarat dengan pembinaan keagamaan dan nilai kemuhammadiyahan tersebut.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., saat membuka acara dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Baitul Arqam Mahasiswa merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam menanamkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan kepada para mahasiswa.
“Insya Allah, Baitul Arqam Mahasiswa akan dihitung setara 1 SKS dan akan segera ditetapkan melalui Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ini merupakan bentuk integrasi antara pembinaan ideologis dan sistem akademik di Universitas Muhammadiyah Palembang” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan bukan hanya mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan moral, etika, dan spiritual yang kuat. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi muda berkemajuan yang membawa nilai-nilai Islam dalam setiap peran sosial dan profesional mahasiswa.
Beragam manfaat dan implikasi positif dapat diperoleh mahasiswa dari BAM Universitas Muhammadiyah Palembang, antara lain: Pemahaman mendalam tentang sejarah dan gerakan Muhammadiyah, Pembinaan akhlak dan spiritualitas Islam, Peningkatan kesadaran berorganisasi dan berkontribusi di tengah masyarakat, dan Pembentukan karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Kegiatan BAM Universitas Muhammadiyah Palembang juga menghadirkan para pemateri dari unsur pimpinan Persyarikatan, dosen, serta tokoh Muhammadiyah yang berpengalaman dalam bidang dakwah, kepemimpinan, dan pembinaan mahasiswa.
Dengan terlaksananya BAM, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan profesional, tetapi juga kuat dalam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam serta ideologi Muhammadiyah.
Editor : Rianza Putra