um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui penguatan Lembaga Bahasa. Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan delegasi United States (US) Consulate General in Medan dan Regional English Language Office (RELO) Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, pada Jumat 31 Juli di Gedung KH. Faqih Usman Lantai 5.
Delegasi yang hadir terdiri atas Jose Diaz dan Rachma Jaurinata dari US Consulate General in Medan, serta Kevin McCaughey dan Ayunda Siagian dari Regional English Language Office (RELO), US Embassy Jakarta. Kehadiran delegasi disambut Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., Wakil Rektor I Dr. Saleh Hidayat, M.Si., Kepala Biro Kerjasama dan Urusan Internasional Prof. Erna Yuliwati, Ph.D., dan Pengelola Lembaga Bahasa.
![]()
Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., menyampaikan apresiasi atas kunjungan US Consulate General in Medan, dan Regional English Language Office (RELO), US Embassy Jakarta di Universitas Muhammadiyah Palembang.
Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus bukti nyata komitmen Pemerintah Amerika Serikat dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Sumatera Selatan, khususnya di Universitas Muhammadiyah Palembang.
Universitas Muhammadiyah Palembang memiliki visi menjadi perguruan tinggi yang unggul, Islami, dan berdaya saing global. Salah satu fondasi utama untuk mewujudkan visi tersebut adalah penguasaan bahasa Inggris oleh seluruh sivitas akademika.
![]()
“Lembaga Bahasa memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung internasionalisasi universitas. Kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa maupun dosen agar mampu bersaing di tingkat internasional,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Lembaga Bahasa Universitas Muhammadiyah Palembang memiliki tiga fokus utama pengembangan. Pertama, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja global maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Kedua, memperkuat kapasitas dosen dalam pengajaran bahasa Inggris sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah internasional. Ketiga, mengembangkan layanan tes dan pelatihan bahasa yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas di Sumatera Selatan.
![]()
Lebih lanjut, Universitas Muhammadiyah Palembang berharap kolaborasi dengan US Consulate General in Medan dan Regional English Language Office dapat membuka berbagai peluang kerja sama yang lebih luas. Di antaranya melalui program English Access Microscholarship, pelatihan guru bahasa Inggris, penyediaan sumber belajar, hingga program sertifikasi kompetensi bahasa.
“Kami berharap pertemuan ini menghasilkan rencana tindak lanjut yang konkret dan menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara Universitas Muhammadiyah Palembang dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kevin McCaughey dan Ayunda Siagian dari Regional English Language Office (RELO), US Embassy Jakarta menjelaskan bahwa pihaknya ingin menjalin kemitraan bersama Universitas Muhammadiyah Palembang dalam berbagai program kerja sama dalam peningkatan kemampuan berbahasa Inggris dengan sejumlah perguruan tinggi, sekolah dasar, sekolah menengah, hingga Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Program-program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris, penguatan kompetensi tenaga pendidik, serta pengembangan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global.
Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak sekolah di Indonesia yang belum memiliki guru bahasa Inggris dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi yang memadai. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan sumber belajar menjadi salah satu prioritas dalam berbagai program yang dijalankan bersama mitra pendidikan di Indonesia.
Selain itu, RELO juga berencana melaksanakan program Workplace English Skills atau program keterampilan berbahasa Inggris untuk dunia kerja yang dijadwalkan mulai bergulir pada April 2027 hingga Mei 2028. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional dan industri, sehingga dapat meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja global.
Melihat potensi dan komitmen Universitas Muhammadiyah Palembang dalam pengembangan kompetensi bahasa Inggris, pihak RELO menyatakan keinginannya untuk menggandeng Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai mitra pelaksana program tersebut selama satu tahun.
Kerja sama ini diharapkan dapat menghadirkan berbagai kegiatan, seperti pelatihan, workshop, pendampingan, serta pengembangan kapasitas mahasiswa, dosen, guru, dan masyarakat, sehingga memberikan dampak yang lebih luas terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Sumatera Selatan.
Editor : Rianza Putra