175 Mahasiswa Baru Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Ikuti BAM, Perkuat Karakter Al Islam Kemuhammadiyahan

um-palembang.ac.id – Sebanyak 175 mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang tahun akademik 2026/2027 mengikuti Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) Batch 2 yang diinisiasi Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dan Kaderisasi.

BAM Universitas Muhammadiyah Palembang tersebut mengusung tema “Internalisasi Nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dalam Membentuk Mahasiswa Berkarakter, Berkemajuan, dan Berjiwa Kepemimpinan”, kegiatan BAM berlangsung selama 2 hari, Sabtu–Minggu, 17–18 Oktober 2026, di Masjid Al-Hikmah Kampus A Universitas Muhammadiyah Palembang.

Turut hadir dalam BAM ini, Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., Ketua Lembaga AIK dan Kaderisasi Dr. Yahya, Lc., M.Pd.I., Anggota Badan Pembina Harian Drs. Abu Hanifah, serta tim instruktur.

Dr. Yahya, Lc., M.Pd.I., Dalam laporannya menjelaskan bahwa BAM merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang. Pelaksanaannya merupakan amanah Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Dikti Litbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

BAM Universitas Muhammadiyah Palembang dirancang untuk memperkenalkan Muhammadiyah secara menyeluruh, mulai dari sejarah, ideologi, hingga gerakan persyarikatan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mengenal Muhammadiyah sebagai organisasi, tetapi juga memahami nilai, tujuan, dan kontribusinya dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., dalam arahannya menegaskan bahwa BAM memiliki peran strategis dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan keislaman, integritas moral, dan kepedulian sosial.

Ia menyampaikan bahwa mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai calon sarjana hukum memiliki tanggung jawab besar dalam menegakkan keadilan, menjunjung tinggi kejujuran, serta memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Karena itu, penguatan nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan menjadi bekal penting agar mahasiswa mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan akhlak dan tanggung jawab moral.

“Melalui Baitul Arqam Mahasiswa ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya menjadi insan yang cerdas dan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, integritas, disiplin, serta jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Terlebih bagi mahasiswa Fakultas Hukum, nilai kejujuran, keadilan, dan keberpihakan kepada kebenaran harus menjadi prinsip yang dipegang teguh dalam kehidupan akademik maupun ketika kelak mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., menekankan bahwa mahasiswa perlu menjadikan nilai-nilai Kemuhammadiyahan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan kampus. Semangat berkemajuan, sikap kritis, kepedulian terhadap persoalan sosial, serta kemampuan bekerja sama harus tumbuh seiring dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan profesionalisme.

Ia juga berharap peserta BAM dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan mengambil pelajaran dari materi yang diberikan oleh para instruktur. Dengan demikian, nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi dapat diterapkan dalam perilaku sehari-hari.

Pelaksanaan BAM Batch 2 ini menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan kepribadian dan spiritualitas mahasiswa. Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang keilmuan, tetapi juga membentuk generasi yang beretika, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Editor : Rianza Putra