Australian People Management Institute dan Universitas Muhammadiyah Palembang Tandatangani MoU, Gelar First Aid Training

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kerja sama internasional. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Australian People Management Institute (APMI) dan Universitas Muhammadiyah Palembang, yang dirangkaikan dengan kegiatan International First Aid Training, pada Rabu (15/4/2026).

MoU tersebut ditandatangani Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan Mr Muhammad Saghir Ahmad dari Australian People Management Institute. Berlangsung di Aula Gedung Prof. Djakfar Murod dan diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas.

Turut hadir, Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Kepala Biro Kerjasama dan Urusan Internasional Prof. Erna Yuliwati, Ph.D., dan Dekan Fakultas Teknik Ir. Ahmad Junaidi, M.T.

Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kerja sama strategis ini. Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga internasional seperti APMI menjadi langkah konkret dalam mendorong kampus menuju standar global, khususnya dalam penguatan keterampilan berbasis kompetensi.

“Kerja sama ini bukan hanya seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas civitas akademika. Pelatihan pertolongan pertama ini sangat penting, karena menyangkut keselamatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kemampuan first aid atau pertolongan pertama merupakan keterampilan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap individu, terlebih di lingkungan pendidikan yang memiliki mobilitas tinggi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peserta mampu memberikan respon cepat dan tepat dalam situasi darurat sebelum penanganan medis profesional dilakukan.

Sementara itu, Mr. Muhammad Saghir Ahmad, memperkenalkan program pelatihan darurat yang dirancang secara khusus oleh The Victorian College of Training and Development Pty Ltd (VCTD). Program ini dirancang berbasis standar internasional dengan pendekatan kompetensi yang menitikberatkan pada kesiapan peserta dalam menghadapi berbagai kondisi kritis.

Ia menjelaskan bahwa VCTD merupakan Registered Training Organization (RTO No. 45114) yang telah memiliki reputasi global dalam penyelenggaraan pelatihan profesional. Kurikulum yang digunakan telah disesuaikan dengan kebutuhan industri dan tenaga kerja internasional, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang aplikatif.

“Pelatihan ini mencakup berbagai aspek penanganan darurat, mulai dari penilaian kondisi korban, teknik resusitasi jantung paru (CPR), hingga penanganan cedera umum. Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta memiliki kemampuan dasar yang dapat menyelamatkan nyawa,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi juga mengikuti simulasi langsung yang dipandu oleh instruktur berpengalaman. Metode pelatihan interaktif ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kepercayaan diri peserta dalam menghadapi situasi nyata.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi Universitas Muhammadiyah Palembang dalam memperluas jejaring global serta menghadirkan program-program pelatihan berstandar internasional. Melalui kerja sama ini, diharapkan akan terbuka peluang kolaborasi lain di bidang pendidikan, pelatihan, maupun pengembangan profesional.

Editor : Rianza Putra