um-palembang.ac.id – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode Mei Tahun Akademik 2025/2026, yang bertempat di Ballroom Anggrek Kebon Gede Kota Palembang, pada Rabu 20 Mei 2026.
Sebanyak 80 dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dilantik dalam momen ini, dan merupakan bagian dari 97% mahasiswa Fakultas Kedokteran yang lolos dalam Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter tahun 2026 ini.
![]()
![]()
Hadir dalam kegiatan ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Wakil Rektor I Dr. Saleh Hidayat, M.Si., Dekan Fakultas Kedokteran dr. Liza Chairani, Sp.A., M.Kes., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., Direktur RS Muhammadiyah Palembang dr. Yudi Fadilah, Sp.PD., FINASIM., MARS., dan Senat Fakultas Kedokteran.
Mengawali sambutannya, Dr. Saleh Hidayat, M.Si., mengucapkan selamat kepada 80 dokter yang hari ini dilantik dan diambil sumpah. Momentum ini adalah anugerah Allah SWT yang patut disyukuri. Menurutnya, profesi dokter bukan sekadar pekerjaan untuk mencari penghasilan, melainkan sebuah panggilan kemanusiaan yang sarat dengan amanah dan tanggung jawab.
![]()
![]()
“Hari ini adalah hari yang membahagiakan, tetapi sumpah yang Saudara ucapkan bukan hanya tanda memasuki dunia kerja. Sumpah tersebut adalah pintu menuju dunia pengabdian. Jadilah dokter yang tidak hanya terampil secara profesional, tetapi juga memiliki hati nurani dan empati sehingga kehadiran Saudara menjadi cahaya bagi masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan lulusan perguruan tinggi lain. Selain memperoleh kompetensi kedokteran sesuai standar nasional, mahasiswa juga dibekali pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang memperkuat aspek moral dan etika profesi.
![]()
![]()
“Saudara adalah alumni Fakultas Kedokteran yang berasaskan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi pembeda dan kekuatan dalam menjalankan profesi dokter di tengah masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Saleh Hidayat, M.Si., juga menitipkan sejumlah pesan kepada para dokter baru. Pertama, menjaga integritas dengan menegakkan etika kedokteran, menjaga kerahasiaan pasien, dan memberikan pelayanan tanpa membedakan latar belakang sosial. Kedua, tetap rendah hati dengan mengedepankan empati dan ketulusan dalam melayani masyarakat. Ketiga, terus belajar sepanjang hayat karena ilmu kedokteran berkembang sangat cepat dan menuntut dokter untuk selalu memperbarui pengetahuan serta keterampilannya.
![]()
![]()
“Setelah upacara ini selesai, peluklah orang tua saudara dan ucapkan terima kasih. Di balik keberhasilan hari ini terdapat tetesan keringat, air mata, dan doa yang tidak pernah putus dari mereka,” pesannya.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran.
Hal tersebut dibuktikan dengan capaian membanggakan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang, yakni tingkat kelulusan Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD) periode Februari 2026 yang mencapai 97 persen. Capaian tersebut menjadi indikator kuat mutu pendidikan yang diselenggarakan serta komitmen institusi dalam melahirkan dokter-dokter berkualitas dan siap bersaing.
![]()
![]()
Tak hanya fokus pada pendidikan, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang juga terus mendorong pengembangan riset kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Para alumni diharapkan mampu berkontribusi tidak hanya dalam pelayanan klinis, tetapi juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian sosial di berbagai daerah.
“Universitas Muhammadiyah Palembang selalu menanti keberhasilan dan kabar baik dari para alumni. Kembalilah ke kampus dengan segudang prestasi dan penghargaan yang diperoleh dari pengabdian sebagai dokter bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Editor : Rianza Putra