Universitas Muhammadiyah Palembang Gandeng Woosong University, Buka Peluang Double Degree dan Student Exchange Internasional

um-palembang.ac.id – Komitmen Universitas Muhammadiyah Palembang dalam memperluas jejaring internasional kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Global Education Opportunities bersama Rezia Usman selaku Regional Director of International Relations Woosong University, Korea Selatan, yang berlangsung di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7 Universitas Muhammadiyah Palembang, pada Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang diikuti mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas tersebut menjadi momentum penting bagi Universitas Muhammadiyah Palembang dalam memperluas akses pendidikan global sekaligus meningkatkan kualitas lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Selain menghadirkan seminar mengenai peluang pendidikan global, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Palembang dan Woosong University mencakup program student exchange dan double degree yang akan melibatkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., Wakil Rektor IV Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Luar Negeri Prof. Dr. Erna Yuliwati, Ph.D., para dekan, Kaprodi, dosen, serta mahasiswa dari berbagai fakultas.

Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., menyampaikan bahwa kerja sama internasional merupakan bagian dari strategi kampus dalam memperkuat pencapaian visi Universitas Muhammadiyah Palembang menjadi perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global.

Menurutnya, Universitas Muhammadiyah Palembang terus berupaya menghadirkan berbagai peluang bagi mahasiswa agar dapat memperoleh pengalaman belajar di luar negeri tanpa harus meninggalkan identitas dan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mengikuti program internasional. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi akademik, kemampuan bahasa, serta memperluas jejaring global,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa program double degree dan student exchange menjadi salah satu bentuk implementasi internasionalisasi kampus yang saat ini terus diperkuat oleh Universitas Muhammadiyah Palembang melalui berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri.

“Kolaborasi dengan Woosong University diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang, termasuk bidang penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran dosen, hingga program pengabdian kepada masyarakat berskala internasional.

Dalam paparannya, Rezia Usman menjelaskan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi maupun mengikuti program akademik internasional di Korea Selatan. Ia menyoroti perkembangan pesat sektor pendidikan tinggi di Korea yang didukung teknologi, inovasi, dan kolaborasi dengan industri global.

Menurutnya, Woosong University memiliki berbagai program internasional yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi global, kemampuan bahasa asing, serta pengalaman lintas budaya yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.

“Mahasiswa saat ini harus memiliki perspektif global. Melalui program pertukaran mahasiswa maupun double degree, mereka tidak hanya memperoleh pengalaman akademik internasional, tetapi juga memahami budaya dan sistem pendidikan yang berbeda sehingga memiliki daya saing yang lebih kuat,” pungkasnya.

Editor : Rianza Putra