Seleksi Beasiswa Tahfidz Universitas Muhammadiyah Palembang, Wujud Apresiasi Bagi Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi intelektual yang unggul sekaligus berkarakter Islami melalui penyelenggaraan Seleksi Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an. Sebanyak 15 mahasiswa dari berbagai fakultas mengikuti seleksi yang digelar di Gedung KH. Faqih Usman Lantai 5, Rabu (1/7/2026).

Program beasiswa ini menjadi salah satu bentuk apresiasi Universitas Muhammadiyah Palembang terhadap mahasiswa yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an. Selain mendorong prestasi akademik, program tersebut juga bertujuan memperkuat nilai-nilai keislaman dan membangun budaya Qurani di lingkungan kampus.

Para peserta yang mengikuti seleksi berasal dari berbagai program studi dengan capaian hafalan yang beragam, mulai dari 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz. Kemampuan hafalan tersebut kemudian diuji secara langsung oleh tim juri yang kompeten di bidangnya.

Mahasiswa penghapal Al-Quran 10 juz akan mendapatkan beasiswa 20% potongan UKT, 20 juz beasiswa 30% potongan UKT, 30 juz potongan UKT 100%, untuk seluruh Prodi. Sedangkan Prodi Kedokteran mendapat potongan 30% potongan UKT.

Tim juri dalam seleksi ini terdiri dari Ketua Lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Yahya, Lc., M.Pd.I., serta Amrullah, S.Pd.I., M.Pd.I. Keduanya melakukan penilaian secara objektif terhadap kualitas hafalan, ketepatan bacaan, tajwid, serta kelancaran peserta dalam melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Peserta seleksi berasal dari 3 fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palembang. Dari Fakultas Kedokteran terdapat Nur Annisa, Andi Riswan, Muhammad Arif Setiawan, Muhammad Ikhsanul Faqih, dan Intan Mirzanti Buja.

Sementara itu, dari Fakultas Teknik terdapat Ahmad Benardi Alqirand, Ferdy Eka Putra, Muhammad Nuhkenda Alfasya, dan Muhammad Shidqi. Adapun peserta dari Fakultas Agama Islam terdiri atas Agung Alfarizi, Iqlima Zaitun, Danu Yusuf, Fira Yuniar, Muhammad Adil, dan Mona Rahma Chairunnisa.

Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seleksi beasiswa tersebut. Menurutnya, kemampuan menghafal Al-Qur’an merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan patut mendapatkan dukungan dari perguruan tinggi.

Ia menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Palembang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga berkomitmen membentuk mahasiswa yang memiliki akhlak mulia, spiritualitas yang kuat, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Mahasiswa penghafal Al-Qur’an merupakan aset berharga bagi kampus. Mereka tidak hanya menunjukkan kecerdasan intelektual, tetapi juga ketekunan, disiplin, dan komitmen dalam menjaga serta mengamalkan Al-Qur’an. Karena itu, universitas memberikan perhatian khusus melalui program Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., berharap program ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an, meningkatkan kualitas ibadah, serta mengembangkan potensi diri secara seimbang antara aspek akademik dan spiritual.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, kehadiran generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an menjadi kebutuhan penting dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Program Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an juga merupakan bagian dari upaya Universitas Muhammadiyah Palembang dalam memperkuat implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus. Melalui program ini, universitas berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga memiliki karakter religius dan mampu menjadi teladan di masyarakat.

Editor : Rianza Putra