Medco E&P Sakakemang Gandeng Universitas Muhammadiyah Palembang, Siapkan Kajian Multidisiplin Pengembangan Lapangan Kaliberau

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang terus memperkuat sinergi dengan dunia industri berskala nasional melalui kerjasama Medco E&P Sakakemang B.V. dalam pelaksanaan kajian multidisiplin dan pendampingan teknis untuk pengelolaan aspek pertanahan, sosial, dan tata ruang pada area rencana pengembangan Lapangan Kaliberau, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Komitmen kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Kuasa Khusus Swakelola Kajian Multidisiplin dan Pendampingan Teknis oleh Medco E&P Sakakemang B.V. bersama Pusat Studi Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan (PSL-PB) UM Palembang, Kamis (29/10/2026).

Dokumen tersebut ditandatangani oleh General Manager Medco E&P Sakakemang B.V. Doddy P. Widigdo dan Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., selaku Ketua Tim Pelaksana.

Kegiatan ini turut dihadiri Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Wakil Rektor I Dr. Saleh Hidayat, M.Si., Direktur PSL-PB Dr. Irkhamiawan Ma’ruf, S.Pi., M.Si., serta Senior Manager Relation Medco E&P Sakakemang B.V. Dewi Shinta Anggraini.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan kawasan yang memerlukan kajian komprehensif dari berbagai disiplin ilmu. Aspek pertanahan, sosial, dan tata ruang menjadi perhatian penting agar proses pengembangan dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah serta kepentingan masyarakat di sekitar area kegiatan.

Senior Manager Relation Medco E&P Sakakemang B.V. Dewi Shinta Anggraini menyampaikan apresiasi terhadap peran akademisi Universitas Muhammadiyah Palembang yang selama ini menjadi mitra dalam mendukung berbagai kebutuhan perusahaan.

Menurutnya, akademisi Universitas Muhammadiyah Palembang merupakan mitra terbaik bagi Medco E&P Sakakemang B.V. dalam membangun kolaborasi yang melibatkan keahlian ilmiah, pemahaman terhadap kondisi wilayah, serta pendekatan yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan perusahaan.

Melalui kerja sama ini, PSL-PB Universitas Muhammadiyah Palembang akan melaksanakan kajian multidisiplin dan pendampingan teknis untuk mendukung pengelolaan aspek pertanahan, sosial, dan tata ruang di area rencana pengembangan Lapangan Kaliberau, Kabupaten Musi Banyuasin.

Pelaksanaan kajian tersebut diharapkan dapat membantu memastikan bahwa berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan kawasan dipersiapkan secara terukur, sesuai kebutuhan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dewi Shinta Anggraini juga berharap seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Koordinasi antara Medco E&P Sakakemang B.V. dan tim akademisi Universitas Muhammadiyah Palembang menjadi salah satu unsur penting untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berlangsung efektif dan berkesinambungan.

Dalam rencana pengembangan yang disampaikan, target pemasaran gas kepada masyarakat ditetapkan pada kuartal III 2027. Target tersebut menjadi salah satu konteks penting bagi pelaksanaan tahapan pengembangan, dengan tetap memperhatikan proses teknis dan persyaratan yang berlaku.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri berskala nasional.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam menyelenggarakan pendidikan dan menghasilkan lulusan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kerja sama ini menjadi wujud nyata sinergi Universitas Muhammadiyah Palembang dengan dunia industri. Ilmu pengetahuan yang dikembangkan di perguruan tinggi harus mampu memberikan dampak nyata di lapangan, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah kegiatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Universitas Muhammadiyah Palembang siap mengerahkan potensi akademik dan riset yang dimiliki dosen untuk mendukung pelaksanaan kajian multidisiplin tersebut. Melalui PSL-PB, berbagai kompetensi keilmuan diharapkan dapat dipadukan untuk menghasilkan kajian yang relevan dengan kebutuhan pengembangan Lapangan Kaliberau.

Pendekatan multidisiplin menjadi penting karena pengembangan kawasan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan operasional, tetapi juga menyangkut kondisi sosial masyarakat, pemanfaatan lahan, kesesuaian tata ruang, serta perhatian terhadap aspek lingkungan dan keberlanjutan.

Dengan demikian, hasil kajian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan teknis yang mendukung pengambilan keputusan secara lebih terukur, sekaligus membantu mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperhatikan selama proses pengembangan berlangsung.

Rektor juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan kemitraan antara Universitas Muhammadiyah Palembang dan Medco E&P Sakakemang B.V. Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang menghasilkan manfaat lebih luas.

“Harapan kita, langkah yang telah dibangun ini dapat terus berkesinambungan dan dilanjutkan melalui berbagai program kerja lainnya. Universitas Muhammadiyah Palembang siap bersinergi dengan dunia industri melalui pemanfaatan riset, kompetensi dosen, dan sumber daya akademik yang dimiliki,” tambahnya.

Keterlibatan PSL-PB Universitas Muhammadiyah Palembang dalam kegiatan ini sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis kajian ilmiah. Kolaborasi antara akademisi dan industri membuka ruang bagi pemanfaatan hasil penelitian untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Bagi Universitas Muhammadiyah Palembang, kemitraan ini sejalan dengan komitmen untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi melalui penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, dan kerja sama strategis dengan berbagai pemangku kepentingan.

Editor : Rianza Putra