um-palembang.ac.id

PCIM Jerman Raya dan Universitas Muhammadiyah Palembang Sepakati MoU Kerja Sama

um-palembang.ac.id – Dalam rangka penguatan proses internasionalisasi, Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menjalin kerja sama dengan lembaga di luar negeri. Kerjasama akademik yang diinisiasi Kantor Urusan Internasional kali ini dijalin oleh Universitas Muhammadiyah Palembang dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman Raya.

Dalam penandatanganannya Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan pada Selasa (8/12/2020), di Kantor Pusat Administrasi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan Muhammad Rokib, Ketua Dewan PCIM Jerman Raya.

um-palembang.ac.id

Dalam kegiatan penandatanganan MoU ini juga turut diselenggarakan kuliah umum bersama Muhammad Farid Makruf, S.T., M.T., Ph.D., Atase Pendidikan & Kebudayaan RI di Kuala Lumpur., Dr. Rahmad Adi Wibowo Peneliti Australian Institute, dan Penandatanganan MoA antara Direktur Program Pasacasarjana Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., dengan Atase Pendidikan & Kebudayaan RI di Kuala Lumpur.

Turut hadir Wakil Rektor I Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Fatimah, S.E, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., Wakil Rektor IV Dr. Antoni, M.H.I., dan Erna Yulinawati, Ph.D., Kepala Kantor Urusan Internasional.

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam sambutannya mengatakan, pada abad ke 21 ini sudah seharusnya dunia pendidikan terus berinovasi. “Kita sendiri yang menentukan, apakah kita akan menjadi fosil, atau terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman, dalam menghadapi era perkembangan teknologi yang cukup pesat. “Kampus Merdeka seolah mendorong kita untuk terus mendistrubsi diri agar tidak tergerus oleh majunya teknologi, terlebih Kampus Merdeka ini adalah langkah awal dari kebijakan untuk pendidikan tinggi” katanya.

Karena menurutnya, salah satu yang baru dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah memberikan hak kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar prodi dan melakukan perubahan definisi Satuan Kredit Semester (sks). Perguruan tinggi wajib memberikan hak bagi mahasiswa untuk secara sukarela, jadi mahasiswa boleh mengambil ataupun tidak sks di luar kampusnya sebanyak dua semester atau setara dengan 40 sks.

um-palembang.ac.id

Kemudian kegiatan kuliah Magang, karena Magang merupakan kegiatan pembelajaran di luar kampus yang umumnya dilakukan di perusahaan untuk mengetahui dan memahami pelaksanaan teori yang didapatkan mahasiswa di kampus dengan implementasinya di lapangan.

Ia menjelaskan, perbedaan yang mendasar antara magang sebelumnya dengan Magang pada kurikulum MBKM pada durasi kegiatannya.Magang pada MBKM terdiri dari total 20 SKS yang terdiri dari beberapa bahan kajian, misal: penyusunan laporan, penyusunan program. Penilaian diberikan pada masing-masing bahan kajian, bukan pada magang secara keseluruhan

Oleh karena itu, implementasi dari MoU ini salah satunya adalah menjalankan kegiatan kuliah magang, yang paling tidak akan mendatangkan manfaat kepada mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja diantaranya Mempraktekan apa yang didapatkan di perkuliahan, Belajar bersosialisasi, Eksplor berbagai karier/pekerjaan, dan Menambah pengalaman kerja pada resume.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Tanda Tangani MoU, Universitas Muhammadiyah Palembang dan PTM di Provinsi Lampung Siap Lakukan Kolaborasi

um-palembang.ac.id – Dalam bagian kegiatan kunjungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel) mengunjungi PWM Provinsi Lampung, pada hari Jumat – Minggu, 4 – 6 Desember 2020. Universitas Muhammadiyah Palembang menandatangani MoU dengan 6 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Provinsi Lampung.

um-palembang.ac.id

Penandatanganan MoU tersebut merupakan wujud komitmen Universitas Muhammadiyah Palembang untuk selalu meningkatkan kualitas dari pendidikan yang diberikan kepada setiap civitas akademika. Komitmen tersebut tertuang dalam MoU dengan 6 PTM di Provinsi Lampung diantaranya, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Lampung, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Universitas Muhammadiyah Kota Bumi, STIH Muhammadiyah Kalianda, dan STIE Muhammadiyah Kalianda, pada hari Sabtu (5/12/2020) di Aula Universitas Muhammadiyah Metro.

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan, kerjasama dengan 6 PTM tersebut menjadi salah satu langkah Universitas Muhammadiyah Palembang dalam memperkuat kelembagaan, mengingat jarak antara kota Palembang dan provinsi Lampung sudah cukup dekat, karena adanya jalan tol yang sudah menghubungkan 2 provinsi.

“Harapannya kesepakatan kerjasama tersebut bisa segera diimplementasikan, sehingga masing-masing universitas yang terlibat mendapatkan manfaat untuk mendukung kemajuan pendidikan yang digelarnya” ujarnya.

um-palembang.ac.id

Lebih lanjut Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menjelaskan, setelah penandatanganan MoU dengan 6 PTM di Provinsi Lampung tersebut, akan dilakukan juga strategic plan kerjasama, dan “harapan kami segera terlaksana kerja sama pengembangan kurikulum, pelatihan program pendidikan jangka pendek, dan panjang, serta berbagai program pertukaran mahasiswa ataupun program visiting professor” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Suskeskan Kampus Merdeka, Universitas Muhammadiyah Palembang Jalin MoU dengan 3 Perusahaan

um-palembang.ac.id – Menyukseskan pelaksanan Program Kampus Merdeka – Merdeka Belajar, Universitas Muhammadiyah Palembang gencar menjalin kerjasama, terutama kerjasama dengan perusahaan, dalam bagian sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Kali ini Universitas Muhammadiyah Palembang menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan diantaranya Bank BNI Syariah Kantor Cabang KM 12 Palembang, PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan, dan PT Pegadaian (Persero) Palembang, Senin (7/12/2020).

um-palembang.ac.id

Kerjasama terkait penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan Agus Muttaqien, Branch Manager BNI Syariah Kantor Cabang KM 12 Palembang., Marzuki, S.E., M.M., Direktur Utama PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumsel, dan Yun Oliandri, Kepala Departemen Pegadaian Area Palembang.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang Drs. Fauzi Ridwan, S.E., M.Si., melakukan Penandatanganan MoA dengan PT. Pegadaian (Persero) Area Palembang.

um-palembang.ac.id

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dalam sambutannya menuturkan, bahwa tantangan perguruan tinggi ke depan, selain menjaga mutu pendidikan, juga menilai seberapa jauh mampu bekerjasama dengan industri. “Apalagi dengan adanya kebijakan kampus merdeka dan merdeka belajar yang menuntut kita untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja, dan kemajuan teknologi.” ujarnya

Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada Bank BNI Syariah Kantor Cabang KM 12 Palembang, PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan, dan PT Pegadaian (Persero) Palembang atas kesediaan seluruh pimpinan bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Palembang dalam berbagai bidang yang tentunya dapat mendukung konsep kampus merdeka dan merdeka belajar.

um-palembang.ac.id

Selain program magang, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengharapkan, kerjasama terkait peningkatan kapasitas SDM, joint research, dan beasiswa di Universitas Muhammadiyah Palembang dari CSR Bank BNI Syariah Kantor Cabang KM 12 Palembang, PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan, dan PT Pegadaian (Persero) Palembang.

Turut hadir dalam penandatangan kerjasama tersebut, yakni Wakil Rektor I Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Fatimah, S.E, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., Wakil Rektor IV Dr. Antoni, M.H.I., dan Wakil Dekan FEB.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Perkuat Silaturahmi, PW Muhammadiyah Sumsel Kunjungi PWM Lampung

um-palembang.ac.id – Dalam rangka memperkuat silaturahmi, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel) mengunjungi PWM Provinsi Lampung, Jumat – Minggu, 4 – 6 Desember 2020.

Dalam kunjungan ini juga turut ditandatangani Nota Kerjasama antara Majelis Ekonomi PWM Sumsel dan PWM Provinsi Lampung dibidang pengembangan Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM), mengingat BTM milik PWM Lampung cukup maju dalam tata kelolanya.

um-palembang.ac.id

Kunjungan PWM Sumsel dan rombongan yang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Romli SA, M.Ag., diterima langsung oleh Prof. Dr. H. Marzuki Noor, M.S., Ketua PWM Provinsi Lampung dan jajaran.

Prof. Dr. H. Romli SA, M.Ag., mengatakan, tujuan utama dari kunjungan ini adalah penguatan kerjasama dibidang pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia. PWM Sumsel menandatangani MoU dibidang pengembangan ekonomi terutama dibidang ekonomi mikro. Oleh karena itu PWM Sumsel perlu belajar banyak dengan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh PWM Lampung terutama BTM.

um-palembang.ac.id

“Karena di PWM Lampung sudah sangat maju tata kelolanya, yang akan ditindaklanjuti oleh Majelis Ekonomi PWM Sumsel” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. H. Marzuki Noor, M.S., mengucapkan terima kasih atas kunjungan PWM Sumsel, karena jarak yang sudah cukup dekat antara provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung karena sudah adanya jalan tol yang menghubungkan 2 provinsi.

“Banyak bidang yang akan dikerjasamakan, oleh karena itu akan segera coba kita realisasikan, mengingat banyak sektor yang memiliki peluang untuk dikerjakan secara bersama” tambahnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Peninjauan Ulang Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Universitas Muhammadiyah Palembang, Bagian dari Memenuhi Tuntutan Global

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang memasuki usia yang ke-41 tahun mengalami perkembangan yang demikian pesat oleh karena itu saat ini terus melakukan pembenahan agar mampu memenuhi tuntutan global. Salah satunya adalah perlunya meninjau ulang Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran universitas yang akan berakhir pada tahun 2022 yang akan datang, peninjauan ini dimaksudkan agar sesuai dengan tuntutan global dan perubahan regulasi yang berlaku dilingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan khususnya pendidikan tinggi.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., saat memberikan sambutan dalam Workshop Penyusunan Visi Misi Tujuan dan Sasaran Universitas Muhammadiyah Palembang, yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Mutu, Kamis (3/12/2020).

um-palembang.ac.id

Dr. Suliswiyadi, S.Ag., M.Ag., dan Dr. Suparto, S.Ag., M.Ag., menjadi narasumber eksternal dalam Workshop Penyusunan Visi Misi Tujuan dan Sasaran Universitas Muhammadiyah Palembang tersebut.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menjelaskan, visi adalah gambaran tentang masa depan yang dicita-citakan untuk diwujudkan dalam kurun waktu yang tegas dan jelas, serta menyatakan arah kegiatan lembaga secara spesifik, diketahui, dipahami dan menjadi milik bersama seluruh komponen pengelola universitas yang diwujudkan melalui strategi-strategi dan kegiatan terjadwal. Misi adalah kegiatan Caturdharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan ) yang merupakan upaya mewujudkan visi universitas.

um-palembang.ac.id

Sedangkan tujuan adalah arah yang akan dicapai oleh masing-masing kegiatan pelaksanaan visi dan misi yang disusun secara realistis, unik, terfokus, dan keberhasilan pelaksanaannya dapat diukur dan relevan, dan Sasaran adalah hasil yang realistis, unik, terfokus, dan keberhasilan pelaksanaannya dapat diukur dengan rentang waktu yang jelas dan relevan terhadap misi dan visi.

Menurutnya, penyusunan Visi-Misi Universitas Muhammadiyah Palembang kedepan berdasarkan pada atas fenomena yang berkembang serta prediksi masa depan dunia pendidikan yang semakin kompetetif. Hal ini dapat dari beberapa fenomena yakni: 1. Tuntutan dan harapan masyarakat (Social Expectation), 2. Tuntutan para pengguna jasa (users) dan stakeholders, 3. Semakin bertambahnya pengangguran intelektual ( para lulusan perguruan tinggi), dan 4. Perubahan regulasi dunia pendidikan khususnya pendidikan tinggi, terutama kebijakan merdeka belajar kampus merdeka.

um-palembang.ac.id

Oleh karena itu Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi swasta terbesar di lingkungan LL DIKTI wilayah II memiliki cita-cita; Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan atau menciptakan teori-teori baru;  dan Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan serta mengupayakan penggunaannya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LPM Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Asvid Helida, S.Hut., M.Sc., menuturkan, bahwa target capaian dari workshop ini adalah universitas memperoleh masukan yang komprehensif dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal sebagai bahan untuk untuk melakukan analisis dan merumuskan strategi pengembangan yang berkesesuaian.

Sehingga dihasilkan program-program pengembangan alternatif maupun kurikulum yang tepat sesuai kebutuhan pasar kerja. Di samping itu, kegiatan ini diharapkan bisa membangun jejaring dan komunikasi yang lebih intensif dengan berbagai pihak khususnya dari pihak eksternal dalam rangka pencapaian Visi Misi Tujuan dan Sasaran Universitas Muhammadiyah Palembang.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel, Resmi Miliki Layanan Bantuan Hukum

um-palembang.ac.id – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel) resmi memiliki Layanan Bantuan Hukum (LBH) Muhammadiyah Sumsel. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor : 005/KEP/1.11/D/2020 yang tetapkan di Yogyakarta.

Ketua PWM Sumsel Prof. Dr. H. Romli SA, M.Ag., yang didampingi Wakil Ketua PWM Sumsel Membidangi Majelis Hukum dan HAM menyerahkan SK Kepengurusan LBH Muhammadiyah Sumsel kepada Hasanal Mulkan, S.H., M.H., sebagai Direktur, dan Abdul Jafar, S.H., M.H, CPCLE., sebagai Sekretaris., pada hari Senin (30/11/2020) yang lalu.

Prof. Dr. H. Romli SA, M.Ag., menilai bahwa masyarakat sampai saat ini masih sangat membutuhkan pendampingan hukum. Itu pula alasan kuat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel perlu membentuk Lembaga Bantuan Hukum.

“Masyarakat masih sangat kurang pendampingan hukum di lapangan, oleh karena PW Muhammadiyah Sumsel hari ini membentuk sebuah layanan baru, yaitu Layanan Bantuan Hukum Muhammadiyah,” terangnya.

Menurutnya, adanya LBH Muhammadiyah Sumatera Selatan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, Dari kegiatan tersebut muncul nasehat untuk dikedepan yakni melakukan mapping kasus, analisa kasus, pendapat hukum, pembangunan keorganisasian, pendidikan dan pembekalan paralegal hukum, kajian kasus, problem solving, memberikan pemahaman tentang hukum agar sadar hukum, melek hukum, serta punya cita – cita besar membangun negara hukum yang modern, lewat gerakan Layanan Bantuan Hukum dan advokasi yang dimiliki oleh LBH Muhammadiyah Sumatera selatan.

“LBH Muhammadiyah Sumatera selatan hadir untuk membantu masyarakat, umat, persyarikatan Muhammadiyah Sumsel untuk menjadi ujung tombak gerakan layanan bantuan hukum dan advokasi di Sumatera Selatan” jelasnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Tingkatkan Kualifikasi Guru, Gubernur Herman Deru Tandatangani MoU dengan Universitas Muhammadiyah Palembang

um-palembang.ac.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Palembang, tentang Peningkatan Kualifikasi Guru di provinsi Sumatera Selatan.

Sebagai tindak lanjut nyata dari kerjasama sebelumnya, penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan dalam acara Launching 1000 Judul Buku Hasil Karya Penulis Buku Se-Sumatera Selatan dan Launching Program One Teacher One Inovation Bersamaan dengan Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Ke-75 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020, pada hari Rabu (2/12/2020), di Aula SMK Negeri 2 Palembang, Jalan Demang Lebar Daun 20 Ilir Kec. Ilir Timur I.

um-palembang.ac.id

Gubernur Sumsel H. Herman Deru menandatangani secara langsung Memorandum of Understanding (MoU) tentang Peningkatan Kualifikasi Guru di provinsi Sumsel tersebut, bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan 3 perguruan tinggi laninya di Sumsel.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., usai penandatanganan MoU menjelaskan, penandatanganan MoU ini merupakan kerjasama dalam peningkatan kualifikasi guru dari S1 ke S2, dalam skema beasiswa dari pemerintah provinsi Sumsel.

um-palembang.ac.id

Lebih lanjut Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengungkapkan, dengan kerjasama ini diharapkan ke depan akan memberikan dampak pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan di provinsi Sumsel.

Selain itu, Doktor Ilmu Manajemen ini juga menambahkan, dengan adanya MoU yang ditandatangani ini, dapat ditindaklanjuti menjadi sebuah perjanjian berupa Memorandum of Agreement (MoA), sehingga dapat segera diimplementasikan.

“Kerjasama ini, menjadi simbiosis mutualisme yang mana akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Kami berharap ke depan, penelitian dan pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan bidang pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan dapat berkembang kearah yang lebih baik,” jelasnya.

 

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Rektor UMPalembang Hadiri Launching IKesT Muhammadiyah Palembang

um-palembang.ac.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., melaunching secara resmi Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang, pada hari Selasa 01 Desember 2020.

Perubahan bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Palembang (STIKes MP) menjadi Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang (IKesT MP). Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 723/M/2020 tanggal 05 Agustus 2020 tentang Izin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Palembang di Kota Palembang menjadi Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan.

um-palembang.ac.id

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua PW Muhammadiyah Sumsel Prof. Dr. Romli SA., M.Ag., Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Sc., Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Dr. Akhmad Najib, S.H., M.Hum.

Dalam sambutanya, Heri Shatriadi Candra Putra, S.Pd., M.Kes., Rektor Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang mengatakan, Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang merupakan pengembangan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Palembang yang telah teakreditasi B dari BANPT dengan mempunyai 8 program Program Studi (DIII Keperawatan, DIII Kebidanan, DIII Kesehatan Lingkungan, DIII Fisoterapi, Profesi Ners, Sarjana Keperawatan, Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medik dan Sarjana Gizi. Dari ke delapan Program Studi tersebut ada Tiga Program Studi yang telah terakreditasi A dari LAMPTKes. Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang dengan adanya perubahan bentuk bertambah satu Program Studi yaitu Sarjana Sistim Informasi sehingga ada Sembilan Program Studi. IKesT MP saat ini memiliki jumlah jumlah Mahasiswa 1353 orang dan dosen berjumlah 70 orang, satu orang telah selesai jejang S3 dan 12 Dosen sedang melanjutkan studi S-3 (Dalam dan Luar Negeri).

um-palembang.ac.id

Karena Kejadian-kejadian penting yang dialami dijadikan sebagai sejarah perkembangan Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang (IKesT MP) untuk menuju cita-cita dan harapan para pendirinya agar berkembang menjadi perguruan Tinggi yang terkemuka di Level Asia yang dibuktikan dengan komitmen yang kuat dalam peningkatan penyediaan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM khususnya dalam bidang Ilmu Kesehatan dan Teknologi Kesehatan.

Ia melanjutkan, IKesT MP dalam menghadapi revolusi industri 4.0 terus melakukan peningkatan infrastruktur, peningkatan SDM dosen, penggunaan teknologi, penguatan jejaring kerja sama baik dengan sesama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah (PTM/A) maupun dengan perguruan tinggi lainnya diluar dan dalam negeri serta dunia usaha. Organisasi yang baik dan sehat juga dicirikan oleh adanya pemanfaatan bersama terhadap sumber daya yang dimilikinya (resource sharing) sehingga tercapai tingkat efisiensi yang tinggi yang pada gilirannya akan mampu meningkatkan kemampuan bersaing antar perguruan tinggi.

Karena menurutnya, perkembangan perguruan tinggi memerlukan penataan kelembagaan yang mampu mengantisipasi dinamika tantangan daya saing ke depan. Proses dalam mengatasi tantangan daya saing dilandasi oleh adanya unggulan kompetitif dan inovatif yang melekat pada Kebijkan Mutu IKesT MP kedepan yang implementasinya melalui Rencana Strategis dan Rencana Induk Pengembangan dalam jangka Panjang. Keunggulan kompetitif di IKesT MP akan tumbuh dilandasi oleh baiknya kinerja Institusi dan kegiatan yang fokus dan terarah sehingga seluruh sumber daya yang ada dapat diarahkan untuk mencapai kemajuan yang yang cukup berarti.

Oleh karena itu, orientasi daya saing global, IKesT MP menekankan perlunya dukungan penguatan sistem inovasi, yakni melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diarahkan pada peningkatan kualitas dan kemanfaatannya melalui Sistim Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dikembangkan melalui standar yang tinggi di IKesT MP, serta peningkatan mutu yang relevan melalui kegiatan penelitian dan inovasi dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara luas dalam sistem pembangunan pusat-pusat keunggulan, pengembangan lembaga penelitian, sistem pengakuan terhadap hasil penemuan dan hak atas kekayaan intelektual, pengembangan dan penerapan standar mutu, peningkatan kualitas dan kuantitas SDM, serta peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana.

Sehingga dalam merencanakan Rencana Strategis kedepan IKesT MP merencanakan akan membangun kampus baru yang berada sekitar 8 km dari Kampus saat ini. Dengan demikian tambahan infrastruktur yang dibutuhkan sesuai masterplan sebagaimana diarahkan pada kegiatan yang mewujudkan terjadinya percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi khususnya di Sumatera Selatan. Dalam hal ini peran serta pemerintah daerah serta masyarakat sangat penting dan relevan untuk bersinergi dan bekerjasama mengembangkan SDM melalui penyediaan akses pendidikan Tinggi yang dapat memenuhi kebutuhan spesifik dan strategis pembangunan di daerah maupun pusat, dalam hal penyediaan tenaga Ilmu Kesehatan dan Tenaga Teknologi Kesehatan khususnya lulusan dari IKesT MP yang Islami, Berkemajuan dan Inovatif yang siap terjun dalam membantu menaikkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia dan khususnya di Sumaera Selatan.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

PPs Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar FGD Strategi Peningkatan Klasterisasi Perguruan Tinggi

um-palembang.ac.id – Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Focus Grup Diskusi (FGD) dengan tema “Strategi Peningkatan Klasterisasi Perguruan Tinggi”. Hadir sebagai narasumber Drs. Endang Taryono, Koordinator Substansi Penguatan PT, Direktorat Kelembagaan DIKTI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Direktur PPs Universitas Muhammadiyah Palembang, Senin (30/11/2020).

Dalam sambutanya, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M.,  menyambut baik kegiatan FGD) ini, karena akan dapat menjadi tolak ukur untuk menilai sejauhmana peringkat Universitas Muhammadiyah Palembang pada tahun 2021 yang akan datang, sehingga dapat memperbaiki kinerja ditahun mendatang dan Universitas Muhammadiyah Palembang dapat memperbaiki klasternya dari tahun sebelumnya.

Ia melanjutkan, memasuki usianya yang ke-41, Universitas Muhammadiyah Palembang terus melaksanakan pembenahan, perbaikan dan perubahan-perubahan sesuai dengan kemajuan Teknologi Informasi masyarakat global yang dinamis.

“Kami berusaha meningkatkan Mutu Pelayanan dan Penyelenggaran Pendidikan dalam upaya memperoleh Standar Akademik Pendidikan yang paripurna, melalui manajemen jaringan informasi yang luas dan kerja sama yang kondusif antar institusi baik di dalam maupun luar negeri” ulasnya.

Menurutnya, mewujudkan semua itu maka pembangunan dan pengembangan Universitas Muhammadiyah Palembang dilakukan sesuai Visi Misi Tujuan dan Sasaran yang diimplementasikan kedalam rencana strategis (RENSTRA) dan Rencana Operasional (RENOPS), diantaranya:

Di bidang Sumber Daya Manusia antara lain, Peningkatan kualifikasi pendidikan dosen berpendidikan S3 baik di dalam maupun di luar negeri saat ini Universitas Muhammadiyah Palembang sudah memiliki 81 Dosen yang berpendidikan Strata Tiga (S3) dan ada 48 dosen yang sedang melanjutkan pendidikan ke strata tiga (S3) di dalam dan luar negeri, disamping itu saat ini Universitas Muhammadiyah Palembang sedang memproses beberapa dosennya untuk mendapatkan jenjang jabatan akademik guru besar.

Bidang Akreditasi, Upaya peningkatan peringkat akreditasi yang telah dilakukan, secara perlahan sudah menunjukkan hasil yang baik, alhamdulilah syukur dalam satu semester ini ada dua tambahan program studi yang berhasil meraih akreditasi unggul (A), sehingga prosentasi program studi yang terakreditasi A (unggul) 19.5 %, dan yang lainnya sudah terakreditasi B ( Baik Sekali) , kita terus berusaha untuk meningkatkan jumlah program studi yang terakreditasi A , sehingga UM Palembang dapat memenuhi syarat minimal untuk dapat meraih akreditasi intitusi A ( unggul) di tahun 2024 yang akan datang.

Pada bidang Sarana dan Prasarana, secara bertahap kita sudah memulai untuk membangun kampus menuju kampus terpadu dan terintegrasi dan Modern, demikian juga sarana Teknologi Informasi (TI) dan media pembelajaran yang dipergunakan terus ditingkatkan.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga menjelaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Palembang selalu meningkatkan kinerja dosen dan mahasiswa di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta, luaran dalam bentuk jurnal terindeks scopus Universitas Muhammadiyah Palembang, memberikan insentif kepada dosen dan mahasiswanya, sesuai dengan kategori jurnal yang dihasilkan.

Sedangkan untuk menginternasionalisasi yang dilakukan universitas muhammadiyah Palembang antara lain adalah, saat ini ada beberapa mahasiswa asing yang kuliah di Universitas Muhammadiyah Palembang, kemudian melakukan kerjasama internasional dengan beberapa Perguruan Tinggi Asing, serta memberikan kesempatan kepada Dosen dan mahasiswa untuk melakukan pemagangan atau kuliah praktek lapangan di beberapa negara asing.

Editor: Rianza Putra