IMG-20201112-WA0014

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Kembali Tambah Doktor, Zaleha Trihandayani Doktor Ke-80 Universitas Muhammadiyah Palembang

um-palembang.ac.id – Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menambah satu dosen bergelar Doktor, setelah menyelesaikan studi Strata 3 (S3), Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., menjadi dosen bergelar Doktor ke-80 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

Ia berhasil lulus dari Prodi Ilmu Ekonomi (S3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta, dan berhak mendapatkan gelar Doktor setelah melalui ujian Promosi Doktor, pada 12 November 2020, dengan Judul Disertasi “Loyalitas Karyawan Industri Kecil Makanan Tradisional”, dengan Promotor: Prof. Dr. Wibowo, S.E., M.Phil., dan Prof. Dr. Husein Umar, S.E., MBA., M.M., serta Dr. Tony Sitinjak, M.M.

IMG-20201112-WA0013

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., atas Ujian Terbuka Promosi Doktor Prodi Ilmu Ekonomi (S3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., dalam menyelesaikan Studi S3 Ilmu Ekonomi (S3) di Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta, dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-80 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

“Semoga dengan diraihnya Doktor Ilmu Ekonomi ini, akan semakin membawa kemajuan dan peningkatan mutu lulusan di Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Serah Terima Aset dan Program Mahad Saad Bin Abi Waqqash Ke PW Muhammadiyah Sumsel

um-palembang.ac.id – Direktur Mahad Saad Bin Abi Waqqash Muhammad Zainudin Nawi, Lc., M.Pd.I., menyerahkan secara simbolis Serah Terima Aset dan Program Mahad Saad Bin Abi Waqqash ke Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Selatan, pada hari Rabu (11/11/2020).

Penyerahan aset dan program tersebut sebagai bagian tindak lanjut dari penyerahan aset dan program seluruh mahad dibawah naungan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF)/Yayasan Muslim Asia kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyahdi Yogyakarta.

um-palembang.ac.id

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel) Prof. Dr. H. Romli SA., M.Ag., Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan anggota pleno PWM Sumsel.

Dalam sambutannya Muhammad Zainudin Nawi, Lc., M.Pd.I., mengatakan, acara ini melanjutkan dari serah terima Aset AMCP kepada PP Muhammadiyah di Yogyakarta pada 1 September 2020 yang lalu. Ia menuturkan bahwa Syekh Bukhori selaku donatur bagi mahad di Indonesia berpesan bahwa program bahasa arab terus dijalankan.

IMG_0680

“Beliau memilih Muhammadiyah karena yakin akan berlanjutnya program ini. Karena bahasa arab bagian agama islam, dan bahasa arab merupakan bahasa yang cukup mudah dipahami” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. H. Romli SA, M.Ag., menambahkan bahwa Mahad Saad Bin Abi Waqqash kedepan lebih dimanfaatkan oleh warga Muhammadiyah Sumsel untuk belajar bahasa arab. Tindaklanjut secara kelembagaan, Mahad Saad Bin Abi Waqqash akan dimanfaatkan oleh persyarikatan Muhammadiyah.

um-palembang.ac.id

PWM Sumsel sudah membuat surat keputusan untuk Direktur Mahad agar melanjutkan sistem pembelajaran sampai dengan selesai bagi mahasiswa yang tersisa, untuk selanjutnya nanti akan dikoordinasikan kembali terkait keberlanjutan program Mahad Saad Bin Abi Waqqash.

IMG_0682

“Koordinasi Mahad Saad Bin Abi Waqqash tidak lagi ke AMCP akan tetapi langsung ke PWM Sumsel, dan Mahad Saad Bin Abi Waqqash kedepan harus mencari program agar belajar bahasa arab mudah dipelajari dan digemari masyarakat” jelasnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

BAN PT Lakukan Asesmen Lapangan Daring Kepada Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Palembang

um-palembang.ac.id – Dalam rangka pelaksanaan akreditasi tahun 2020, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melaksanakan Assesmen Lapangan secara daring terhadap Program Studi (Prodi) Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang, Rabu – Kamis, 11 – 12 November 2020.

Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) terdiri Prof. Dr. Ir. Sutrisno Anggoro, M.S., dari Universitas Diponegoro., dan Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., P.hD., dari Universitas Hasanudin Makassar.

IMG_0673

Keduanya disambut langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Ketua Lembaga Penjamin Mutu Dr. Asvic Helida, S.Hut., M.Sc., Dekan Fakultas Pertanian Ir. Rosmiah, M,Si., Wakil Dekan, Ketua Program Studi dan dosen dilingkup Fakultas Pertaninan Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengucapkan selamat datang di kampus hijau Universitas Muhammadiyah Palembang, “kendatipun kedatangan asesor hanya melalui dunia maya melalui media daring zoom, semoga saja tidak mengurangi makna dari silaturahim kita. Selanjutnya kita berharap Pandemi Virus Covid 19 ini segera berakhir sehingga kita dapat bertatap muka sesungguhnya di kampus Universitas Muhammadiyah Palembang” ujarnya.

Selanjutnya Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Universitas Muhammadiyah Palembang saat ini memiliki 7 Fakultas dan satu Program Pascasarjana, dengan 33 program studi serta jumlah mahasiswa lebih kurang 11.000 mahasiswa. Program Studi Akuakultur merupakan salah satu program studi yang cukup di minati oleh mahasiswa. Sehingga banyak alumni dari program studi ini yang telah berkiprah tidak saja di Sumatera Selatan tetapi sudah menyebar di penjuru nusantara.

“Universitas Muhammadiyah Palembang peringkat Akreditasi institusi saat ini Peringkat “B” (Baik Sekali) dan 12 % program studi mendapatkan peringkat “A” (Unggul) dan 88 % program studi berpringkat “B“ (Baik Sekali)” ulasnya.

um-palembang.ac.id

Ia menjelaskan, dalam tiga bulan terakhir ini universitas muhammadiyah Palembang, sudah ada 7 (tujuh) program studi di lakukan asesmen lapangan oleh asesor BAN-PT secara virtual/daring, baik program studi yang melakukan re-akreditasi maupun akreditasi yang pertama. Dan program studi Pendidikan Akuakultur ini adalah program studi yang ke-8 yang dilakukan asesmen lapangan secara daring oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan masih beberapa program studi yang masih menunggu penjadwalan untuk dilaksanakan asesmen lapangan dengan sembilan (9) kriteria.

“Kami patut bersyukur bahwa Universitas Muhammadiyah Palembang selama pandemi Covid-19 aktivitas kegiatan perkuliahan tetap dapat berjalan dengan baik walaupun dilaksanakan secara daring demikian juga dengan pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, jumlah penerimaan mahasiswa baru yang diterima tahun akademik 2020/2021 relatif stabil” jelasnya.

Diakhir sambutan, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., berharap semoga kegiatan visitasi dalam rangka akreditasi Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang dapat memberikan gambaran kepada asesor tentang kondisi Program Studi Akuakultur serta akhirnya akan mendapatkan hasil maksimal.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Perguruan Tinggi Harus Menjadi Lembaga Pendidikan Kewirausahaan

um-palembang.ac.id – Agar suatu perguruan tinggi menjadi penghasil wirausaha-wirausaha, maka harus mengubah visi dan misinya, yaitu bukan hanya sebatas sebagai “Lembaga Pembelajaran (Learning Institution) atau Lembaga Penelitian (Research Universit) akan tetapi melangkah lebih maju, bagaimana menerapkan hasil pendidikan/pengajaran dan penelitian untuk kepentingan dunia usaha atau menjadi Lembaga Pendidikan Kewirausahaan (Entrepreneurial University).

Hal tersebut menjadi salah satu poin yang disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., saat memberikan sambutan dalam Webinar “Penyusunan Kurikulum Kegiatan Wirausaha dan Motivasi Mahasiswa untuk Berwirausaha”, pada Kamis (5/11/2020).

Prof. Dr. Aris Junaidi, Direktur Kelembagaan dan Kemahasiswaan Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI., menjadi narasumber dalam Webinar tersebut, dengan moderator Darmayanti, S.E., Ak., M.M., AC., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menjelaskan, jiwa dan semangat enterpreneur di kalangan mahasiswa dan generasi muda Indonesia, saat ini masih sangat rendah yaitu hanya sekitar 2 % dari jumlah penduduk, padahal untuk menjadi negara yang ekonominya kuat diperlukan minimal 4 % wirausaha dari jumlah penduduk, oleh karena itu sangatlah tepat jika dalam kurikulum pendidikan tinggi ditambahkan materi atau mata kuliah ke-wirausahaan dan atau enterpreneur di setiap program studi untuk meningkatkan prosentasi jumlah wirausaha minimal 4 % dimasa –masa mendatang.

Karena menurutnya membangun kemampuan wirausaha pada mahasiswa melalui pemberian mata kuliah Pendidikan Kewirausahaan tidak dapat sepenuhnya menjadikan mereka mejadi seorang wirausaha yang sukses. Wirausaha sukses juga sangat ditentukan oleh motivasi kuat dari mahasiswa yang bersangkutan.

Sehingga pada umumnya, masalah yang dihadapi perguruan tinggi untuk dapat menjadi wadah dalam menghasilkan wirausaha-wirausaha baru tidak mudah, mengingat kegiatan utama kampus yaitu mengajar dan mentransfer ilmu yang telah ada kepada mahasiswa, sehingga tidak mungkin perguruan tinggi dapat menjadi wadah atau organisasi untuk menghasilkan wirausaha-wirausaha yang inovatif.

Ia menjelaskan, dalam mendukung lahirnya wirausaha unggulan dari kampus, maka metode perkuliahan kewirausahaan dititik beratkan untuk memotivasi agar mahasiswa mau memilih kewirausahaan sebagai karier hidupnya, di samping untuk memahami disiplin ilmu kewirausahaan.

“Perkuliahan harus dirancang sedemikian rupa, sehingga seorang mahasiswa siap menjadi wirausaha. Salah satu sifat wirausaha yang paling mendasar, yaitu sifat kreatif dan inovatif, serta kemampuan memanfaatkan peluang dan memecahkan masalah Oleh sebab itu, pemahaman dan penguasaan metode untuk mengembangkan kreativitas merupakan dasar seluruh perkuliahan kewirausahaan” jelasnya.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menuturkan dalam membangun mental kreatif dan inovatif, maka perubahan mindset terhadap diri mahasiswa menjadi sangat penting untuk dilakukan. Mindset mahasiswa harus diubah menjadi mindset seorang entrepreneur, yaitu seorang yang harus aktif dan berwawasan luas dalam memandang sesuatu termasuk cara memandang hidup ini.

Pembentukan mahasiswa untuk berpikir mencipta (create), merupakan sebuah solusi awal dalam pembentukan mahasiswa yang unggul untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang ada di lingkungan masyarakat. Pada kalangan mahasiswa kini harus banyak ditumbuhkan wawasan dan pengalaman akan dunia usaha guna menumbuhkan pengusaha yang kompeten dan mampu meningkatkan perekonomian bangsa nantinya. Hal ini perlu dilatih dan dibangun terlebih dahulu mentalitas entrepreneurshipnya,

Setelah mentalitas itu tumbuh maka langkah selanjutnya barulah melakukan aksi nyata Mata kuliah ini dimasukkan dalam kurikulum program studi dengan tujuan memberikan bekal kepada mahasiswa agar dapat membangun jiwa kreatif dan inovatif dalam mengelola suatu usaha agar lebih efektif, efisien, dan memiliki keunggulan daya saing. Dengan diadakannya mata kuliah tersebut, diharapkan mahasiswa dapat memiliki utama dalam melakukan tindakan nyata di lapangan di samping kemampuan berpikir ke depan untuk berusaha mandiri. Kemampuan ini dapat digunakan sebagai bekal nantinya setelah lulus sarjana dan mendapatkan pilihan lebih, dengan menjadi pekerja, wirausahawan, atau menjadi pekerja dan wirausahawan.

Ia juga menekankan bahwa bagaimana Perguruan Tinggi menghasilkan perilaku yang memiliki karakter yang kreatif, inovatif, dan pantang menyerah, sehingga berdampak pada pembentukan pribadi yang dinamis yang siap menyambut masa depan yang serba berubah.Tantangan utama kewirausahaan dalam dunia pendidikan adalah pola pikir kita yang menghalangi kemajuan entrepreneurship di Indonesia. Para mahasiswa, memiliki pola pikir bahwa mereka belajar di Perguruan Tinggi untuk akhirnya menjadi pencari kerja daripada pencipta kerja. Sebenarnya hal ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional kita.

Karena hal ini didukung dengan nilai budaya dalam sebagian besar anggota masyarakat kita, bahwa menjadi seorang entrepreneur tidak sebaik menjadi pegawai terutama pegawai negeri. dalam sebagian besar masyarakat, status paling terhormat diberikan kepada keluarga yang memilki jabatan publik yang berikutnya ialah “Amtenar” yaitu pegawai negeri, dan yang terendah, ialah para pengusaha dan pedagang.

Ia menambahkan, keluhan ini juga dijumpai di kalangan mahasiswa. Mereka mengeluh karena mereka tidak direstui dan didukung oleh orang tua jika mereka ingin menjadi seorang entrepreneur. Menjadi seorang entrepreneur bisa menjadi sebuah aib bagi keluarga. Membangun Jiwa Kewirausahaan Membangun jiwa kewirausahaan haruslah di-mulai dengan kemauan kreatif dan inovatif seseorang untuk mencapai suatu tujuan dalam hidupnya. Banyak orang yang berhasil dan sukses karena memiliki kemampuan berfikir kreatif dan inovatif.

“Kompetensi tersebut merupakan syarat utama bagi seseorang yang ingin melakukan proses perjalanan kreativitas berfikir dan inovasi tentang keinginan yang diharapkannya. Wirausaha tidak hanya memerlukan pengetahuan tapi juga keterampilan, diantaranya keterampilan manajerial; konseptual; memahami, mengerti, berkomunikasi, dan berelasi” tambahnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Reuni Lintas Angkatan

um-palembang.ac.id – Alumni Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar reuni Temu Kangen Lintas Angkatan pada Sabtu (31/10/2020) yang berlokasi di Ballroom Novotel, Palembang. Tema yang diangkat pada kegiatan ini adalah “Merangkai Kisah Menjalin Silaturahmi”. Selain itu adapun tujuan dari diadakannya reuni akbar ini adalah guna membangun silaturahmi dan persaudaraan sesama alumni FH Universitas Muhammadiyah Palembang. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan beberapa tokoh alumni FH Universitas Muhammadiyah Palembang Darmawan, S.H., Ketua DPRD Kota Palembang 2014 – 2019., Ketua DPC PERADI Kota Palembang Hj. Nurmalah, S.H., M.H., dan beberapa tokoh yang lain.

um-palembang.ac.id

Dalam sambutanya, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan, kegiatan temu alumni dapat memberikan informasi dan gagasan untuk turut serta membangun Universitas Muhammadiyah Palembang khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya. Pertemuan ini menjadi strategis untuk mengkomunikasikan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus tantangan yang dihadapi Universitas Muhammadiyah Palembang yang pada tahun ini telah memasuki usia ke-41 tahun.

“Saya menyambut gembira gagasan alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang untuk menyelenggarakan kegiatan temu kangen alumni ini, disamping mengingatkan kita kepada masa-masa indah serta suka dan duka berada kampus hijau Universitas Muhammadiyah Palembang” katanya.

um-palembang.ac.id

Ia menjelaskan, begitu banyak tantangan yang dihadapi dalam membangun dan mengembangkan kampus tapi kami yakin, karena kami akan dapat dukungan penuh dari para alumni khususnya alumni Fakultas Hukum sebagai cikal bakal lahirnya Universitas Muhammadiyah Palembang.

Lanjuntya, Universitas Muhammadiyah Palembang saat ini memiliki 7 fakultas dan 1 program pascasarjana dengan 32 Program studi, memilki lebih kurang 10.600 mahasiswa dan sejak empat tahun yang lalu sudah memiliki mahasiswa Internasional atau mahasiswa yang berasal dari negara lain, ini menunjukkan bahwa dari mutu UMPalembang tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi lainya.

um-palembang.ac.id

“Dalam catatan kami alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang sampai saat ini lebih kurang 23.734 orang alumni yang tersebar di seluruh pelosok negeri bahkan ada yang di luar negeri, besarnya jumlah alumni ini jika dikelola dengan baik akan menjadi sumber daya manusia yang potensial” jelasnya.

Oleh karena itu, peran serta alumni memang dibutuhkan oleh suatu perguruan tinggi untuk dapat maju dan berkembang , karena alumni akan menjadi sarana promosi yang potensial terutama bagi perguruan tinggi swasta, disamping itu alumni juga dapat menjadi sumber informasi bagi adik-adik tingkatnya yang baru saja menyelesaikan pendidikan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.

um-palembang.ac.id

“Saya menginginkan suatu saat alumni Universitas Muhammadiyah Palembang dapat menjadi seperti Alumni Universitas Gajah Mada (KAGAMA) yang mampu menjadi gurita yang menguasai semua sektor yang ada di republik ini” ulasnya.

Ke depan Universitas Muhammadiyah Palembang menargetkan untuk dapat terakreditasi Institusi unggul (A) saat ini sudah ada lima program studi yang terakreditasi unggul termasuk salahsatunya program studi hukum Fakultas hukum yang dua bulan yang lalu berhasil mendapatkan peringkat akreditasi unggul (A) dari BAN-PT. Untuk mewujudkan Universitas Muhammadiyah Palembang menjadi Internasional University meminta masukan dari alumni.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menambahkan bahwa saat ini kampus Universitas Muhammadiyah Palembang tengah membangun beberapa tower/gedung perkuliahan baik yang berada di kampus A Jln Jenderal A. Yani maupun di kampus B di Jalan Talang Banten, yang berada dikampus B saat ini sudah mulai dipergunakan sedangkan di kampus A masih dalam tahap Pembangunan. “Kami mohon doa dan dukungan semuaya agar dalam waktu yang tidak terlalu lama kampus UMP akan memiliki kampus Modern dan Terintegrasi sehingga akan semakin menjadi daya saing bagi keberadaan kampus Hijau” tambahnya.

um-palembang.ac.id

Pada kesempatan yang sama, Hj. Nurmalah, S.H., M.H., memberikan sambutan mewakili alumni mengajak para alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang untuk berintegrasi dengan almamater, karena dengan hal tersebut dapat menunjang UMPalembang.

“Semoga dengan reuni lintas angkatan ini akan muncul ide dan gagasan yang akan turut membangun Universitas Muhammadiyah Palembang” tutupnya.

Editor: Rianza Putra

20201031_072058

Universitas Muhammadiyah Palembang Berbangga, Prodi Pendidikan Biologi Raih Akreditasi A

um-palembang.ac.id – Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Palembang kini resmi mengantongi akreditasi A. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Nomor : 6727/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2020 

Berdasarkan SK BAN-PT tersebut, Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang menjadi Prodi yang ke lima yang kini telah terakreditasi A di Universitas Muhammadiyah Palembang. “Ini merupakan kado menjelang akhir tahun 2020 bagi Universitas Muhammadiyah Palembang, sekaligus menjadi tantangan bagi kami untuk terus mempertahankan kualitas Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang,” kata Dekan FKIP UMPalembang, Dr. Rusdi A. Siroj, M.Pd., Sabtu (31/10/2020).

Pengakuan ini, kata dia, membuktikan Prodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Palembang semakin dipercaya kualitasnya. Baik dari segi jumlah dosen yang membimbing mahasiswanya, fasilitas perkuliahan yang menunjang maupun karena adanya kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam membuat riset sekaligus untuk menjawab kebutuhan dunia kerja.

Dengan adanya pengakuan dan kepercayaan ini maka pihaknya masih harus berjuang untuk membesarkan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang ini. Diantaranya mendidik mahasiswa agar terus aktif, sekaligus membekali alumni dalam menghadapi dunia industri. Selain itu juga meningkatkan publikasi dan penelitian, serta meningkatkan pengabdian pada masyarakat.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengaku sangat bangga atas perolehan Akreditasi A ini. Menurutnya Prodi Pendidikan Biologi akan menjadi motivasi Prodi lain untuk meraih akreditasi A.

“Saat ini sudah ada 4 Prodi di Universitas Muhammadiyah Palembang sudah terakreditasi A yakni Prodi Manajemen, Prodi Pendidikan Sejarah, Prodi Administrasi Pendidikan dan Prodi Ilmu Hukum. Hadirnya Pendidikan Biologi yang berhasil memperoleh akreditasi A ini akan menjadi semangat bersama kita semua dalam peningkatan mutu Universitas Muhammadiyah Palembang,” tuturnya.

Ia juga berharap, capaian ini yang telah ditunjukkan oleh Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang ini dapat lebih memacu prodi lainnya yang saat ini ada dan terus berjuang untuk mendapatkan Akreditasi A dari BAN-PT.

Editor: Rianza Putra

Pengelolaan Lahan Gambut SUMSEL (Website)

Webinar: Upaya Pencegahan Kerusakan Ekosistem Gambut untuk Ruang Hidup Generasi Mendatang

Sosialisasi Perlindungan Gambut Lingkup Universitas Muhammadiyah Palembang dan PWM Sumatera Selatan dengan Tema: “Upaya Pencegahan Kerusakan Ekosistem Gambut untuk Ruang Hidup Generasi Mendatang”

Kegiatan ini merupakan penyampaian informasi kebijakan dan kegiatan restorasi ekosistem gambut, menggalang dukungan komitmen bersama antara stakeholder dan penghimpunan partisipasi masyarakat dalam restorasi ekosistem gambut agar mencapai tujuan dan tepat sasaran, Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia Cq. Kedeputian Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan bekerjasama dengan Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Sosialisasi Pengelolaan Lahan Gambut

Selasa, 27 Oktober 2020 | Pukul: 09.00 – 12.00 WIB

Sambutan:
1. Dr. Myrna A. Safitri (Deputi ESPK BRG)
2. Prof. H. Syafiq A. Mughni, MA. Ph.D (Ketua PP Muhammadiyah)

Narasumber:
1. Dr. Suwignya Utama, MBA (Kapokja Edukasi & Sosialisasi BRG RI)
2. Ir. Hidayat Tri Sutardjo, MM. CHRM. (Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah)
3. Dr. Suharyono M.Hadiwiyono, SH., MH. (Dosen Magister Hukum PPs UMPalembang)

Moderator:
Dr. Khalisah Hayatuddin, SH., M.Hum (Ketua MLH PW Muhammadiyah SUMSEL)

REGISTRASI>> bit.ly/gambutSUMSEL

Ikuti Melalui Media Berikut:
Zoom Meetings
Meeting ID: 998 797 2020
Passcode: gambut20

Youtube Official UMPalembang
bit.ly/YTumpalembang

um-palembang.ac.id

BPSDM Kemendagri Tunjuk LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang Selenggarakan Bimtek DPRD Bengkulu Tengah

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) dipercaya oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyelenggarakan kegiatan Bimtek bagi anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah. Tempat pelaksanaan bimtek di Hotel Batiqa Palembang dengan mengusung tema “Penguatan Peran dan Fungsi DPRD dalam Mewujudkan Fungsi Pengawasan untuk Mewujudkan Kabupaten Bengkulu Tengah yang Maju”.

um-palembang.ac.id

Pelaksanaan Bimbingan Teknis/Bimtek bertempat di Hotel Batiqa Palembang dan dilaksanakan sejak tanggal 25 hingga 28 Okotober 2020. Bimtek dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah Budi Suryantono, S.Sos., Sekretaris Dewan Meizuar, S.H., M.H., Koordinator Acara Bimtek Ismail Zahnir, S.T., M.T., dan Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Mustopa Marli Batubara, M.P.

Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang, dan Dr. Sri Suatmiati, S.H., M.Hum., Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang turut menjadi narasumber dalam bimtek tersebut. 

um-palembang.ac.id

Dalam sambutannya, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DPRD Bengkulu Tengah yang telah memilih Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai penyelenggara kegiatan Bimtek ini.

“Kegiatan ini merupakan sinergitas antara DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, BPSDM Kemendagri dan Universitas Muhammadiyah Palembang. Semoga Bimtek ini dapat berguna bagi para anggota dewan dan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah khususnya” ungkapnya.

um-palembang.ac.id

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah Budi Suryantono, S.Sos., dalam sambutanya menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan bimtek ini akan dilaksanakan pada awal tahun 2020 dikarenakan pandemi covid-19, anggaran dana kegiatan dialihkan untuk upaya penanggulangan pandemi covid-19, untuk itu semua anggota DPRD Bengkulu Tengah untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan selama dalam kegiatan Bimtek diantaranya memakai masker, menggunakan handsanitizer dan menjaga jarak.

“Atas nama DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah mengucapakan terima kasih kepada LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang dan BPSDM Kemendagri yang telah menyelenggarakan bimtek ini. Saya berharap hasil dari bimtek ini dapat diaplikasikan bagi masyarakat Bengkulu Tengah” pungkasnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Terapkan Protokol Covid-19 Secara Ketat, Universitas Muhammadiyah Palembang Wisuda 873 Alumni Baru

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammdiyah Palembang menggelar wisuda terhadap 873 wisudawan alumni baru dalam Wisuda Program Sarjana (S1) Ke-68 dan Pascasarjana (S2) Ke-29 Universitas Muhammadiyah Palembang yang digelar 2 hari, Kamis – Jumat, 22 – 23 Oktober 2020 di Ballroom Hotel Wyndham Palembang yang dibagi menjadi 3 sesi dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat.

Wisuda Program Sarjana (S1) Ke-68 dan Pascasarjana (S2) Ke-29 Universitas Muhammadiyah Palembang kali ini berbeda dengan wisuda tahun sebelumnya, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat demi mencegah resiko penularan Covid-19. Rangkaian prosesi wisuda dilaksanakan secara terbatas dan mengikuti protokol kesehatan covid-19 dengan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

um-palembang.ac.id

Alumni Terbaik dalam Wisuda Program Sarjana (S1) Ke-68 dan Pascasarjana (S2) Ke-29 Universitas Muhammadiyah Palembang tahun 2020 ini diraih oleh Hendra Pratama dari Fakultas Teknik dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,71., Pitri Ulandari dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan IPK 3,80., Larasati Kusuma Putri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan IPK 3,82., Salamah dari Fakultas Pertanian dengan IPK 3,66., Rizky Dwi Utami dari Fakultas Hukum dengan IPK 3,97., Ahmad Kodri dari Fakultas Agama Islam dengan IPK 3,66., Zadi Oktariansyah dari Fakultas Kedokteran dengan IPK 3,53., Samuel Halomoan Hutabarat dari Pascasarjana Magister Hukum dengan IPK 3,96., Megawati dari Pascasarjana Magister Manajemen dengan IPK 3,91., Raitan Dewi dari Pascasarjana Magister Pendidikan Biologi dengan IPK 3,94., dan Nurlailah dari Pascasarjana Magister Teknik Kimia dengan IPK 3,96.

um-palembang.ac.id

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan bahwa hari ini adalah wisuda periode Oktober tahun 2020 yang seharusnya dilaksanakan pada bulan April 2020, namun karena pandemi covid 19, harus menunda pelaksanaan wisuda tersebut, pelaksanaan wisuda periode ini juga dilaksanakan dengan sepenuhnya memperhatikan protokol kesehatan dan kita dibatasi oleh waktu dalam mengadakan upacara wisuda ini.

Ia melanjutkan, wisuda adalah hari yang telah dinanti-nantikan oleh para mahasiswa dan orang tua , karena setelah lebih kurang 4 tahun atau delapan semester menimba ilmu pengetahuan di Universitas muhammadiyah Palembang sampai mencapai derajat akademik, baik sebagai sebagai Sarjana S1 maupun S2.

um-palembang.ac.id

“Untuk itulah dalam kesempatan ini saya mengucapkan selamat dengan iringan doa semoga hari ini menjadi pintu gerbang menuju jembatan emas keberhasilan masa depan yang gemilang di bawah ridlo Allah. Namun perlu diingat, bahwa wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjuangan” katanya.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menjelaskan, wisuda hanyalah merupakan salah satu momentum dari perjalanan mencapai pendidikan tinggi, karena setelah wisuda ini jalan panjang dengan berbagai rintangan dan cobaan akan dilalui oleh para sarjana purna belajar. Tetapi dengan keyakinan yang kuat yang dilandasi iman dan taqwa kepada Allah atas segala kepastian-Nya.

um-palembang.ac.id

“Kami yakin bahwa para wisudawan akan mampu menghadapinya, karena kami telah berusaha secara optimal dan professional memberikan pengalaman belajar pendidikan tinggi dengan penuh dedikasi Insya Allah ilmu, amal dan usaha keras akan lebih menentukan saudara ke arah masa depan yang cerah. Untuk itulah, bersiaplah untuk mengamalkan ilmu sesuai dengan derajat akademik dan keilmuan dengan tetap berpegang teguh pada ikrar wisudawan yang saudara ucapkan” jelasnya.

Doktor Ilmu Ekonomi ini juga mengatakan bahwa memasuki usianya yang ke-41, Universitas Muhammadiyah Palembang terus melaksanakan pembenahan, perbaikan dan perubahan-perubahan sesuai dengan kemajuan Teknologi Informasi masyarakat global yang dinamis.

um-palembang.ac.id

Menurutnya, hal ini semata-mata untuk menuju Universitas muhammadiyah Palembang benar-benar sebagai The Real University (Perguruan Tinggi yang sesungguhnya). Pada akhirnya segala usaha kami juga untuk kepentingan masa depan, baik standar mutu dosen, proses pembelajaran, layanan administrasi, penyediaan sumber-sumber pembelajaran dan fasilitas pendukung agar secara berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menitipkan pesan kepada 873 alumni baru Universitas Muhammadiyah Palembang, bahwa alumni, Pertama harus mempunyai motivasi yang tinggi untuk meraih kesuksesan, anda pasti akan bahagia saat bisa bekerja pada satu pekerjaan yang anda cita-citakan selama ini. Dengan pekerjaan itu anda bisa memiliki apa yang anda inginkan dan cita-citakan oleh karenanya saudara memiliki motivasi dan cita-cita untuk mewujudkan hal tersebut. Kedua, Optimis dan Percaya diri ini saya tanamkan kepada anda karena sudah ada banyak contoh orang-orang yang meraih itu semua. “Apa yang sudah diraih orang lain, kita pasti bisa belajar meraihnya” ulasnya.

um-palembang.ac.id

Lanjutnya, Ketiga, Jadikan wisuda anda hari ini sebagai lembar baru hidup anda. Anda seolah lahir kembali menjadi sosok baru yang berbeda dari masa-masa sebelumnya. Dan anda harus punya rencana untuk perubahan besar hidup anda di masa mendatang. “Ini yang saya maksud bahwa wisuda bagi anda adalah gerbang “life revolution” anda. Jangan puas dengan apa yang sudah diraih, tapi terus belajar dan belajar. Keempat, jangan pernah melupakan restu dan doa orang tua. Itu adalah mantra paling mujarab, ucapan yang paling didengar Allah SWT, Ridhallahi fi Ridha al-walidain. Doa ini yang akan meringankan langkah anda.

um-palembang.ac.id

“Kepada alumni baru Universitas Muhammadiyah Palembang kami memberi doa dan harapan, selamat berjuang, laluilah hari-hari mendatang di jalan yang diridhoi Allah Subhana Wata’aah dengan hati lapang serta semangat membara jauh di lubuk hati. Harapan orang tua adalah semangat hidup yang tak akan hilang dari gelombang zaman” tutupnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Matangkan Program Prioritas, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan Gelar Rakerwil

um-palembang.ac.id – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan (PWM Sumsel) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Aula Hotel Grand Duta Syariah, Jln Radial No.1 Palembang, Jumat – Sabtu, 16 – 17 Oktober 2020.

um-palembang.ac.id

Rakerwil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan, selain dihadiri Ketua Majelis dan Lembaga PWM Sumsel, Ketua Organisasi Otonom Tingkat Wilayah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, dan anggota pleno PWM Sumsel, turut menjadi narasumber utama Dr. H. Agung Danarto, MAg., Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

um-palembang.ac.id

Ketua PWM Sumsel Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., dalam sambutannya mengatakan, latar belakang rakerwil ini dilaksanakan karena mundurnya pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah tahun 2020 ini, dikarenakan wabah Covid-19 agenda besar tersebut tertunda hingga 2 tahun tepatnya pada bulan Juli 2022. Hal tersebut mempengaruhi perpanjangan waktu kepengurusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, PWM, PDM dan pengurus kebawah. Oleh karena itu dalam konteks ini, kegiatan organisasi tetap dilaksanakan termasuk Rakerwil ini untuk mematangkan program program yang akan dilakukan pengurus dalam satu atau dua tahun ke depan.

Menurutnya, dari hasil rapat kerja wilayah ini akan dihasilkan rumusan untuk menerbitkan satu buku baru yang mencakup semua aktivitas perkembangan dakwah Muhammadiyah Sumatera Selatan, termasuk data amal usaha, jumlah ranting, cabang, Masjid Muhammadiyah, dan perkembangan amal usaha Muhammadiyah karena terakhir pendataan dilakukan tahun 2010.

um-palembang.ac.id

“Program kerja yang dibuat program prioritas mengingat jatah waktu kepengurusan yang diperpanjang, InsyaAllah adalah Program yang sudah terukur dan yang bisa memberi banyak manfaat,” ulasnya.

Guru Besar Ilmu Syariah UIN Raden Fatah Palembang ini juga menjelaskan, program kerja yang menjadi prioritas kedepan adalah Penguatan Kader Mubaligh, karena sejak 10 tahun terakhir kader mubaligh Muhammadiyah tidak banyak muncul, selalu yang itu saja. “Apa karena kurang tertarik atau ada hal lain yang mempengaruhinya. Di Rakerwil ini akan kita bahas” jelasnya.

um-palembang.ac.id

Ia melanjutkan, program prioritas kedepan selanjutnya adalah penguatan ideologi kader, karena kader Muhammadiyah saat ini banyak rebutan. ” Diharapkan kedepan kader memulai orientasi berorganisasi di Muhammadiyah bagian dari beramal” ujarnya.

Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., dalam sambutannya juga menekankan agar kader Muhammadiyah harus melek teknologi, karena dimasa saat ini sangat diharuskan jika tidak akan tertinggal, termasuk menghadapi isu kekinian yang selalu berkembang.

um-palembang.ac.id

Kendati demikian, program prioritas yang cukup dibahas adalah strategi pengembangan amal usaha, termasuk amal usaha diluar bidang pendidikan dan kesehatan. Karena amal usaha harus berkembang dan mulai memikirkan bidang lain terutama objek ekonomi.

Dalam Rakerwil ini juga, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan menandatangani MoU dengan Bank BNI Syariah.

Editor: Rianza Putra