Mahasiswa Teknik Sipil UM Palembang Lolos Program Dual Degree Taiwan, Kuliah hingga Magang di Industri Internasional

um-palembang.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang di kancah internasional. Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik, Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa, resmi dilepas untuk mengikuti Program 3+1+i Building Construction Engineering Dual Degree INTENSE Bachelor’s Program di Minghsin University of Science and Technology (MUST), Taiwan.

Pelepasan Nurul dilakukan secara resmi oleh Rektor UM Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., didampingi Wakil Rektor I Dr. Saleh Hidayat, M.Si., Wakil Rektor II Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., Wakil Rektor IV Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., serta Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional Prof. Erna Yuliwati, Ph.D., pada Selasa (15/9/2026) di Gedung KH. Faqih Usman Lantai 5.

Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa berhasil lolos seleksi bersama sejumlah mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia untuk mengikuti program internasional yang mengintegrasikan pendidikan tinggi dengan pengalaman industri di Taiwan tersebut.

Program INTENSE menjadi salah satu peluang strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik sekaligus mengenal dunia kerja secara langsung. Program ini melibatkan kerja sama dengan perusahaan atau industri di Taiwan. Dalam pelaksanaannya, Real World Survey memberikan beasiswa biaya hidup selama mahasiswa berada di Taiwan, sementara beasiswa perkuliahan diberikan oleh Kementerian Pendidikan Taiwan.

Selama mengikuti program, Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa akan menjalani rangkaian pendidikan dan pengalaman profesional di bidang Building Construction Engineering. Ia akan mengikuti perkuliahan selama dua tahun, dilanjutkan dengan program magang selama satu tahun dan bekerja selama satu tahun di Taiwan.

Menariknya, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian program, Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa berkesempatan memperoleh dua ijazah, yakni ijazah dari Universitas Muhammadiyah Palembang dan Minghsin University of Science and Technology (MUST) Taiwan.

Bagi UM Palembang, keberhasilan Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa bukan sekadar prestasi individual mahasiswa. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus membuka semakin luas kesempatan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman pendidikan dan profesional di tingkat global.

Rektor UM Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Nurul atas keberhasilannya lolos dalam program tersebut. “Selamat kepada Nurul atas prestasi yang diraih. Ini menunjukkan adanya kemajuan di bidang kemahasiswaan sekaligus menjadi bagian dari penguatan internasionalisasi Universitas Muhammadiyah Palembang,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan Program Studi Teknik Sipil dalam program internasional tersebut juga menunjukkan bahwa internasionalisasi tidak hanya menjadi agenda kelembagaan, tetapi mulai dirasakan secara langsung oleh mahasiswa.

“Program Studi Teknik Sipil juga menjadi bagian penting dalam penguatan internasionalisasi. Implementasi kerja sama dengan universitas di Taiwan ini diharapkan tidak berhenti pada satu program studi saja, tetapi dapat terus dikembangkan dan menjangkau program studi lainnya di UM Palembang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UM Palembang Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., memberikan sejumlah pesan kepada Nurul sebelum berangkat ke Taiwan. Ia meminta Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa menjaga nama baik almamater selama mengikuti program, sekaligus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan dan jejaring internasional.

“Jaga nama baik Universitas Muhammadiyah Palembang. Perbanyak literasi dan penguasaan keilmuan Teknik Sipil, salah satunya dengan memanfaatkan perpustakaan dan berbagai sumber akademik,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa mampu beradaptasi dengan pola pembelajaran di kampus tujuan. “Pola belajar tentu harus menyesuaikan dengan sistem yang diterapkan di kampus tujuan. Jangan hanya berorientasi menyelesaikan perkuliahan, tetapi manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Selain aspek akademik, Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., mendorong Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa membangun relasi dengan mahasiswa Indonesia lainnya yang berada di Taiwan. Menurutnya, jejaring tersebut dapat menjadi modal sosial dan profesional yang bermanfaat selama maupun setelah menyelesaikan pendidikan. “Banyak mahasiswa Indonesia yang berada di Taiwan. Jadikan itu sebagai peluang untuk membangun relasi melalui perkumpulan mahasiswa Indonesia di Taiwan,” katanya.

Lebih lanjut, Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa mengaku bersyukur dan bangga mendapatkan kesempatan mengikuti Program 3+1+i Building Construction Engineering Dual Degree INTENSE Bachelor’s Program di Minghsin University of Science and Technology (MUST) Taiwan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan ini. Bagi saya, program ini bukan hanya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri, tetapi juga menjadi pengalaman besar untuk mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan di bidang Teknik Sipil, serta mengenal dunia kerja dan industri di Taiwan,” ujarnya.

Ia mengatakan, kesempatan mengikuti program dual degree tersebut merupakan motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dunia konstruksi yang semakin kompetitif.

“Saya berharap selama di Taiwan bisa belajar dengan sungguh-sungguh, beradaptasi dengan lingkungan dan sistem pembelajaran yang baru, serta mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin. Saya juga ingin membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Palembang dan memberikan prestasi terbaik selama mengikuti program ini,” katanya.

Nurul Faizah Maghfirotul Bassasa juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan UM Palembang, Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil, para dosen, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga dirinya dapat mengikuti program internasional tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Rektor, para Wakil Rektor, pimpinan Fakultas Teknik, dosen, dan semua pihak yang telah mendukung saya. Mohon doa dan dukungannya agar saya dapat menjalani seluruh rangkaian program dengan baik dan kembali membawa pengalaman serta prestasi yang dapat memberikan manfaat bagi UM Palembang,” pungkasnya.

Editor : Rianza Putra