Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Ajak Guru Jadikan Sekolah Muhammadiyah di Sumsel Sebagai Pilihan Utama Masyarakat

um-palembang.ac.id – Sesuai dengan roap map jangka panjang yang Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yakni mengimplementasikan RPJP, revitalisasi tata kelola yang integratif dan terintegrasi dalam sistem informasi, dengan target menjadikan sekolah Muhammadiyah sebagai pilihan utama bagi masyarakat. Hal ini disampaikan H.M. Sofyan, S.T., M.T., Wakil Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah, saat bersilaturahmi dan sarasehan bersama Kepala Sekolah, dan Guru Muhammadiyah se Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan, yang bertempat di Aula SMA Muhammadiyah 1 Palembang, Selasa (19/10/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Majelis Dikdasmen PWM Sumsel Azwar Hadi, S.Ag., M.Pd., dan Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PWM Sumsel Drs. H. Ahmad Subhan.

H.M. Sofyan, S.T., M.T., menyampaikan, keberhasilan manajemen di lembaga pendidikan Muhammadiyah tidak lepas dari hadirnya leadership yang responsif terhadap perubahan, guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mengajar, mendidik, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

Oleh karena itu Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah membuat roap map jangka panjang yang dimulai tahun 2025 -2029 yakni mengimplementasikan RPJP, revitalisasi tata kelola yang integratif dan terintegrasi dalam sistem informasi, dengan target menjadikan sekolah Muhammadiyah sebagai pilihan utama bagi masyarakat.

Ia melanjutkan bahwa RPJP tahun 2030, Majelis Dikdasmen harus menuju class internasional, dan menjadi sekolah rujukan baik secara agama dan keilmuan. Hal tersebut bias dimulai dengan branding menunjukan prestasi siswa, guru dan libatkan media dalam hal promosi.

Selanjutnya, tahun 2035-2039 Majelis Dikdasmen dan sekolah Muhammadiyah berkembang dengan dunia teknologi informasi, dan tahun 2040 – 2045 menjadi sekolah berkemajuan dan mempunyai etos kerja sepanjang hayat. Untuk mendukung RPJP ini, akan dibangun pusat data yang langsung terintegrasi dengan pusat data Pusdatin Kemendibud.

Oleh karena itu menurutnya guru Muhammadiyah harus profesional, berkarakter dan berprestasi sehingga dapat meningkatkan peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, mampu memahami serta melaksanakan program pengembangan pendidikan dan mampu menjawab tantangan yang dihadapi, baik dalam wujud tantangan globalisasi, dan maupun tantangan kompetensi.

Editor: Rianza Putra