um-palembang.ac.id – Wakil Bendahara Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Dikti Litbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr. Hendro Widodo, M.Pd., bersama Nurul Satria Abdi, S.H., M.H., Tim Pengembangan Kelembagaan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah mengunjungi Kebun Pusat Studi Hilirisasi Jagung milik Universitas Muhammadiyah Palembang di Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.
Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Dikti Litbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah didampingi Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan Wakil Rektor II Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M.
![]()
Kebun Pusat Studi Hilirisasi Jagung merupakan salah satu upaya Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian yang berorientasi pada penerapan hasil riset. Keberadaan pusat studi ini diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan inovasi, penelitian, serta penguatan potensi komoditas jagung agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Hilirisasi pertanian menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil produksi, memperkuat produktivitas, dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis komoditas lokal. Melalui pendekatan tersebut, pengembangan pertanian tidak hanya berfokus pada kegiatan budidaya, tetapi juga diarahkan pada pemanfaatan hasil panen menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
![]()
Bagi perguruan tinggi, pengembangan pusat studi hilirisasi juga menjadi bagian penting dalam menghubungkan kegiatan akademik dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Penelitian yang dilakukan diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif, mendukung pengembangan sektor pertanian, serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Kunjungan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung potensi pengembangan riset dan kegiatan akademik yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Palembang, khususnya dalam bidang pertanian dan hilirisasi komoditas jagung.
![]()
Editor : Rianza Putra