um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang terus memperkuat komitmen dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui kegiatan Sosialisasi Instrumen dan Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7 Universitas Muhammadiyah Palembang, pada Senin (12/10/2026), sebagai bagian dari upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi mengenai instrumen audit sekaligus memastikan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diikuti seluruh Ketua Program Studi, Wakil Dekan, dan Dekan dilingkungan fakultas Universitas Muhammadiyah Palembang.
![]()
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Asvic Helida, S.Hut., M.Sc., menjelaskan bahwa Audit Mutu Internal merupakan bagian penting dalam pelaksanaan SPMI. AMI berfungsi untuk mengevaluasi kesesuaian antara standar mutu yang telah ditetapkan dengan implementasinya di lingkungan universitas.
Menurutnya, audit internal tidak semata-mata berorientasi pada pemeriksaan dokumen, tetapi juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, serta aspek-aspek yang masih membutuhkan perbaikan. Dengan demikian, hasil audit diharapkan dapat menjadi dasar bagi setiap program studi dan unit kerja dalam menyusun langkah peningkatan mutu secara terarah dan berkelanjutan.
Pelaksanaan AMI kali ini mencakup 34 program studi di Universitas Muhammadiyah Palembang, dengan ruang lingkup audit yang meliputi standar SPMI. Sebanyak 34 auditor internal dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut untuk mendukung proses evaluasi terhadap penerapan standar mutu di lingkungan program studi.
![]()
Keterlibatan auditor internal menjadi bagian penting dalam memastikan proses audit berlangsung secara sistematis, objektif, dan sesuai dengan instrumen yang telah ditetapkan. Para auditor diharapkan mampu melakukan identifikasi terhadap kesesuaian standar dan implementasi SPMI, sekaligus merumuskan temuan yang dapat ditindaklanjuti oleh program studi terkait.
Hasil audit nantinya diharapkan menghasilkan rekomendasi perbaikan bagi seluruh unit kerja yang berada dalam lingkup audit. Rekomendasi tersebut menjadi pijakan untuk melakukan pembenahan, memperkuat tata kelola akademik, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan standar mutu di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palembang.
![]()
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Saleh Hidayat, M.Si., menegaskan bahwa AMI merupakan salah satu instrumen utama dalam sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. Melalui audit internal, universitas tidak hanya mengevaluasi standar yang telah ditetapkan, tetapi juga memastikan berlangsungnya siklus perbaikan berkelanjutan atau continuous quality improvement.
Ia menekankan bahwa keberhasilan AMI tidak hanya ditentukan oleh kualitas instrumen, tetapi juga oleh kepedulian dan partisipasi aktif seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu, audit mutu perlu dipahami sebagai budaya bersama, bukan sekadar kewajiban formal yang dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan administrasi.
Menurutnya, hasil audit harus ditindaklanjuti melalui langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan cara tersebut, penjaminan mutu dapat memberikan dampak langsung terhadap pengembangan institusi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa.
![]()
Semangat peningkatan mutu tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai Muhammadiyah yang menempatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat sebagai bagian penting dari pengembangan amal usaha. Implementasi standar AIK dalam ruang lingkup audit menjadi salah satu upaya untuk memastikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan terus terintegrasi dalam penyelenggaraan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Palembang.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mewujudkan perguruan tinggi unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperluas kontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
![]()
Editor : Rianza Putra