Prof. Abid Djazuli Tekankan Pentingnya Loyalitas dan Penguatan Kaderisasi di Musycab IMM Kota Lubuk Linggau

um-palembang.ac.id –  Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., yang juga Anggota Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, memberikan kuliah umum dalam kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) dan Musyawarah Cabang (Musycab) XII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Lubuk Linggau, pada Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sekretariat Bersama Ortom Muhammadiyah Kota Lubuk Linggau tersebut mengangkat tema “Menanamkan Nilai, Membangun Loyalitas, dan Melahirkan Pemimpin”. Tema ini dinilai sangat relevan dalam membentuk karakter kader IMM yang memiliki integritas, loyalitas terhadap organisasi, serta mampu menjadi pemimpin masa depan yang berkemajuan.

Dalam materinya, Prof. Abid Djazuli memaparkan program utama Muhammadiyah khususnya pada bidang Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI). Menurutnya, Muhammadiyah saat ini terus memperkuat sistem kaderisasi agar mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan sosial.

Ia menjelaskan bahwa penguatan ideologi Muhammadiyah menjadi salah satu prioritas utama dalam kaderisasi. Sebab, kader Muhammadiyah harus memahami nilai-nilai Islam berkemajuan serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“IMM sebagai organisasi otonom Muhammadiyah memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Karena itu proses kaderisasi harus terus diperkuat,” ujarnya.

Selain penguatan ideologi, MPKSDI Muhammadiyah juga fokus pada pengembangan kompetensi kader melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurut Prof. Abid Djazuli, kader Muhammadiyah harus adaptif terhadap perkembangan zaman, menguasai teknologi, memiliki kemampuan kepemimpinan, dan mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Ia juga menekankan pentingnya loyalitas kader terhadap organisasi. Loyalitas, kata dia, bukan sekadar hadir dalam kegiatan, tetapi juga kesiapan untuk menjaga nama baik organisasi, menjalankan amanah, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Seorang kader IMM harus memiliki militansi dan loyalitas yang kuat. Dari sinilah akan lahir pemimpin-pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi umat dan bangsa,” tambahnya.

Kegiatan DAD dan Musycab XII IMM Kota Lubuk Linggau tersebut berlangsung penuh antusias. Para peserta yang terdiri dari kader IMM dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tampak aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab bersama Prof. Abid Djazuli.

Momentum ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar kader Muhammadiyah di Kota Lubuk Linggau sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan gerakan dakwah dan kaderisasi Muhammadiyah.

Pada kesempatan yang sama Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Lubuk Linggau dr. Mat Idris menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Abid Djazuli, S.E., M.M., yang telah memberikan wawasan dan motivasi kepada para kader IMM. “Kami berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal dalam membangun kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan semangat kemuhammadiyahan” ulasnya.

Melalui kegiatan ini, IMM Kota Lubuk Linggau diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya aktif di organisasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan pemimpin masa depan yang membawa kemajuan bagi masyarakat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah.

Editor : Rianza Putra