um-palembang.ac.id

Serah Terima Aset dan Program Mahad Saad Bin Abi Waqqash Ke PW Muhammadiyah Sumsel

um-palembang.ac.id – Direktur Mahad Saad Bin Abi Waqqash Muhammad Zainudin Nawi, Lc., M.Pd.I., menyerahkan secara simbolis Serah Terima Aset dan Program Mahad Saad Bin Abi Waqqash ke Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Selatan, pada hari Rabu (11/11/2020).

Penyerahan aset dan program tersebut sebagai bagian tindak lanjut dari penyerahan aset dan program seluruh mahad dibawah naungan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF)/Yayasan Muslim Asia kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyahdi Yogyakarta.

um-palembang.ac.id

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel) Prof. Dr. H. Romli SA., M.Ag., Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan anggota pleno PWM Sumsel.

Dalam sambutannya Muhammad Zainudin Nawi, Lc., M.Pd.I., mengatakan, acara ini melanjutkan dari serah terima Aset AMCP kepada PP Muhammadiyah di Yogyakarta pada 1 September 2020 yang lalu. Ia menuturkan bahwa Syekh Bukhori selaku donatur bagi mahad di Indonesia berpesan bahwa program bahasa arab terus dijalankan.

IMG_0680

“Beliau memilih Muhammadiyah karena yakin akan berlanjutnya program ini. Karena bahasa arab bagian agama islam, dan bahasa arab merupakan bahasa yang cukup mudah dipahami” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. H. Romli SA, M.Ag., menambahkan bahwa Mahad Saad Bin Abi Waqqash kedepan lebih dimanfaatkan oleh warga Muhammadiyah Sumsel untuk belajar bahasa arab. Tindaklanjut secara kelembagaan, Mahad Saad Bin Abi Waqqash akan dimanfaatkan oleh persyarikatan Muhammadiyah.

um-palembang.ac.id

PWM Sumsel sudah membuat surat keputusan untuk Direktur Mahad agar melanjutkan sistem pembelajaran sampai dengan selesai bagi mahasiswa yang tersisa, untuk selanjutnya nanti akan dikoordinasikan kembali terkait keberlanjutan program Mahad Saad Bin Abi Waqqash.

IMG_0682

“Koordinasi Mahad Saad Bin Abi Waqqash tidak lagi ke AMCP akan tetapi langsung ke PWM Sumsel, dan Mahad Saad Bin Abi Waqqash kedepan harus mencari program agar belajar bahasa arab mudah dipelajari dan digemari masyarakat” jelasnya.

Editor: Rianza Putra

Posted in Berita.