um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui International Sharing Session Downstreaming Product and Cultural Exchange of South Sumatra with Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia, yang digelar di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7 UM Palembang, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis antara UM Palembang dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, khususnya dalam pengembangan dan hilirisasi produk, penelitian, pertukaran akademik, serta pengenalan kekayaan budaya Sumatera Selatan kepada mahasiswa internasional.
![]()
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I UM Palembang Dr. Saleh Hidayat, M.Si., Wakil Rektor II Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional Prof. Erna Yuliwati, Ph.D., Dekan, Wakil Dekan, serta mahasiswa internasional UM Palembang.
Sementara dari UPSI Malaysia hadir Timbalan Pendaftar, Fakulti Teknikal dan Vokasional, Encik Ahmad Tarmizi Bin Al Shaari, bersama Dr. Zahidah binti Ab Latiff, Assoc. Prof. Dr. Zaliza binti Hanafi, Dr. Hidayah binti Hamdan, Dr. Farah Najwa binti Ahmad Puad, serta Amir Azril bin Mohd Ali.
![]()
![]()
Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan UPSI Malaysia. Ia menegaskan bahwa kunjungan dan sharing session tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dilanjutkan melalui program kerja sama yang konkret dan memberikan manfaat bagi kedua institusi.
“Selamat datang di Universitas Muhammadiyah Palembang. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari berbagai kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama, baik dalam penelitian, pertukaran dosen dan mahasiswa, maupun program akademik lainnya,” ujarnya.
![]()
![]()
Menurut Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., UM Palembang memiliki berbagai potensi dan keunggulan yang dapat dikolaborasikan dengan UPSI Malaysia. Karena itu, hasil pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperkuat kerja sama kelembagaan yang lebih terstruktur melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) maupun Memorandum of Agreement (MoA).
“Berbagai keunggulan yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Palembang dapat menjadi modal untuk mewujudkan program bersama. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas,” katanya.
![]()
Sementara itu, Timbalan Pendaftar Fakulti Teknikal dan Vokasional UPSI Malaysia, Encik Ahmad Tarmizi Bin Al Shaari, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan UM Palembang. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan kesempatan penting untuk membangun hubungan yang lebih erat antara UPSI dan UM Palembang.
UPSI Malaysia, lanjutnya, siap menindaklanjuti kunjungan tersebut dalam bentuk program-program konkret, terutama kegiatan unggulan yang dapat dilaksanakan bersama antarlembaga.
“Terima kasih atas sambutan yang telah diberikan. Kami berharap kunjungan ini dapat dilanjutkan dengan berbagai program konkret yang memberikan manfaat kepada kedua institusi,” ujarnya.
![]()
Salah satu aspek penting dalam kegiatan tersebut adalah pertukaran budaya. Mahasiswa UPSI Malaysia memiliki kesempatan untuk memperoleh wawasan lebih jauh mengenai kultur, tradisi, dan kekayaan budaya Kota Palembang serta Provinsi Sumatera Selatan.
Pertukaran budaya dinilai menjadi bagian penting dari kerja sama internasional perguruan tinggi karena tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga membangun pemahaman lintas budaya dan memperkuat hubungan masyarakat akademik Indonesia-Malaysia.
![]()
Ke depan, UM Palembang dan UPSI Malaysia akan menjajaki sejumlah agenda, mulai dari penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan program akademik, hingga kolaborasi dalam hilirisasi produk.
Kedua institusi juga menekankan pentingnya penyusunan *timeline* program yang jelas agar setiap bentuk kerja sama memiliki target, indikator, dan keluaran yang terukur.
Editor : Rianza Putra