um-palembang.ac.id – Mahad Sa’ad Bin Abi Waqash Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Wisuda Ke XI yang diikuti 43 lulusan, pada Selasa 4 Agustus 2026. Bertempat di Aula Gedung Prof. Djakfar Murod Lantai 2.
Turut hadir dalam wisuda tersebut, H. Abdul Basit, Lc., M.Pd.I., Ketua Komite Pengawasan Ma’had Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhamad Rofiq Muzakkir, Lc., M.A., Ph.D., Mudir Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah PP Muhammadiyah, Ketua PWM Sumsel Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., dan unsur pleno, Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Wakil Rektor IV Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., serta Direktur Ma’had Saad Bin Abi Waqash Dr. Muhammad Zainuddin Nawi, Lc., M.A.
![]()
![]()
Wisudawan Terbaik I dalam Wisuda Ke XI Mahad Sa’ad Bin Abi Waqash Universitas Muhammadiyah Palembang diraih oleh Putri Amanda dengan Nilai 90 Predikat Mumtaz, dan Wisudawan Terbaik II diraih oleh M. Ardiyansyah dengan Nilai 89 Predikat Jayyid Jiddan. Kemudian Wisudawan Terbaik III diraih oleh Mauly Miftahul Jannah dengan Nilai 88 Predikat Jayyid Jiddan.
Dr. H. Muhammad Zainuddin Nawi, Lc., M.A., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan dengan penuh dedikasi.
Ia menegaskan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas kepada umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
![]()
![]()
“Selamat kepada seluruh lulusan Wisuda Ke-XI Ma’had Sa’ad Bin Abi Waqash Universitas Muhammadiyah Palembang. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk terus berdakwah, mengabdi kepada masyarakat, serta memperkuat lahirnya ulama muda Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah di Sumatera Selatan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Ma’had Sa’ad Bin Abi Waqash memiliki peran strategis dalam menyiapkan kader-kader ulama yang tidak hanya menguasai ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, kemampuan kepemimpinan, serta mampu menjawab berbagai tantangan dakwah di era modern.
![]()
![]()
Sementara itu, Ketua Komite Pengawasan Ma’had PTMA PP Muhammadiyah, H. Abdul Basit, Lc., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas konsistensi Ma’had Sa’ad Bin Abi Waqash Universitas Muhammadiyah Palembang yang telah berhasil menyelenggarakan wisuda hingga angkatan ke-XI.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga kualitas pendidikan kader ulama di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah.
Ia berharap seluruh lulusan tidak berhenti pada capaian akademik semata, tetapi dapat berkiprah secara nyata dalam berbagai lini pengabdian di Persyarikatan Muhammadiyah maupun di tengah masyarakat.
![]()
![]()
“Lulusan Ma’had harus dapat terserap di berbagai jenjang Persyarikatan Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah. Mereka adalah aset dakwah yang memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai Islam berkemajuan serta memperkuat gerakan Tarjih dan Tajdid di berbagai bidang,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya regenerasi ulama sebagai bagian dari keberlanjutan gerakan Muhammadiyah. Oleh karena itu, sinergi antara Ma’had, perguruan tinggi, dan Persyarikatan harus terus diperkuat agar mampu melahirkan kader-kader ulama yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.
![]()
Editor : Rianza Putra