um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang kembali memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan IIMT University Greater Noida, India secara daring, pada Selasa 30 Juni 2026. Kerja sama ini menjadi bagian dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi global.
MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., dan Mr. Ajay Ram Puri, As a Representative for Dr. Mayank Agarwal, Hon’ble Pro Chancellor & Managing Director.
Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kerja sama internasional merupakan kebutuhan strategis bagi perguruan tinggi di era globalisasi. Penandatanganan MoU tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi.
![]()
Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia saat ini memiliki tujuh fakultas dan satu program pascasarjana dengan 38 program studi serta lebih dari 10.000 mahasiswa aktif. Dengan jumlah mahasiswa dan program studi yang terus berkembang, UM Palembang berkomitmen memperluas jejaring internasional guna meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
Dirinya juga menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini dituntut untuk mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan karakter generasi, hingga tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif. Karena itu, institusi pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan wawasan internasional.
“Perguruan tinggi harus mampu menciptakan alumni yang memiliki wawasan dan kemampuan global. Oleh karena itu, kerja sama antarperguruan tinggi dalam skala internasional sangat diperlukan,” ujarnya.
![]()
Menurutnya, penandatanganan kerja sama dengan IIMT University merupakan salah satu langkah konkret dalam menjawab tantangan tersebut. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program akademik dan nonakademik yang berdampak langsung bagi mahasiswa, dosen, dan institusi.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Palembang saat ini sedang gencar melaksanakan program internasionalisasi dalam pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi universitas sebagai perguruan tinggi unggul yang mampu berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam pengembangan kerja sama internasional, Universitas Muhammadiyah Palembang menekankan sejumlah aspek penting, di antaranya penyusunan kurikulum bersama stakeholder agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, penerapan pembelajaran berbasis proyek nyata, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, pelaksanaan program magang yang lebih luas, sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan dosen, serta pembaruan teknologi dan pelatihan berkelanjutan.
Kebijakan Kampus Berdampak dan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga menjadi landasan penting dalam memperkuat kerja sama internasional tersebut. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, mahasiswa memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh pengalaman akademik dan budaya internasional yang akan meningkatkan daya saing di pasar kerja global.
Universitas Muhammadiyah Palembang menyambut baik kerja sama dengan IIMT University dan berharap seluruh fakultas serta program studi dapat segera menindaklanjuti MoU tersebut melalui penyusunan Memorandum of Agreement (MoA) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih spesifik. “Kerja sama ini diharapkan dapat segera diwujudkan dalam bentuk program-program nyata yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” pungkasnya.
Editor : Rianza Putra