umpalembang.ac.id

FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Pelatihan E-Learning

Palembang, umpalembang.ac.id – Guna meningkatkan kualitas pembelajaran, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Pelatihan e-Learning, Rabu (19/12/2019).

Pelatihan ini diikuti perwakilan dosen dari setiap prodi yang ada di FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang. Bertindak selaku fasilitator, Heru, S.Pd., M.Pd., dan Binar Azwar Anas Harian, M.Pd.

Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Rusdy A. Siroj, M.Pd., sangat mengapresiasi karena kegiatan pelatihan e-Learning ini sudah diterapkan dan berharap seluruh dosen dilingkungan FKIP dapat mempermudah kinerja mereka dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan dan lebih memanfaatkan fasilitas internet kampus untuk kegiatan akademik.

“Kita berharap usai pelatihan ini para dosen FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang dapat memanfaatkan sistem e-Learning ini dengan baik, agar sistem belajar mengajar lebih baik dan dapat meningkatkan kreatifitas mahasiswa “, ungkapnya.

Tujuan dari diadakannya pelatihan e-Learning ini yaitu, memperkenalkan kepada seluruh tenaga dosen pada semua program studi di lingkungan FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang mengenai sistem pembelajaran melalui sistem e-Learning dengan memanfaatkan teknologi internet.

Selain itu memberdayakan metode pembelajaran kampus (terutama antara dosen dan mahasiswa) melalui e-Learning yang terintegrasi dengan sistem pembelajaran yang ada dilingkungan FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dikatakan Dr. Rusdy A. Siroj, M.Pd., walaupun demikian e-Learning ini tidak menstopkan perkuliahan di kelas, melainkan melalui e-Learning tersebut para dosen dapat mengawal dan meningkatkan komunikasi mahasiswa dengan dosen di luar kelas dengan maksimum.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Revolusi Industri 4.0, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang Harus Kuasai IoT

Palembang, umpalembang.ac.id – Mahasiswa diingatkan untuk tidak hanya belajar mengejar nilai, tetapi perlu membekali diri dengan skill yang bermanfaat untuk orang lain, dan sesuai dengan kebutuhan di era revolusi industri 4.0, salah satunya dengan menguasai Internet of Things (IoT).

Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Internet of Things untuk Kebutuhan Entrepreneurship dalam Industri 4.0 dengan tema “Membangun Peran Generasi Muda untuk Tanggap Berencana di Era Modernisasi” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang, Rabu (18/12/2019).

umpalembang.ac.id

Seminar tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., dan menurut beliau menilai seminar ini sangat penting karena Internet of Things merupakan unsur utama dalam revolusi industry 4.0 , Internet of Things pun berpengaruh terhadap beberapa industry seperti manufaktur, logistic, kesehatan , dan masih banyak industry lainnya.

“Internet of Things berfungsi untuk mencari dan mengumpulkan berbagai data dari beberapa sumber yang pada akhirnya data tersebut akan diolah menjadi data yang dapat digunakan oleh pengguna” ungkapnya.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber Arman Wijaya selaku Network Performance Manager Tree South Sumatera, dan Tagrim Ibadi, M.Kom., selaku Founder INET KOMPUTER, yang turut dihadiri Wakil Dekan I, III, dan Kaprodi Teknologi Infromasi.

umpalembang.ac.id

Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., juga menambahkan bahwa forum seminar dan diskusi oleh bidang kemahasiswaan bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan yang baru dan juga dalam bagian penguatan borang akreditasi program studi Teknologi Informasi.

“Pimpinan Universitas Muhammadiyah Palembang sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena bidang kemahasiswaan banyak jenisnya yang nantinya berkembang sesuai minat dan bakat mahasiswa” tambahnya.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Ajak Kader IMM Menjadi Generasi yang Berkualitas

Palembang, umpalembang.ac.id – Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) harus menjadi Generasi yang berkualitas denagn memiliki keyakinan atau kepercayaan diri yang kuat. Sehingga tidak terombang-ambing. Keyakinannya yang kuat akan membuat generasi unggul mampu membedakan hal yang baik dan buruk.

Karena generasi yang berkualitas mempunyai standar kompetensi atau kemampuan untuk bersaing. Sebab di era globalisasi banyak orang luar datang ke Indonesia untuk bekerja. Tentu orang-orang asing tersebut juga punya standar kompetensi.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., saat memberikan materi tentang “Ciri Generasi Berkualitas dalam Pandangan Islam” dalam acara Darul Arqam Dasar (DAD) Pimpinan Komisariat IMM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang, Sabtu (16/12/2019) malam.

umpalembang.ac.id

Kegiatan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren BKPRMI Sumatera Selatan ini, mengangkat tema “Mengukuhkan Ideologi Kader untuk Mewujudkan IMM Berkemajuan dalam Menghadapi Dinamika Sosial”, 13 – 15 Desember 2019.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Ciri generasi yang berkualitas dalam pandangan islam, Pertama, Generasi yang Berkepribadian Islam yaitu generasi yang memiliki keimanan kuat terhadap Islam (Aqidah Islamiyah), dan bertekad menjadikan aqidah Islam tersebut sebagai standar satu-satunya dalam pola berpikir dan pola sikapnya. Pola pikir Islami (aqliyah Islamiyah) akan terbentuk bila pemahaman terhadap suatu fakta senantiasa dikaitkan dengan pemikiran dan pandangan Islam.

Ia melanjutkan, Kedua, Generasi yang Berjiwa Pemimpin. Islam datang dengan membawa seperangkat aturan yang sempurna yang terselesaikannya seluruh promblematika kehidupan manusia sampai akhir zaman. Pemikiran-pemikiran yang bersifat mendasar dan menyeluruh menjadikan Islam bersifat universal. Penerapan Syari’at Islam tidak hanya dikhususkan untuk umat Islam saja, tetapi juga merupakan rahmat bagi seluruh manusia dan mensejahterakan kehidupan manusia.

“Ketiga, Generasi Muslim Harus Memiliki Karakter Mandiri. Kemandirian adalah bekal menjadi otonom, yang dalam bahasa Nabi “yad al-‘ula” (tangan di atas) sebagai lawan “yad al-sufla” (tangan di bawah). “Umat muslim akan kuat dan berdaya saing tinggi jika mereka mandiri secara kepribadian, ekonomi, politik, dan budaya. Dengan mandiri maka tidak akan tergantung kepada siapapun” ungkapnya.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menambahkan bahwa Keempat, Memiliki Karakter Sosial yaitu Orang Islam harus peduli terhadap sesamanya, lebih-lebih bagi yang dhuafa-mustadhafin. Muslim harus menjadi sosok yang bermanfaat bagi orang lain, itulah ciri insan terbaik. Dengan sikap sosial seperti itu tumbuh jiwa altruis dan solidaritas sosial yang tinggi.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Susun Program Kerja Prioritas, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Raker

Palembang, umpalembang.ac.id – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Rapat Kerja (Raker) tahun akademik 2019/2020, kegiatan tersebut dalam rangka untuk membahas rencana program kerja untuk tahun 2020 mendatang, serta menyusun berbagai program kerja prioritas. Acara berlangsung 16-17 Desember 2019.

umpalembang.ac.id

Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Kgs. A. Roni, M.T., dalam sambutanya pada pembukaan Raker mengatakan, bahwa rapat kerja ini dalam agenda tahunan yang wajib dalam rangka untuk menyamakan persepsi, komitmen dan langkah kerja, dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja di Fakultas Teknik.

Ia menyebutkan, secara khusus di era revolusi 4.0 raker bertujuan antara lain untuk menghasilkan hasil kerja yang jelas baik dalam menyusun program dan kegiatan prioritas tahun 2020, memantapkan pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2020, melakukan evaluasi program kegiatan tahun 2019, sosialisasi kebijakan penyusunan dan pelaksanaan anggaran serta pengawasan, dan meningkatkan kualitas pelayangan pendidikan di Fakultas Teknik.

Doctor Kimia Fisika lulusan University of Bordeaux 1- France ini juga menambahkan, bahwa Penyusunan program dan pelaporan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari realisasi visi dan misi serta program kerja kelembagaan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang.

umpalembang.ac.id

“Raker ini juga membahas wacana Renop dan Renstra yang berdasarkan hasil beberapa visitasi prodi yang sudah dijalani dengan mengimplementasikan beberapa program kerja prioritas” ulasnya.

Ditambahkannya, untuk memaksimalkan realisasi kegiatan baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang perlu dibahas dan dipresentasikan untuk menerima masukan dan pandangan serta menentukan target kerja dari setiap pimpinan prodi dan fakultas, oleh karena itu Raker ini sangat menentukan dalam merealisasikan program-program prioritas di masa mendatang.

Raker Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang ini diikuti Wakil Dekan I, II, III, IV, Unit LPM, UPJ, UPPM, Unit Perpustakaan, Lab. AIK, Lab. Komputer dan Bahasa.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

BEM Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Turnamen Futsal dan Bulutangkis

Palembang, umpalembang.ac.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar kegiatan pertandingan olahraga futsal dan Bulutangkis bertajuk Turnamen Dekan Cup, Sabtu – Minggu, 14 – 15 Desember 2019.

Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Futsal dan Bulutangkis Jakabaring kota Palembang, kegiatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang (UMPalembang) melalui organisasi mahasiswa BEM yang di Ketuai oleh M. Virgo Alkautsar, mahasiswa angkatan 2017.

umpalembang.ac.id

Peserta kegiatan tahun ini selain mahasiswa FK UMPalembang Prodi Kedokteran dan Prodi Pendidikan Profesi Dokter, juga diikuti oleh berbagai institusi kedokteran dan kesehatan di Palembang, yaitu FK Unsri, FKG Unsri, Stikes Muhammadiyah, Poltekes Palembang, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusa, STIFI Palembang, STIK Khodijah, Apikes Widya Dharma, dan FKM Unsri.

Wakil Dekan III FK UMPalembang Trisnawati, S.Si., M.Kes., menyebut, bahwa kegiatan ini merupakan terobosan BEM Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang untuk mendongkrak rasa kekeluargaan para mahasiswa kedokteran dan kesehatan di Palembang.

umpalembang.ac.id

“Penyelenggara Dekan Cup adalah terobosan yang baik dari BEM FK UMPalembang guna membangun kekeluargaan dan kekompakan. Dengan adanya kejuaraan ini, maka mahasiswa diminta untuk memiliki kemampuan bukan hanya dari segi akademis, namun dari segi non-akademis juga,” ulasnya.

Melihat antusias yang besar pada penyelenggaraan turnamen Dekan FK Cup ini, kata Trisnawati, S.Si., M.Kes., tidak menutup kemungkinan ajang serupa juga akan digelar ditahun-tahun berikutnya.

“Menyalurkan hobby dengan kegiatan positif yang bermakna dan menumbuhkan jiwa kebersamaan,” tambahnya.

Editor: Rianza Putra

um-palembang.ac.id

Peningkatan Ghirah Bermuhammadiyah, 195 Mahasiswa FP UMPalembang Ikuti BAM

Palembang, umpalembang.ac.id – Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan, bisa bersumber dari diri sendiri maupun orang lain. Wawasan yang luas sangat dibutuhkan, seiring berjalannya kehidupan yang semakin global.

Baitul Arqam adalah salah satu kegiatan Muhammadiyah yang bisa dijadikan sebagai ajang penambah wawasan dan pengetahuan. Seperti yang dilakukan oleh 195 mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) Universitas Muhammadiyah Palembang mengikuti Baitul Arqam Mahasiswa (BAM).

um-palembang.ac.id

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yaitu sejak 14-15 Desember 2019 di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir, dengan mengangkat tema “Luruskan Aqidah, Perbaiki Ibadah, Wujudkan Kampus yang Unggul dan Islami.

“Kegiatan yang terlaksana berkat kerjasama pimpinan Fakultas Pertanian dan PK IMM Fakultas Pertanian ini bertujuan memberikan wawasan dan pemahaman tentang ke-Muhammadiyahan kepada para mahasiswa,” ungkap Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang saat membuka acara.

um-palembang.ac.id

Ia melanjutkan bahwa kegiatan Baitul Arqam Mahasiswa ini juga merupakan ajang peningkatan ghirah para mahasiswa Fakultas Pertanian untuk semangat dalam bermuhammadiyah. dan untuk mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang banyak. Khususnya terkait dengan wawasan ketarjihan.

“Ada banyak ilmu tentang kemuhammadiyahan, sehingga akan butuh waktu yang panjang, peserta diharapkan dapat menggali sendiri ilmu-ilmu yang disampaikan selama kegiatan Baitul Arqam Mahasiswa ini,” tambahnya.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Galeri Investasi Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Donor Darah

Palembang, umpalembang.ac.id – Galeri Investasi Universitas Muhammadiyah Palembang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melalui Unit Transfusi Darah (UTD) Kota Palembang menggelar kegiatan donor darah, Rabu (11/12/2019).

Kegiatan sosial donor darah yang terbuka untuk umum ini dalam rangka silaturahmi pengurus Galeri Investasi Universitas Muhammadiyah Palembang yang lama dengan pengurus yang baru.

Kepala Galeri Investasi Universitas Muhammadiyah Palembang Dina Rossi, S.E., M.Si., mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan rutin Galeri Investasi setiap tahun. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kepedulian bagi sesama manusia yang membutuhkan.

Ia melanjutkan, antusias mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang mendonorkan darah hari ini sangat besar. Bahkan dalam waktu dua setengah jam acara selesai dikarenakan PMI menyiapkan 50 kantong darah untuk peserta dan juga 26 peserta yang belum bisa turut menyumbangkan dikarenakan adanya tes kesehatan.

“Mudah-mudahan kegiatan donor darah ini bisa dilakukan secara terus menerus karena dapat menumbuhkembangkan rasa kepedulian sesama manusia” ungkapnya.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Audiensi LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang Bersama Pemkot Palembang

Palembang, umpalembang.ac.id – Asisten I Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang H. Faizal Ar., menerima audiensi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Palembang, Rabu (11/12/2019).

Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Mustopa Marli Batubara, M.P., mengatakan, tujuan audiensi ini berkaitan akan dilaksanakannya kembali Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Muhammadiyah Palembang tahun 2020, yang akan dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2020, dan Kota Palembang merupakan salah satu wilayah yang akan dituju.

2

Ditambahkan Dr. Ir. Mustopa Marli Batubara, M.P., bahwa mahasiswa yang akan melakukan KKN di Kota Palembang berjumlah sekitar 780 orang dengan program unggulan Gerakan subuh berjamaah, Gotong Royong, Bina Rumah Hafidz, Maghrib Mengaji, Usaha kecil menengah, dan Lingkungan Sehat, yang akan ditempatkan di 7 kecamatan, tentunya dengan seizin Pemkot Palembang.

Asisten I Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang H. Faizal Ar., mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang yang telah memilih kembali Kota Palembang sebagai tempat KKN bagi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang.

Pemkot Palembang sangat menyambut positif kegiatan KKN reguler ini, selain sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat, secara psikologis juga akan memberikan sugesti dan motivasi kepada para pelajar di kota Palembang untuk melanjutkan pendidikannya kelak ke perguruan tinggi khususnya ke Universitas Muhammadiyah Palembang.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Bina Kampung KB, Angkasa Pura II dan Universitas Muhammadiyah Palembang Tandatangani MoU

Palembang, umpalembang.ac.id – Eksistensi dan kiprah kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh Universitas Muhammadiyah Palembang kembali dapat dirasakan oleh masyarakat kota Palembang.

Setelah berpartisipasi dalam membina masyarakat di Kampung KB Layang-layang di Lorong Sei Tawar I, Kelurahan 29 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang yang sudah dibina sejak penandatanganan MoU dengan Pemkot Palembang pada tanggal 13 Februari 2019 yang lalu.

12

Kini, Universitas Muhammadiyah Palembang kembali ikut berpartisipasi dengan membina Kampung KB Sukamulya di Kelurahan Talang Betutu Kecamatan Sukarame Kota Palembang. Hal tersebut tertuang dalam Penandatangan MoU bersama Direktur Eksekutif Angkasa Pura II Fahrozi, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Rabu (11/12/2019).

Salah satu kegiatan pengabdian pada masyarakat tersebut, dalam agenda kegiatan Launching Kampung KB Sukamulya “Berdaya” dan Peresmian Kelompok Pembudidaya dan Usaha JAMELE AP II, oleh Pemerintah Kota Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan yang diinisiator oleh Forum CSR Kessos provinsi Sumsel.

Direktur Eksekutif Angkasa Pura II Fahrozi mengatakan bahwa, Angkasa Pura II akan mensuport penuh kegiatan pemberdayaan di Kampung KB Sukamulya. Kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya sinergisitas dengan banyak komponen, salah satunya perguruan tinggi.

“Manajemen Angkasa Pura II berharap banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat Kampung KB Sukamulya Kelurahan Talang Betutu dengan keberadaan Angkasa Pura II” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menuturkan bahwa, Kampung KB Suka Mulya ini merupakan kampung KB binaan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang yang kedua setelah kampung KB Layang-layang yang sudah dibina. Universitas Muhammadiyah Palembang, disamping juga nantinya dari beberapa corporate dan PT lain yang nanti akan secara bersama-sama membangun ekonomi masyarakat menjadi lebih baik lagi.

“Namun tidak hanya pembinaan dari sisi ekonomi, karena Perguruan Tinggi mempunyai Chaturdharma Perguruan Tinggi, seperti yang sudah dilakukan Universitas Muhammadiyah Palembang di kampung KB layang-layang, dari pembinaan yang bersifat pendidikan seperti mengaji, pengetahuan umum dan bahkan bahasa inggris, disamping pembinaan kepada ibu-ibu nya untuk usaha ekonomi keluarga” tuturnya.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., melanjutkan, bahwa saat ini masyarakat Kampung KB Layang-Layang sudah punya produk yang menjadi andalan, yaitu berupa jahe instan yang pembuatannya diajarkan oleh dosen-dosen dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang, yaitu oleh bapak Dr. Eko Arianto, S.T., M.Chem., yang kemudian didukung oleh kegiatan pengabdian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan tim ibu Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., yang menjadikan kemasan jahe instan menjadi menarik dan layak masuk dipasarkan di supermarket.

Editor: Rianza Putra

umpalembang.ac.id

Bedah Buku “Dunia Barat dan Islam” di Universitas Muhammadiyah Palembang

Palembang, umpalembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar kegiatan Bedah Buku “Dunia Barat dan Islam Cahaya di Cakrawala” Karya dr. Sudibyo Markus. Bertempat di Aula Kantor Pusat Administrasi Universitas Muhammadiyah Palembang, Senin (9/12/2019).

Bedah Buku tersebut menghadirkan Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan, Prof. Dr. Aflatun Muchtar, Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Nor Huda, M.Ag., M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Purmansyah Ariadi, M.Hum., Dekan Fakultas Agama Islam Unversitas Muhammadiyah Palembang.

umpalembang.ac.id

Turut hadir dalam bedah buku yang dimoderatori Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Ketua BPH Dr. H.M. Idris, S.E., M.Si., dosen, dan mahasiswa UMPalembang. Serta dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., Wakil Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., mengatakan bahwa, buku Dunia Barat dan Islam ini merupakan karya yang luar biasa dan sangat direkomendasikan untuk dibahas diberbagai PTM di Indonesia. Karena buku ini menekankan dialog antar umat beragama yang bisa berdampingan dengan sesama.

“Semoga buku ini menjadi stimulus bagi dosen di PTM, khususnya bagi dosen Universitas Muhammadiyah Palembang untuk membuat buku yang monumental” ungkapnya.

Sementara itu, dr. Sudibyo Markus yang juga Wakil Ketua Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhammadiyah itu dalam pengantarnya mengatakan bahwa saat ini sudah ada empat tonggak bersejarah yang menandai perang agama tidak relevan lagi. Hal itu sebagaimana disampaikan melalui buku setebal 497 halaman ini.

Dia menyebut empat tonggak itu di antaranya Perang Salib, Konsili Vatikan II, Kalimatun Sawa dan Agenda for Humanity hasil World Humanitarian Summit di Instanbul, Turki, pada 2016.

Perang Salib pada tahun 1095-1297, lanjut dia, telah menggambarkan terjadinya pertempuran panjang yang sia-sia. Ahli sejarah juga menganggap perang melibatkan Katolik versus Islam itu sejatinya tidak mengemban misi penginjilan.

“Begitu Jerusalem dikuasai, ternyata warga setempat sekira 70 ribu apapun agamanya dan usianya tetap dibantai. Perang Salib juga membawa misi Kaisar Konstantinopel untuk kembali merebut Jerusalem yang mulai diganggu orang-orang Turki Seljuk,” katanya.

Kemudian Konsili Vatikan II (1962-1965), kata dia, sudah mengeluarkan pernyataan yang berisi Pembaharuan Sikap Gereja Katolik terhadap Islam dengan menghargai kebenaran dan keutamaan dalam Islam serta ajakan melupakan segala pertentangan masa lalu.

Terakhir, Sudibyo Markus mengatakan, adalah Agenda for Humanity pada 23-24 Mei 2016 di Turki mengeluarkan Keputusan World Humanitarian Summit. Forum yang masuk dalam agenda Perserikatan Bangsa-Bangsa itu pertama kali mengagendakan perdamaian dan agenda kemanusiaan. Termasuk mengangkat tanggung jawab bersama umat beragama dalam menghadapi permasalahan kemanusiaan yang semakin komplek.

Editor: Rianza Putra