um-palembang.ac.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan yang unggul, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan Capital Budgeting & Feasibility Analysis yang digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Gedung KH. Faqih Usman Lantai 6.
Kegiatan yang diikuti oleh 35 mahasiswa Program Studi Manajemen ini menghadirkan praktisi perbankan Joko Guntur, S.E., selaku Pimpinan Cabang Pembantu Bank Sumsel Babel Syariah UM Palembang sebagai narasumber utama. Melalui pelatihan tersebut, para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai analisis kelayakan investasi, penganggaran modal, serta teknik pengambilan keputusan bisnis yang berbasis data dan perhitungan keuangan yang akurat.
![]()
Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang, M. Fahmi, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program penguatan kompetensi mahasiswa yang terintegrasi dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Program tersebut dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi lulusan sehingga tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi profesional yang diakui.
Menurutnya, dunia kerja saat ini menuntut lulusan perguruan tinggi untuk memiliki keterampilan yang lebih spesifik dan aplikatif. Oleh karena itu, FEB Universitas Muhammadiyah Palembang terus berupaya menghadirkan berbagai pelatihan berbasis kebutuhan industri guna memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi persaingan global.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali kemampuan untuk melakukan analisis kelayakan suatu investasi atau proyek bisnis. Kompetensi ini sangat penting bagi calon manajer, analis keuangan, maupun wirausahawan dalam mengambil keputusan yang tepat dan menguntungkan,” ujarnya.
![]()
Ia menambahkan bahwa integrasi pelatihan kompetensi ke dalam SKPI menjadi salah satu strategi fakultas dalam meningkatkan daya saing lulusan. Dengan adanya sertifikat kompetensi pendamping ijazah, lulusan memiliki bukti tambahan atas kemampuan yang dimiliki sehingga lebih mudah diterima oleh dunia usaha dan dunia industri.
Dalam pemaparannya, Joko Guntur, S.E., menjelaskan bahwa capital budgeting merupakan proses penting dalam menentukan keputusan investasi jangka panjang yang akan dilakukan perusahaan. Melalui metode analisis yang tepat, perusahaan dapat menilai apakah suatu proyek layak dijalankan dan mampu memberikan keuntungan yang optimal.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai metode analisis kelayakan investasi seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, hingga analisis risiko investasi. Selain teori, peserta diberikan berbagai studi kasus yang diambil dari praktik bisnis dan dunia perbankan sehingga materi yang disampaikan menjadi lebih kontekstual dan mudah dipahami.
Menurut Joko Guntur, kemampuan melakukan analisis investasi menjadi salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan di era bisnis modern. Perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang mampu membaca peluang, menghitung risiko, dan menyusun strategi investasi secara profesional.
“Mahasiswa harus mulai terbiasa memahami bagaimana sebuah keputusan bisnis diambil berdasarkan analisis keuangan yang komprehensif. Kemampuan ini akan menjadi modal penting ketika nanti memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri,” jelasnya.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan berbagai sesi diskusi dan tanya jawab. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan, terutama saat membahas studi kasus terkait investasi dan pengembangan bisnis.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Editor : Rianza Putra