um-palembang.ac.id – Upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda terus dilakukan Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang. Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Pembinaan dan Pendampingan Implementasi Galeri Investasi Edukasi (GIE) pada siswa SMK Muhammadiyah Palembang, pada Senin (21/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memperkenalkan pengetahuan dan praktik investasi kepada pelajar sejak dini. Melalui Galeri Investasi Edukasi, siswa tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar investasi, tetapi juga diarahkan untuk memahami pentingnya perencanaan keuangan, pengelolaan dana, serta pengambilan keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.
![]()
PkM tersebut diketuai oleh Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang yang didampingi tim terdiri dari Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Dr. Yudha Mahrom DS, S.E., M.Si., Yulian Sahri, S.E., M.Acc., Bora Alviolesa, S.E., M.Si., Widi Syamsudin, S.M., M.M., serta Muhammad Syahril, S.Kom., M.Kom.
Kehadiran tim akademisi UM Palembang di lingkungan SMK Muhammadiyah Palembang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pendidikan menengah. Kolaborasi tersebut sekaligus membuka ruang pembelajaran yang lebih kontekstual bagi siswa dalam memahami perkembangan dunia keuangan dan investasi yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.
![]()
Implementasi GIE menjadi sarana edukasi yang dapat mempertemukan pembelajaran di kelas dengan pengetahuan praktis mengenai investasi. Siswa didorong untuk mengenal berbagai konsep dasar seperti tujuan investasi, risiko dan imbal hasil, pentingnya diversifikasi, serta perlunya memahami informasi sebelum mengambil keputusan finansial.
Pendekatan edukasi seperti ini dinilai relevan dengan tantangan generasi muda di tengah semakin mudahnya akses terhadap berbagai informasi dan layanan keuangan digital. Kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan literasi yang memadai agar siswa mampu membedakan informasi yang kredibel, memahami risiko, serta tidak mudah terpengaruh oleh tawaran investasi yang tidak jelas.
![]()
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, GIE diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah fasilitas edukasi, tetapi berkembang menjadi ruang pembelajaran yang aktif bagi siswa dan tenaga pendidik. Keberadaannya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran, diskusi, simulasi, maupun pengenalan terhadap dinamika investasi dan pasar keuangan.
Bagi UM Palembang, kegiatan PkM juga merupakan bagian dari pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah, khususnya dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan hasil pembelajaran akademik agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
![]()
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen UM Palembang dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membekali generasi muda dengan keterampilan dan wawasan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Lebih jauh, sinergi antara UM Palembang dan SMK Muhammadiyah Palembang melalui program ini menunjukkan bahwa pendidikan literasi keuangan membutuhkan kolaborasi lintas jenjang pendidikan. Perguruan tinggi dapat berperan sebagai sumber pengetahuan dan pendampingan, sementara sekolah menjadi ruang strategis untuk menanamkan kebiasaan belajar dan mengambil keputusan finansial secara bijak sejak dini.
![]()
Editor : Rianza Putra