um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta kekerasan seksual. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Goes to Campus Sosialisasi Pencegahan TPPO dan Tindak Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi dengan tema “Bersama Wujudkan Kampus Aman, Inklusif, dan Bebas TPPO serta Kekerasan Seksual”.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7 Universitas Muhammadiyah Palembang, pada Kamis (24/9/2026), dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur kepolisian, pemerintah daerah, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), serta Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UM Palembang.
![]()
Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan bahwa UM Palembang terus berkomitmen menjaga kenyamanan dan keamanan mahasiswa selama menjalani proses pendidikan di lingkungan kampus.
Menurutnya, keberadaan Satgas PPKPT UM Palembang menjadi salah satu bentuk nyata komitmen perguruan tinggi dalam melakukan pencegahan sekaligus penanganan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan kampus.
“UM Palembang terus berkomitmen menjaga kenyamanan mahasiswa selama mengikuti perkuliahan di kampus. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dengan adanya Satgas PPKPT yang berperan dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi,” ujarnya.
![]()
Ia menambahkan, upaya menciptakan kampus yang aman juga menjadi bagian dari implementasi Akreditasi Unggul yang telah diraih UM Palembang. Predikat tersebut, kata dia, tidak hanya menjadi capaian kelembagaan, tetapi juga menjadi acuan untuk terus meningkatkan mutu akademik dan kualitas pelayanan kepada seluruh sivitas akademika.
“Implementasi Akreditasi Unggul yang sudah diraih UM Palembang menjadi acuan bagi kami untuk selalu mengupgrade mutu akademik dan mutu pelayanan. Karena itu, aspek keamanan, kenyamanan, perlindungan dan pelayanan kepada mahasiswa juga menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat,” katanya.
![]()
![]()
Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., juga menegaskan, UM Palembang terbuka untuk terus membangun sinergi dengan Dinas PPPA Provinsi Sumatera Selatan dalam berbagai bentuk program dan kegiatan akademik. Kolaborasi lintas lembaga dinilai penting untuk memperluas edukasi, memperkuat perlindungan, serta membangun budaya kampus yang menjunjung tinggi keamanan, kesetaraan dan penghormatan terhadap martabat setiap warga kampus.
Dalam kegiatan tersebut, Kompol Hanafi, S.H., S.IK., M.H., dari Reserse PPA dan PPO Polda Sumsel, menyampaikan materi mengenai Peran Kepolisian dalam Pencegahan dan Penanganan TPPO serta Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus. Materi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai bentuk-bentuk TPPO dan kekerasan seksual, langkah pencegahan, serta mekanisme penanganan ketika terjadi tindak pidana.
![]()
Selanjutnya, Alkala Zamora, S.E., M.M., Kepala DPPPA Provinsi Sumatera Selatan, menyampaikan materi Pencegahan TPPO dan Kekerasan Seksual serta Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak di Lingkungan Perguruan Tinggi.
Sementara itu, Mario, Kepala BP2MI Sumsel, membahas Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Pencegahan TPPO Melalui Migrasi Aman bagi Mahasiswa dan Generasi Muda. Materi ini menjadi penting mengingat mahasiswa dan generasi muda merupakan kelompok yang perlu dibekali pengetahuan mengenai prosedur migrasi yang aman agar tidak mudah menjadi korban perdagangan orang.
![]()
![]()
Adapun materi terakhir mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi disampaikan oleh RZ. M. Rahman, S.E., M.M., Ketua Satgas PPKPT Universitas Muhammadiyah Palembang.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumatera Selatan, Muhammad Zaki Aslam, S.IP., menyampaikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Palembang yang telah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi tersebut.
![]()
Ia mengucapkan terima kasih kepada UM Palembang atas dukungan dan kesediaannya memfasilitasi kegiatan yang dinilai penting dalam meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap bahaya TPPO dan kekerasan seksual.
Melalui kegiatan tersebut, UM Palembang berharap mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman mengenai bahaya TPPO dan kekerasan seksual, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman, inklusif, saling menghormati, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Editor ; Rianza Putra