Kembangkan BUMDes, Perguruan Tinggi Perlu Turun Langsung Ke Desa

um-palembang.ac.id – Berdasarkan data tahun 2018 terdapat 95% Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum berjalan dengan baik. Hal ini disebabkan oleh beberapa indikator diantaranya masalah SDM, penentuan potensi desa, pemasaran, dan lain-lain. Oleh karena itu perlu peran perguruan tinggi perlu turun ke desa dengan melibatkan dosen dan mahasiswa bergerak peduli BUMDes, untuk membantu pemerintah dalam mensukseskan permasalahan ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., saat menjadi narasumber dalam Webinar-3, Kampus Peduli BUMDES yang diselenggarakan oleh Forum BUMDes Indonesia, Selasa (30/3/2021).

Menurutnya, perguruan tinggi harus cepat beradaptasi dengan perubahan yang pesat yang terjadi saat ini, dan perubahan pola-pola harus dilakukan, seperti mahasiswa yang dahulu mungkin berada dalam lingkup program studinya, kini menuju pada pembelajaran yang lebih luas, untuk mewujudkan setiap potensi yang ada.

“Harus dapat dihadapi bersama, terutama oleh dunia pendidikan tinggi dan juga adaptasi yang dapat dilakukan oleh desa. Karenanya kolaborasi perguruan tinggi, industri, dan desa harus ditingkatkan” ulasnya.

Perguruan tinggi kedepan harus menggandeng tangan teman-teman di BUMDes yang mungkin bisa dioptimalkan lebih lanjut dan kolaborasi dengan perguruan tinggi yang memiliki ide, pemikiran, riset dan pengembangan serta sumber daya manusia.

“Diantaranya, pengabdiaan masyarakat kolaborasi dosen dan mahasiswa KKN, dosen melakukan pendampingan kepada Bumdes secara mandiri, dan publikasi artikel Dosen tentang BUMDes” jelasnya.

Saat ini Universitas Muhammadiyah Palembang sudah melakukan beberapa agenda dalam mendukung BUMDes yaitu Pelatihan dosen bersama pengurus Bumdes/Training of Trainners (ToT) tahun 2019 di Kec. Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, MoU dengan Bumdes.id tahun 2019, dan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Editor: Rianza Putra

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *