um-palembang.ac.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang terus memperkuat kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja melalui penyelenggaraan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bertajuk “Accident Cost More Than You Think: Perspektif Ekonomi di Balik Keselamatan Kerja, From Safety to Sustainability” pada Sabtu, 27 Juni 2026, di Aula Gedung KH Faqih Usman Lantai 7 Universitas Muhammadiyah Palembang.
Selain pelatihan, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Muhammadiyah Palembang dengan PT Semen Baturaja (Persero). Selanjutnya, ditandatangani pula Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FEB Universitas Muhammadiyah Palembang dengan PT Semen Baturaja (Persero).
![]()
![]()
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., bersama Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk Suherman Yahya.
Sedangkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditandatangani oleh General Manager of HC & GRI PT Semen Baturaja Tbk Fitria Margaretha, S.E., M.M., dan Dekan FEB Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Yudha Mahrom DS, S.E., M.Si.
Dr. Yudha Mahrom DS, S.E., M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan yang diikuti sebanyak 124 mahasiswa Program Studi Manajemen FEB Universitas Muhammadiyah Palembang ini menjadi bagian dari upaya peningkatan keilmuan lulusan sekaligus pemenuhan kompetensi dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).
![]()
![]()
Dirinya juga mengatakan bahwa kerja sama antara kampus dan PT Semen Baturaja Tbk bukanlah hal baru. Sejak tahun 2022, berbagai pelatihan SKPI telah dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan para praktisi dari perusahaan tersebut.
Menurutnya, kehadiran praktisi industri dalam proses pembelajaran memberikan pengalaman dan wawasan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Karena itu, FEB Universitas Muhammadiyah Palembang terus berkomitmen memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra industri.
“Sejak tahun 2022 kami telah melaksanakan berbagai pelatihan SKPI dengan melibatkan praktisi dari PT Semen Baturaja Tbk. Pada kesempatan ini, sebanyak 124 mahasiswa Program Studi Manajemen mengikuti pelatihan SKPI K3 sebagai bagian dari penguatan kompetensi lulusan,” ujarnya.
![]()
![]()
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Baturaja Tbk yang terus mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program kemitraan dengan Universitas Muhammadiyah Palembang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Baturaja Tbk atas kesediaannya terlibat dalam rangkaian kerja sama dan pelatihan yang dilaksanakan hari ini. Semoga sinergi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Lebih lanjut, Dr. Yudha Mahrom DS, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui berbagai program strategis, di antaranya magang bersertifikasi bagi mahasiswa di PT Semen Baturaja Tbk, pelaksanaan penelitian bersama, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan kedua institusi.
![]()
Lebih lanjut, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi strategis antara dunia pendidikan tinggi dan industri nasional. Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah konkret dalam mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus meningkatkan kualitas lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul. Kolaborasi dengan dunia industri menjadi kebutuhan yang sangat penting agar mahasiswa memperoleh pengalaman, wawasan, dan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan dunia kerja saat ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk, Suherman Yahya, menegaskan bahwa penerapan budaya keselamatan kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan perusahaan. Menurutnya, investasi pada aspek keselamatan kerja bukanlah biaya semata, melainkan investasi jangka panjang yang memberikan manfaat besar bagi perusahaan dan para pekerja.
![]()
“Kami ingin berbagi pengalaman kepada mahasiswa mengenai bagaimana budaya K3 diterapkan di lingkungan industri. Keselamatan kerja bukan hanya kewajiban, tetapi juga fondasi utama dalam menjaga produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan perusahaan,” katanya.
Kegiatan pelatihan menghadirkan sejumlah praktisi dan profesional dari PT Semen Baturaja Tbk sebagai narasumber, yakni Erwinsyah, Muri Tajam, Kheusvency Harnum, Ocvein TN, dan Imam Pratama Azi. Para narasumber membagikan pengalaman langsung terkait implementasi K3 di lingkungan industri, manajemen risiko, identifikasi potensi bahaya kerja, hingga strategi membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.
Editor : Rianza Putra